Sabtu, 24 Maret
2018
Pukul 18:00 -
22:00
Ibadah Malam
Pengantar Ibadah
2 Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku
haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus,
tiada berair. 3 Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil
melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu. (Mazmur 63:2, 3)
Waktu Teduh
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan
(1 menit).
Pujian kepada Tuhan
Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih
sendiri.
Bacaan Alkitab
1 Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau
seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat, 2 dan
apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia
membujuk: Mari kita mengikuti allah lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita
berbakti kepadanya, 3 maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau
pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu
sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan
segenap jiwamu. 4 TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia,
kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan,
kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut. (Ulangan 13:1-4)
Pengantar untuk Renungan
Mujizat bukanlah satu-satunya pertanda bahwa suatu ajaran
pasti merupakan ajaran yang benar. Memang Tuhan meneguhkan pengabaran Injil yang
dilakukan oleh para pengikut-Nya antara lain dengan mujizat-mujizat yang
menyertai pemberitaan kebenaran tersebut. Namun harus disadari bahwa kita tidak
boleh menilai kebenaran dari suatu ajaran hanya berdasarkan mujizat yang
menyertainya. Tetapi terlebih lagi adalah berdasarkan keselarasan dari ajaran
itu dengan firman Tuhan. Apabila ternyata ajaran itu bertolak belakang dengan
firman Tuhan, walaupun pemberitaannya disertai dengan mujizat, maka kita harus
segera mengetahui bahwa ajaran tersebut bukanlah ajaran yang benar dan yang patut
diikuti.
Prinsip inilah yang Tuhan ajarkan di dalam Ulangan 13. Di
situ melalui Musa Tuhan menjelaskan bahwa tidak semua orang yang melakukan
mujizat, maka ajarannya patut kita ikuti. Sebab bisa saja ajaran yang ia
sampaikan justru menyesatkan. Untuk itu kita harus menguji apakah ajaran yang
ia sampaikan tersebut sesuai dengan firman Tuhan. Kalau ternyata tidak sesuai,
dan Tuhan mengijinkan yang bersangkutan untuk melakukan mujizat, maka hal itu
adalah karena Tuhan ingin menguji kesungguhan hati dari umat-Nya di dalam
mengasihi Dia. Singkat kata, walaupun kita tidak boleh meremehkan mujizat,
namun kita juga tidak boleh menjadikan mujizat sebagai satu-satunya tolok ukur dari
kebenaran suatu ajaran.
Pertanyaan untuk Direnungkan
Apakah semua orang yang mengadakan mujizat harus kita
dengar ajarannya? Mengapa demikian?
Doa Menanggapi Bacaan Alkitab
Tuhan Yesus, aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau selalu
membimbing diriku di dalam kebenaran. Melalui firman-Mu Engkau menuntun dan
menjaga hidupku dari jalan yang sesat. Melalui Roh Kudus-Mu Engkau memberi
kepekaan di dalam hatiku untuk dapat mengenali ajaran yang selaras ataupun yang
bertentangan dengan firman-Mu. Dengan demikian Engkau bagaikan seorang gembala
yang menjaga kawanan dombanya agar mereka tidak terjerumus ke dalam jurang yang
membinasakan.
Tuhan, penuhilah diriku dengan firman dan Roh Kudus-Mu.
Supaya dengan demikian aku tidak mudah diombang-ambingkan oleh berbagai-bagai angin
pengajaran yang menyesatkan. Kepada-Mu ya Tuhan aku berlindung dan menyerahkan
hidupku. Aku juga menyerahkan harapan serta masa depanku ke dalam pemeliharaan-Mu.
Aku yakin Engkau tidak akan pernah mengecewakan orang yang berharap kepada-Mu.
Di dalam nama-Mu yang penuh anugerah, ya Tuhan Yesus aku bersyukur dan berdoa,
amin.
Pengakuan Iman Rasuli
Aku percaya kepada Allah,
Bapa yang Mahakuasa,
Khalik langit dan bumi.
Dan kepada Yesus Kristus,
Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.
Yang dikandung daripada Roh Kudus,
lahir dari anak dara Maria.
Yang menderita sengsara
di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, mati dan dikuburkan,
turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ketiga bangkit pula
dari antara orang mati.
Naik ke surga,
duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa,
Dan dari sana Ia akan datang
untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
Aku percaya kepada Roh Kudus;
gereja yang kudus dan am;
persekutuan orang kudus;
pengampunan dosa;
kebangkitan tubuh;
dan hidup yang kekal. Amin.
Doa Syafaat
Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan
dukungan doa Anda.
Waktu Teduh
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).