Senin, 26 Maret 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

4 Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku. 5 Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. (Mazmur 25:4, 5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. 2 Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya. 3 Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya. 4 Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat. (Roma 13:1-4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kepatuhan terhadap hukum akan membuahkan damai di hati orang yang mengamalkannya. Sebagai contoh, apabila kita tidak melakukan pelanggaran hukum maka tentu kita tidak perlu merasa takut ketika berjumpa dengan petugas kepolisian. Sebaliknya orang yang melakukan kejahatan pada umumnya akan menjadi salah tingkah ketika ia berpapasan dengan petugas penegak hukum. Bukan itu saja, kita juga tidak perlu merasa takut kalau kita diperlakukan secara tidak adil walaupun kita tidak melakukan pelanggaran hukum. Sebab kita patut menyadari bahwa pada akhirnya mereka yang memegang kekuasaan juga harus mempertanggungjawabkan diri mereka kepada Allah yang telah menugaskan mereka untuk menegakkan hukum dan keadilan.

 

Prinsip ini dikemukakan rasul Paulus di dalam Roma 13. Di situ ia menyebut bahwa para pengikut Kristus haruslah mematuhi hukum melalui berbuat kebaikan. Dengan melakukannya maka mereka tidak perlu merasa takut terhadap pemerintah, yang adalah hamba Allah yang berkewajiban untuk mencegah agar kejahatan tidak merajalela. Penyebutan bahwa pemerintah adalah hamba Allah ini juga menjelaskan bahwa para pemegang kekuasaan haruslah mempertanggungjawabkan tindakan-tindakan mereka kepada Allah. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa mematuhi hukum negara, sejauh hukum tersebut tidak bertentangan dengan hukum Allah, merupakan kewajiban bagi semua orang. Kewajiban yang akan membuah damai di hati orang yang melakukannya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Adakah hukum negara yang selama ini masih Anda abaikan? Apakah yang perlu Anda kerjakan agar dapat menjadi seorang pengikut Kristus yang patuh kepada hukum?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, Penguasa Alam Semesta yang kami kenal di dalam Yesus Kristus Tuhan yang hidup, aku menyadari bahwa Engkau menempatkan diriku di tengah masyarakatku untuk menjadi saksi-Mu. Oleh karena itu tolong diriku oleh Roh Kudus-Mu agar aku senantiasa hidup sebagai orang yang mematuhi hukum di tempat di mana aku berada. Sebab selama aku hidup menaati hukum yang tidak bertentangan dengan hukum-hukum-Mu, maka hatiku akan penuh damai dan aku juga dapat menjadi saksi-Mu yang benar.

 

Tuhan yang adil, belalah diriku apabila aku diperlakukan secara tidak adil. Karena Engkaulah pembela orang yang lemah, dan yang bukan saja menghendaki agar hukum dipatuhi namun juga agar hukum tidak diselewengkan. Oleh karena itu tuntunlah diriku agar senantiasa dapat berjalan di dalam kebenaran-Mu dan sertailah diriku di semua hal yang aku kerjakan di sepanjang minggu ini. Berkatilah diriku dengan keberhasilan dan penuhi hatiku dengan damai-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Roma 13

Mazmur 85

Ulangan 17-18

 


  

Senin, 26 Maret 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga. 2 Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita. (Mazmur 123:1, 2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

9 Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan? 10 Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia, sehingga kemuliaan diam di negeri kita. 11 Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman. 12 Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit. 13 Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya. (Mazmur 85:9-13)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, aku menyadari bahwa kebenaran dan damai sejahtera selalu berjalan seiring. Apabila aku berjalan di dalam kebenaran-Mu, yaitu hidup di dalam kasih, kesetiaan, dan keadilan, maka damai sejahtera dan berkat-Mu akan berlimpah-limpah di dalam hidupku. Oleh sebab itu ya Tuhan tolonglah diriku melalui tuntunan Roh Kudus-Mu agar aku senantiasa hidup di dalam kebenaran-Mu. Ingatkan diriku apabila aku hidup menyimpang dari jalan-Mu dan bermaksud untuk melangkah kembali kepada jalan hidupku yang lama yang penuh dengan dosa.

 

Tuhan, ke dalam tangan-Mu aku menyerahkan diriku. Tolong aku Tuhan untuk sanggup menghadapi semua tantangan dan kesulitan dengan tetap berpegang kepada ketetapan-ketetapan-Mu. Karena aku tahu bahwa selama aku berpegang pada firman-Mu maka aku tidak perlu merasa kuatir terhadap apapun juga, sebab Engkau tidak pernah mengingkari janji-Mu. Tuhan, pakailah hidupku untuk menjadi saksi dan saluran berkat-Mu di manapun aku berada. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Senin, 26 Maret 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

11 Orang benar itu akan bersukacita, 12 Dan orang akan berkata: "Sesungguhnya ada pahala bagi orang benar, sesungguhnya ada Allah yang memberi keadilan di bumi." (Mazmur 58:11, 12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Janganlah engkau mempersembahkan bagi TUHAN, Allahmu, lembu atau domba, yang ada cacatnya, atau sesuatu yang buruk; sebab yang demikian adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu." (Ulangan 17:1)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Penghargaan kita kepada Tuhan tercermin melalui kesungguhan hati kita dalam memberikan persembahan kepada-Nya. Hal ini sama seperti kalau kita sangat menghargai orang tua kita maka kita tidak akan memberikan kepada mereka barang-barang bekas yang kita sendiri sudah tidak bersedia untuk menggunakannya. Sebab semakin kita menghargai dan mengasihi seseorang maka bukan saja kita akan berupaya untuk memberikan yang terbaik yang kita miliki bahkan kita akan rela untuk berkorban bagi yang bersangkutan.

 

Hal itulah yang diutarakan Musa kepada umat Tuhan di dalam Ulangan 17. Di situ ia menyampaikan larangan bagi umat Tuhan untuk mempersembahkan hewan yang cacat dan sesuatu yang buruk kepada Tuhan. Allah memandang tindakan seperti itu sebagai kekejian. Karena perilaku tersebut bukannya mencerminkan penghargaan ataupun kasih kepada Allah, namun sikap yang meremehkan Dia. Dengan kata lain, Allah memandang perilaku orang yang menyepelekan diri-Nya sebagai suatu kejahatan dan Ia akan menghargai orang yang tahu menghargai diri-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, mengapa adalah sepatutnya bagi Anda untuk menghargai Tuhan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan yang mahabesar, Engkaulah yang memiliki seluruh alam semesta ini. Emas dan perak adalah kepunyaan-Mu. Sesungguhnya Engkau tidak memerlukan apapun dari diriku sebab semua yang aku miliki sesungguhnya juga berasal dari pada-Mu. Aku sadar ya Tuhan bahwa bila aku mempersembahkan persembahan kepada-Mu maka hal itu bukanlah karena Engkau memerlukannya, namun karena Engkau memberi kesempatan kepadaku untuk mengungkapkan kasih dan penghargaanku kepada-Mu. Dengan demikian aku membuka pintu berkat-Mu bagi hidupku.

 

Aku bersyukur kepada-Mu ya Tuhan yang telah melimpahi hidupku dengan anugerah yang besar dan kebaikan yang tiada hentinya. Tuhan, tolonglah diriku untuk hidup bertanggung jawab atas semua berkat, anugerah, dan kebaikan-Mu itu. Yaitu bukan hanya menggunakannya untuk kepentingan diriku sendiri saja, tetapi juga bagi rencana-Mu melalui gereja-Mu dan untuk orang-orang lain yang memerlukannya. Sebab hanya dengan demikian hidupku akan memuliakan nama-Mu dan menjadi hidup yang penuh dengan makna. Di dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.