Sabtu, 5 Mei 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur! (Mazmur 32:11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. 2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. 3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku. (1Korintus 13:1-3)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Karisma yang hebat bila tidak disertai dengan karakter yang benar akanlah sia-sia. Sebagai contoh, kemampuan berbicara yang fasih merupakan karisma atau kemampuan yang hebat. Namun apabila kesanggupan tersebut tidak disertai dengan ketulusan hati, maka tidak akan membawa manfaat yang positif baik bagi yang melakukannya maupun untuk yang mendengarkannya. Sehingga kesanggupan atau karisma itu bersifat sia-sia, atau bahkan dapat merugikan orang lain. Berarti tidak cukup orang memiliki karisma yang hebat, ia juga perlu memiliki karakter yang benar.

 

Pentingnya karakter yang benar ini dikemukakan rasul Paulus di dalam 1Korintus 13. Untuk itu ia mendaftarkan berbagai kemampuan atau karisma dan perbuatan hebat, seperti kemampuan untuk berbicara di dalam berbagai macam bahasa, karunia untuk bernubuat, karunia pengetahuan dan iman serta tindakan berkorban. Kemudian ia menegaskan kalaupun ia memiliki semua karisma dan melakukan perbuatan-perbuatan yang hebat, namun bila tidak disertai dengan karakter yang benar, yaitu kasih maka semua itu akanlah sia-sia. Dengan kata lain, agar hidup ini bermanfaat bagi orang lain, atau menjadi hidup bermakna, di samping memiliki karisma yang hebat orang harus mengembangkan karakter yang benar di dalam dirinya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda memiliki karakter yang benar dalam hidup Anda? Apakah yang perlu Anda lakukan untuk memilikinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan yang maha pengasih, aku bersyukur untuk karunia-karunia yang telah Engkau berikan kepadaku. Dengan karisma tersebut aku dapat melakukan banyak hal yang sebenarnya berada di luar kesanggupanku secara alamiah. Namun tolonglah diriku juga agar bertumbuh di dalam karakter yang benar agar karisma yang telah Engkau berikan kepadaku tidak menjadi sia-sia atau bahkan membawa dampak yang merugikan orang lain maupun diriku sendiri. Ajar diriku untuk hidup semakin serupa dengan diri-Mu, yaitu hidup dengan motivasi kasih di dalam melakukan semua yang aku kerjakan.

 

Tuhan, aku berterima kasih untuk sepanjang minggu yang hampir aku selesaikan ini. Aku bersyukur karena Engkau telah menyertai dan menuntun diriku untuk hidup menurut jalan-jalan-Mu. Di setiap saat Engkau selalu siap mengulurkan tangan pertolongan-Mu. Oleh kemurahan-Mu ya Tuhan aku dapat mengerjakan tugas-tugas yang aku hadapi, mengatasi kesulitan yang menghadang dan menang atas setiap pencobaan. Sekarang aku memohon pertolongan-Mu agar semua yang aku lakukan di sepanjang hari ini tidak terlepas dari kasih-Mu. Roh Kudus, tolonglah diriku agar semua yang aku kerjakan dapat berhasil dan memuliakan nama Kristus. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

1Korintus 13

Mazmur 124

1Samuel 14-15

 


  

Sabtu, 5 Mei 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku berseru kepada-Mu, karena Engkau menjawab aku, ya Allah; sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, dengarkanlah perkataanku. (Mazmur 17:6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Terpujilah TUHAN yang tidak menyerahkan kita menjadi mangsa bagi gigi mereka! 7 Jiwa kita terluput seperti burung dari jerat penangkap burung; jerat itu telah putus, dan kita pun terluput! 8 Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Mazmur 124:6-8)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau selalu menjaga dan melindungi diriku di setiap langkah hidupku. Engkau tidak pernah membiarkan aku menjadi mangsa dari orang-orang yang berniat jahat kepadaku. Engkau selalu menjaga dan melepaskan aku dari segala marabahaya yang selalu mengancam diriku di setiap saat, dan Engkau menolong aku dari segala pencobaan. Di dalam perlindungan dan pembelaan-Mu aku merasa aman sejahtera sebab kasih dan kuasa-Mu dapat aku andalkan.

 

Aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Tolonglah diriku untuk menyelesaikan hari ini sebagai hidup yang bermakna, tidak sia-sia dan menyenangkan hati-Mu. Jagailah langkah-langkah kakiku agar senantiasa selaras dengan kehendak-Mu sehingga hidupku menggenapi rencana-Mu. Berkatilah diriku dengan keberhasilan dan sertai diriku dengan kemurahan-Mu agar aku dapat menyaksikan kebesaran nama-Mu di sepanjang hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Sabtu, 5 Mei 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

2 Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair. 3 Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu. (Mazmur 63:2, 3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: "Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang." 7 Lalu jawab pembawa senjatanya itu kepadanya: "Lakukanlah niat hatimu itu; sungguh, aku sepakat." 8 Kata Yonatan: "Perhatikan, kita menyeberang ke dekat orang-orang itu dan memperlihatkan diri kepada mereka. 9 Apabila kata mereka kepada kita begini: Berhentilah, sampai kami datang padamu, maka kita tinggal berdiri di tempat kita dan tidak naik mendapatkan mereka, 10 tetapi apabila kata mereka begini: Naiklah ke mari, maka kita akan naik, sebab kalau demikian TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan kita. Itulah tandanya bagi kita." (1Samuel 14:6-10)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Keterlibatan Tuhan akan menjamin keberhasilan dari rencana yang kita susun. Sebab sehebat apapun rencana yang kita rancangkan pada akhirnya keberhasilannya akan ditentukan oleh kemampuan untuk melaksanakan rencana itu. Sedangkan kita perlu menyadari bahwa kesanggupan kita ada batasnya. Sehingga hanya dengan mengandalkan kemampuan kita semata-mata maka kita tidak akan pernah memiliki jaminan bahwa rencana yang kita susun itu pasti berhasil. Namun tidak demikian halnya dengan Tuhan, kemampuan-Nya tidaklah terbatas. Itu sebabnya apabila Tuhan ikut terlibat maka rencana kita pasti akan berakhir dalam keberhasilan.

 

Pentingnya keterlibatan Tuhan ini terlihat pada keberhasilan Yonatan di dalam mengalahkan tentara Filistin. Sebagaimana yang dicatat di dalam 1Samuel 14 sebelum maju menyerang tentara Filistin Yonatan berkata kepada bujangnya bahwa mereka harus memastikan terlebih dahulu bahwa Allah menyertai mereka. Sebab apabila Allah yang bertindak menolong maka walaupun mereka hanya berdua saja Yonatan dan bujangnya pasti akan mampu mengalahkan orang-orang Filistin yang jumlahnya jauh lebih banyak dari mereka. Memang seperti yang diutarakan Yonatan itulah yang terjadi. Allah menolong mereka sehingga hari itu mereka berhasil mengalahkan tentara Filistin. Singkat kata, keberhasilan di dalam pelaksanaan rencana sangatlah tergantung kepada penyertaan Tuhan atas diri kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan agar Tuhan menyertai Anda di dalam melaksanakan rencana yang Anda susun?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku memerlukan penyertaan-Mu di dalam hidupku. Sebab aku menyadari akan keterbatasan diriku dan meyakini ketidakterbatasan kuasa-Mu. Sehingga dengan penyertaan-Mu aku akan sanggup mewujudkan rencana-rencanaku di dalam keberhasilan. Terlebih lagi hanya bila Engkau menyertai hidupku barulah hidupku akan menjadi penuh makna dan dapat memenuhi rencana-Mu. Oleh sebab itu aku merendahkan diri di hadapan-Mu, mengakui betapa aku memerlukan diri-Mu di dalam hidupku.

 

Aku bersyukur kepada-Mu ya Tuhan, karena Engkau telah menolong diriku sehingga dapat menjalani minggu ini di dalam berkat-Mu. Oleh kemurahan-Mu Engkau memampukan diriku untuk menjadi berkat bagi orang-orang yang ada di sekitarku. Oleh pertolongan-Mu aku telah mengerjakan semua tugas dan tanggung jawabku di pekan ini sebagaimana seharusnya. Aku memohon berkatilah semua yang telah aku kerjakan itu dengan keberhasilan. Aku menyerahkan minggu yang telah aku lewati ke dalam tangan-Mu untuk kemuliaan nama-Mu dan aku juga menyerahkan minggu yang ada di hadapanku ke dalam kasih setia-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.