Jumat, 15 Juni 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Selamatkanlah kami, ya TUHAN, Allah kami, dan kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu. (Mazmur 106:47)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia 4:16)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Orang yang mengasihi akan rela menegur orang yang ia kasihi apabila yang bersangkutan berbuat salah. Memang tidak semua teguran yang diberikan akan mendapatkan sambutan yang baik. Malahan tidak jarang justru teguran dengan maksud yang baik tersebut disalah mengerti dan tidak mendapatkan tanggapan sebagaimana yang seharusnya. Sama seperti teguran yang disampaikan oleh seorang ayah atau ibu tidak akan selalu dapat dipahami oleh anak-anaknya dan disambut dengan amarah dalam diri sang anak. Namun orang tua yang sungguh-sungguh mengasihi anaknya akan rela menegur yang bersangkutan apapun resikonya.

 

Kasih yang seperti itulah yang ada di dalam diri rasul Paulus terhadap jemaat di Galatia seperti yang nampak di dalam suratnya, yaitu Galatia 4. Walaupun teguran yang ia berikan sehubungan dengan ajaran yang keliru yang berkembang di dalam jemaat tersebut tidak mendapatkan sambutan yang baik tetap saja ia bersedia untuk menegur mereka. Justru kerelaannya untuk menanggung resiko sebagai akibat dari teguran yang ia berikan tersebut menunjukkan besarnya kasih Paulus kepada jemaat itu. Memang orang yang mengasihi akan rela menegur orang yang ia kasihi apabila yang bersangkutan melakukan kekeliruan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang menjadi sikap Anda ketika Tuhan menegur Anda melalui firman-Nya? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, karena Engkau mengasihi diriku maka Engkau bersedia menegur diriku di kala aku melanggar firman-Mu. Sebab sesungguhnya firman-Mu adalah pelita yang menuntun diriku untuk hidup di dalam kebenaran dan menghindarkan diriku dari kebinasaan. Ampunilah diriku apabila adakalanya aku tidak menyambut teguran-Mu dengan rasa syukur namun aku bersikap uring-uringan terhadap kasih-Mu itu. Ajarlah diriku agar aku juga rela menegur orang lain yang berbuat kesalahan walaupun adakalanya maksud baikku tidak memperoleh sambutan sebagaimana yang seharusnya.

 

Aku mengawali lembaran hidupku yang baru dan semua tugas yang akan kukerjakan hari ini ke dalam tangan-Mu. Anugerahkanlah hikmat-Mu ya Roh Kudus dalam setiap pertimbangan sampai pengambilan keputusan agar selaras dengan kehendak-Mu sehingga mendatangkan hasil yang maksimal dan menjadi berkat bagi sesama. Aku percaya dalam tuntunan-Mu diriku tidak akan tersesat karena Engkau mahatahu dan mahabenar bahkan aku menemukan kehidupanku yang semakin bermakna dalam rencana-Mu yang indah. Kurendahkan hati untuk menerima pengajaran dan didikan melalui firman-Mu yang membuahkan masa depan yang cerah. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Sang Teladan Hidupku aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Galatia 4

Amsal 15

2Tawarikh 1-3

 


  

Jumat, 15 Juni 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang. (Mazmur 130:4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

31 Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak. 32 Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi. 33 Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan. (Amsal 15:31-33)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau senantiasa mengarahkan hidupku kepada terang kehidupan. Lewat peristiwa yang Engkau izinkan terjadi di dalam hidupku Engkau bekerja untuk mendatangkan kebaikan dalam hidupku. Melalui firman dan Roh-Mu Engkau menuntun diriku untuk hidup berhikmat dan di dalam akal budi yang sehat. Ajarlah diriku untuk senantiasa takut kepada-Mu dan hidup di dalam sikap rendah hati agar dengan demikian hidupku berkenan kepada-Mu.

 

Tuhan, aku memohon bimbingan-Mu untuk menyelesaikan semua tugas yang sedang kukerjakan hari ini. Berkatilah semua itu agar membuahkan keberhasilan, membawa dampak yang positif bagi sesama serta memuliakan nama-Mu. Dengan demikian aku dapat menjadi saksi yang hidup bagi mereka yang belum mengenal-Mu agar mereka belajar percaya kepada-Mu. Jauhkanlah dari padaku hati yang keras dan baharuilah senantiasa dengan firman-Mu yang hidup dan berkuasa sehingga hati yang takut akan Tuhan semakin bertumbuh dalam diriku. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan Allah yang hidup, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Jumat, 15 Juni 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! 2 Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya! (Mazmur 117: 1, 2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

11 Berfirmanlah Allah kepada Salomo: "Oleh karena itu yang kauingini dan engkau tidak meminta kekayaan, harta benda, kemuliaan atau nyawa pembencimu, dan juga tidak meminta umur panjang, tetapi sebaliknya engkau meminta kebijaksanaan dan pengertian untuk dapat menghakimi umat-Ku yang atasnya Aku telah merajakan engkau, 12 maka kebijaksanaan dan pengertian itu diberikan kepadamu; selain itu Aku berikan kepadamu kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sebagaimana belum pernah ada pada raja-raja sebelum engkau dan tidak akan ada pada raja-raja sesudah engkau." (2Tawarikh 1:11, 12)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Orang yang berhikmat akan mendahulukan apa yang ia perlukan lebih dari apa yang ia inginkan. Sebab tidak semua yang kita perlukan pastilah kita inginkan. Sebaliknya, demikian pula tidak semua hal yang kita inginkan adalah yang juga kita perlukan. Bagi orang yang sedang menderita sakit tentu obat merupakan hal yang ia perlukan walaupun belum tentu itulah yang ia inginkan. Demikian juga bagi seorang anak bermain sepuasnya merupakan hal yang ia inginkan padahal belum tentu itu yang ia perlukan. Hanya orang yang berhikmatlah yang akan mampu membedakan keduanya serta memilih untuk mendahulukan apa yang ia perlukan lebih dari yang ia inginkan.

 

Hikmat yang seperti itulah yang ada di dalam diri Salomo sebagaimana yang terungkap di dalam 2Tawarikh 1. Sebagai akibat, bukannya ia meminta kepada Tuhan harta kekayaan namun hikmat agar mampu melaksanakan tanggung jawabnya di dalam memimpin rakyatnya. Hikmat inilah yang mengakibatkan Tuhan menambah-nambahkan hikmat pada dirinya bahkan juga memberkatinya dengan kekayaan dan kehormatan yang berlimpah-limpah. Memang orang yang berhikmatlah yang akan meminta hikmat, dan kepada yang bersangkutan Tuhan akan menambahkan hikmat yang ia perlukan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda termasuk orang yang berhikmat? Mengapa Anda menjawab seperti demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah Allah yang empunya segala-galanya yang ada di alam semesta ini. Dengan kuasa-Mu yang besar Engkau menjadikan semua yang ada ini dari ketiadaan. Dengan hikmat-Mu yang tidak terbatas Engkau mengatur seluruh alam semesta sehingga semuanya berjalan dengan teratur dan umat manusia yang tinggal di dalamnya akan memuji-muji diri-Mu. Tuhan, berikan kepadaku hikmat-Mu karena itulah aku perlukan lebih dari semua yang aku inginkan. Dengan hikmat-Mu aku dapat mengisi hidupku dengan kehidupan yang menyenangkan hati-Mu.

 

Aku menyerahkan seluruh kehidupan sepanjang hari yang telah kulewati kepada-Mu. Engkau yang memberi diriku kemampuan untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawabku. Engkau telah menuntun hidupku sehingga aku dapat menjalani hari ini sesuai dengan kehendak-Mu dan menyelesaikannya sebagai hari yang tidak sia-sia namun penuh dengan makna. Tuhan, berkati dan sempurnakanlah semua yang telah aku kerjakan sehingga menjadi berhasil dan memuliakan nama-Mu. Aku mempercayakan seluruh hidupku dan masa depanku ke dalam tangan-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan sumber hikmat aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.