Senin, 5 Februari 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik. (Mazmur 84:11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

18 Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka, 19 serta berkata: "Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika aku menumpangkan tanganku di atas seseorang, ia boleh menerima Roh Kudus." 20 Tetapi Petrus berkata kepadanya: "Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang. (Kisah Para Rasul 8:18-20)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Banyak hal yang dapat kita beli dengan uang, namun bukan berarti dengan uang kita dapat membeli segala sesuatu. Itu sebabnya orang berkata bahwa dengan uang kita dapat membeli obat yang termahal di dunia, namun bukan berarti dengan uang kita dapat membeli kesehatan. Dengan uang kita dapat membeli tempat tidur yang ternyaman di dunia, namun bukan berarti dengan uang kita dapat membeli tidur yang nyenyak. Dengan kata lain, memang kita memerlukan uang, namun uang bukanlah segala-galanya yang kita perlukan di dalam hidup ini.

 

Hal itulah yang dikemukakan oleh Petrus terhadap seorang yang bernama Simon di Samaria. Sebagaimana yang dicatat di dalam Kisah Para Rasul 8 Simon menawarkan uang kepada rasul Petrus dengan maksud agar dirinya memperoleh karunia Allah seperti yang ia lihat ada pada diri Petrus. Niatan ini ditanggapi oleh Petrus dengan teguran yang sangat keras. Sebab upaya tersebut menunjukkan Simon bukan saja beranggapan bahwa karunia Roh Kudus dapat dibeli, ia juga memandang bahwa Allah yang adalah sumber dari karunia Roh itu juga dapat diatur dengan uang. Teguran Rasul Petrus ini tetap berlaku sampai hari ini. Janganlah kita memberhalakan uang!

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Masihkah Anda memberhalakan uang? Apakah bukti dari jawaban Anda tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah sumber kebahagiaan di dalam hidupku. Tidak ada yang dapat menggantikan diri-Mu ya Tuhan. Ampuni aku jika prioritas hidupku adalah mengejar uang dan harta. Aku menyadari uang memang diperlukan tetapi bukanlah segala-galanya. Apa artinya uang dan harta yang berlimpah jika aku kehilangan diri-Mu. Tuhan, ajarlah diriku untuk mengutamakan Engkau daripada hal yang lainnya karena Engkaulah sumber kehidupanku. Hanya dengan demikian hidupku berkenan di hadapan-Mu.

 

Tuhan yang penuh kasih, aku bersyukur atas penyertaan-Mu untuk sepanjang minggu yang telah aku lewati. Terima kasih ya Tuhan, Engkau telah memimpin diriku untuk hidup sesuai dengan kehendak-Mu. Hanya di dalam Engkau aku mendapatkan perlindungan dan pertolongan yang sejati. Karena rahmat-Mu yang besar, aku dapat melewati masa-masa sulit di dalam hidupku. Aku memohon kepada-Mu ya Tuhan, berkatilah apapun yang akan aku lakukan sepanjang hari ini. Tolonglah aku agar hidupku menyenangkan-Mu dan memberkati orang-orang di sekitarku. Di dalam nama yang Yesus Kristus aku berdoa, amin.

 

 

Doa Bapa Kami

 

9 Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.(Matius 6:9-13)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kisah Para Rasul 8

Mazmur 36

Keluaran 21-22

 


  

Senin, 5 Februari 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Biarlah kemuliaan TUHAN tetap untuk selama-lamanya, biarlah TUHAN bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya! (Mazmur 104:31)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

10 Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang. 11 Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau, dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati! (Mazmur 36:10, 11)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, karena terang kasih dan kebenaran-Mu, maka di tengah kegelapan dunia ini aku tetap dapat melihat adanya harapan untuk hari esokku. Walaupun keadaan di sekitarku serba gelap sehingga sulit bagiku untuk menemukan jalan keluar, namun aku percaya kepada kasih setia dan keadilan-Mu. Di dalam kasih setia-Mu itulah Engkau selalu menuntun diriku dan tidak akan pernah meninggalkan aku berjalan seorang diri. Di dalam keadilan-Mu Engkau akan menjaga dan membela diriku terhadap semua orang yang berniat buruk kepadaku. Ya Tuhan, kepada-Mu akan berharap.

 

Sekarang aku menyerahkan hidupku ke dalam anugerah-Mu. Tuntunlah diriku dan sinarilah hidupku dengan terang-Mu. Jagalah diriku dari semua yang tidak berkenan kepada-Mu dan bawalah aku untuk senantiasa melangkah di jalan-jalan kebenaran-Mu. Tolonglah diriku agar semua yang aku kerjakan hari ini mengalami keberhasilan, dan terlebih lagi kiranya nama-Mu dimuliakan melalui hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Senin, 5 Februari 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia. (Mazmur 11:4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

21 "Janganlah kautindas atau kautekan seorang orang asing, sebab kamupun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir. 22 Seseorang janda atau anak yatim janganlah kamu tindas. 23 Jika engkau memang menindas mereka ini, tentulah Aku akan mendengarkan seruan mereka, jika mereka berseru-seru kepada-Ku dengan nyaring. 24 Maka murka-Ku akan bangkit dan Aku akan membunuh kamu dengan pedang, sehingga isteri-isterimu menjadi janda dan anak-anakmu menjadi yatim. (Keluaran 22:21-24)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah adalah pribadi yang berpihak kepada orang yang tidak berdaya dan yang ditindas. Hal ini tidak terlepas dari sifat-Nya yang adil dan penuh dengan rahmat. Di dalam keadilan-Nya Tuhan tidak akan membiarkan ketidakadilan merajalela. Ia akan membela orang-orang yang ditekan atau diperlakukan secara tidak adil. Di dalam rahmat-Nya Tuhan selalu berbelas kasihan terhadap orang yang tidak berdaya. Oleh sebab itu apabila melihat orang yang tidak berdaya ditindas, maka Ia akan bangkit dan membela mereka.

 

Sifat-Nya ini Ia kemukakan kepada umat-Nya di dalam Keluaran 22. Ia memperingatkan agar mereka tidak meniru sikap orang Mesir yang menindas mereka ketika umat-Nya itu hidup sebagai orang asing di Mesir. Sebab sebagaimana Ia telah membela umat-Nya demikian pula Ia akan membela siapapun yang ditindas oleh umat-Nya. Oleh karena itu sebaliknya dari mengikuti jejak orang Mesir yang menindas orang yang tidak berdaya kita harus hidup mengikuti teladan Allah, yaitu bersikap adil dan penuh rahmat terhadap siapa saja, khususnya terhadap mereka yang tidak berdaya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan ketika melihat orang yang tidak berdaya mengalami penindasan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Engkau adalah pribadi yang penuh rahmat dan adil ya Tuhan. Engkau tidak akan membiarkan ketidakadilan menimpa diriku. Tangan-Mu yang kuat akan membela aku yang tertindas karena ketidakadilan. Oleh karena itu ajarilah aku ya Tuhan untuk hidup meneladani Engkau. Pimpin aku ya Roh Kudus supaya aku dapat bersikap adil dan berbelaskasihan kepada orang-orang yang tidak berdaya di sekitarku. Berikanlah kepadaku hati yang murni sehingga aku mau peduli dan tidak semana-mena terhadap mereka yang tertindas. Buanglah segala ketakutan dan keraguan di dalam diriku sehingga aku dapat bersikap adil dan membela mereka yang tertindas.

 

Terima kasih ya Tuhan karena aku dapat melalui hari ini dengan pertolongan-Mu. Setiap perkara yang kuhadapi hari ini, aku serahkan ke dalam tangan-Mu. Aku percaya Engkau sanggup mengubahkan segala perkara di dalam hidupku untuk menjadi berkat bagi diriku dan mempermuliakan nama-Mu. Aku berdoa bagi mereka yang tertindas dan tak berdaya agar Tuhan membela dan menguatkan mereka. Pakailah aku sebagai alat-Mu yang mulia yang menyatakan keadilan dan kasih-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.