Sabtu, 28 April 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya! (Mazmur 34:4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? 20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! (1Korintus 6:19-20)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bukan hanya dengan kata-kata saja, namun kita juga harus memuliakan Tuhan dengan perilaku kita sehari-hari. Adakalanya seorang pemimpin ibadah mengajak jemaat bertepuk tangan dengan berkata: "Mari kita memuliakan Tuhan." Ajakan yang tidak salah. Sebab memang kita dapat memuliakan Tuhan melalui memuji Dia, antara lain dengan kata-kata, nyanyian maupun dengan bertepuk tangan. Hanya saja memuliakan Tuhan tidaklah cukup hanya dengan memuji Dia di dalam ibadah saja, namun juga harus melalui perilaku hidup kita sehari-hari yang sesuai dengan firman-Nya. Termasuk di antaranya, yaitu dengan hidup di dalam kekudusan.

 

Hal tersebut dikemukakan oleh Paulus di 1Korintus 6. Di situ ia menasihati jemaat agar menjauhkan diri dari percabulan karena dosa ini mencemarkan tubuh dari orang yang melakukannya. Tubuh kita adalah rumah Roh Allah dan merupakan milik Tuhan. Oleh sebab itu kita harus memuliakan Tuhan dengan tubuh kita. Artinya kita harus memuliakan Dia melalui perbuatan-perbuatan kita yang kudus, atau yang tidak cemar oleh dosa. Dengan kata lain, kita wajib memuliakan Tuhan bukan hanya di dalam ibadah kita saja, baik melalui kata-kata atau nyanyian pujian, namun juga di dalam perilaku hidup sehari-hari yang sesuai dengan firman-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Bagaimanakah cara Anda memuliakan Allah dalam hidup sehari-hari?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, terima kasih untuk penebusan-Mu di kayu salib bagiku. Aku bersyukur melalui karya-Mu di atas salib, Engkau berkenan tinggal dalam hidupku dan menyertai diriku. Karena itu tolonglah aku agar aku mampu senantiasa menghargai dan menghormati kehadiran-Mu dalam hidupku melalui sikap dan perbuatanku. Bimbinglah aku agar dapat senantiasa menjaga kekudusan hidupku di hadapan-Mu. Biarlah seluruh perbuatan dan sikap hidupku pada hari ini dapat memuliakan nama-Mu.

 

Aku menyerahkan seluruh hidupku pada hari ini ke dalam tangan-Mu. Bimbing dan pimpinlah hidupku dalam jalan-jalan-Mu. Aku percaya bahwa Engkau akan menolong aku pada hari ini untuk menyelesaikan semua tanggung jawab dan tugasku dengan baik. Aku yakin bersama dengan-Mu aku mampu melewati hari ini dengan penuh kemenangan.

Aku berdoa agar hidupku hari ini dapat memuliakan-Mu. Kepada-Mu kuserahkan hidupku. Di dalam nama Tuhan Yesus aku memanjatkan doaku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

1Korintus 6

Mazmur 118

Rut 3-4

 


  

Sabtu, 28 April 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

7 Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan! 8 Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya! 9 Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan (Mazmur 96:7-9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

14 TUHAN itu kekuatanku  dan mazmurku; Ia telah menjadi keselamatanku. 15 Suara sorak-sorai  dan kemenangan di kemah orang-orang benar: "Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan, 16 tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!" 17 Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN. (Mazmur 118:14-17)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku sungguh bersyukur untuk pertolongan-Mu dalam hidupku. Engkaulah yang menopang hidupku sehingga aku ada sebagaimana aku ada saat ini. Banyak hal baik yang telah Engkau kerjakan dalam hidupku di masa yang lampau. Tangan-Mu yang perkasa menolong aku untuk melalui persoalan dan pergumulan yang aku hadapi dengan berkemenangan. Penyertaan-Mu sungguh sempurna dalam hidupku.

 

Siang hari ini aku meninggikan nama-Mu. Sebagaimana Engkau telah menolong hidupku demikian pula mampukanlah aku untuk menolong orang lain dengan menceritakan perbuatan-perbuatan-Mu yang baik kepada mereka. Supaya melaluinya aku dapat menjadi saksi-Mu dan menyatakan kebaikan-Mu yang telah aku alami dalam hidupku. Ke dalam tangan-Mu kuserahkan hidupku sepanjang hari ini. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Sabtu, 28 April 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Dosa-dosaku pada waktu muda dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kauingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu, ya TUHAN. (Mazmur 25:7)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

14 Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: "Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel. 15 Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki." 16 Dan Naomi mengambil anak itu serta meletakkannya pada pangkuannya dan dialah yang mengasuhnya. 17 Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu, katanya: "Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki"; lalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud. (Rut 4:14-17)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kasih setia Tuhan tidak berkesudahan, sehingga dalam keadaan tidak berdaya pun kita tetap dapat berharap kepada-Nya. Sikap Tuhan ini sangat berbeda dengan perilaku manusia pada umumnya. Adakalanya masyarakat hanya menghargai orang yang dianggap masih produktif, dan bila yang bersangkutan dipandang sebagai orang yang masih bermanfaat maka ia akan diingat dan diperhatikan orang lain. Itu sebabnya orang mengenal pepatah, yaitu "habis manis sepah dibuang." Tetapi tidak demikian halnya dengan dengan Tuhan. Di dalam segala keadaan, termasuk ketika kita berada dalam keadaan yang tidak berdaya pun, Ia tetap memperhatikan diri kita. Di dalam kasih setia-Nya Ia bersedia membuka lembaran hidup yang baru dan indah bagi kita, oleh sebab itu kita tetap dapat berharap kepada-Nya.

 

Hal itulah yang dialami oleh Naomi sebagaimana yang dicatat di dalam Rut 4. Ia melewati masa kehidupan yang sangat pahit, yaitu kehilangan suami dan kedua anak laki-lakinya yang meninggal dunia di negeri perantauan. Sekarang ia kembali ke negeri asalnya, yaitu Yehuda, sebagai seorang janda yang sengsara. Rut, menantu perempuan yang menyertai dirinya juga adalah seorang janda, malahan berasal dari bangsa lain. Artinya Naomi benar-benar hidup dalam keadaan tak berdaya. Namun Allah di dalam kasih setia-Nya menolong dirinya, membuka lembaran hidup yang baru dan indah bagi Naomi dengan memberinya seorang cucu melalui Rut, menantunya. Dari situ di kemudian hari lahirlah raja-raja Israel dan Yehuda. Singkat kata, kasih setia Tuhan memberikan harapan bagi orang yang tak berdaya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan ketika Anda berada di dalam keadaan tidak berdaya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, sungguh kasih setia-Mu tak berkesudahan bagi setiap orang yang berharap kepada-Mu. Engkau adalah pribadi yang senantiasa memperhatikan dan mengasihi umat-Mu dalam segala keadaan. Engkau tak pernah menolak siapapun yang datang kepada-Mu. Terhadap orang -orang yang tak berdaya, Engkau senantiasa memperhatikan hidup mereka. Engkau bahkan bersedia untuk memberikan lembaran hidup yang baru dan indah bagi umat yang berharap kepada-Mu. Engkaulah Tuhan yang sungguh dapat kuandalkan.

 

Tuhan, aku bersyukur untuk sepanjang hari yang telah aku lalui. Kasih setia-Mu dan kebaikan-Mu senantiasa menyertai dan menolong aku dalam menyelesaikan berbagai tugas dan tanggung jawab yang aku miliki. Di saat aku lemah, Engkau berkenan untuk terus menopang hidupku. Di saat aku tak berdaya, Engkau senantiasa meneguhkan hidupku. Aku berterima kasih untuk pengharapan yang baik dan indah yang Engkau berikan bagiku. Aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Bagi-Mulah segala kemuliaan. Di dalam nama Tuhan Yesus, aku memanjatkan doaku, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.