Sabtu, 23 Desember 2017

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

Pengantar Ibadah

 

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (Mazmur 136:1)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, 4 bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; (1 Korintus 15:3-4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Suatu berita yang disampaikan bersifat penting atau tidak penting, ditentukan dari nilai yang terkandung di dalamnya. Suatu berita menjadi sesuatu yang penting jika isi berita tersebut bermanfaat bagi kehidupan para pendengarnya. Oleh karena itu, Injil merupakan berita yang sangat penting karena isi dari Injil sangat bermanfaat dan sanggup mengubah kehidupan para pendengarnya. Bagi setiap kita yang telah menerima Injil, kita berkewajiban untuk menyampaikan berita yang sangat penting ini kepada mereka yang memerlukannya.

 

Rasul Paulus menyampaikan kepada jemaat di Korintus bahwa Injil merupakan berita yang sangat penting dan isinya berbeda dengan berita atau ajaran lain pada waktu itu. Rasul Pauluspun menegaskan bahwa isi berita Injil adalah Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, Ia telah dikuburkan, dan Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci. Oleh karena Injil, kehidupan manusia diubahkan. Manusia yang seharusnya binasa karena dosa-dosanya, diselamatkan oleh kematian Kristus.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang menghalangi Anda untuk memberitakan kabar baik kepada mereka yang memerlukannya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu untuk Injil yang telah aku terima. Engkau sendiri ya Tuhan Yesus yang rela datang ke dunia untuk mati bagi dosa-dosaku. Engkau dikuburkan namun pada hari ketiga bangkit dari kematian. Dengan demikian, aku boleh diselamatkan dari hukuman dosa dan memperoleh hidup yang berkemenangan.

Tuhan, aku bersyukur untuk anugerah-Mu dalam hidupku. Bersama-Mu ya Tuhan aku dapat menatap hari ini dengan penuh pengharapan. Berilah keberanian kepadaku untuk menyampaikan hal yang sangat penting, yaitu kabar baik ini kepada mereka yang masih terhilang. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Leksionari untuk hari ini:

1 Korintus 15

Amsal 24

Ayub 27-28

 

 


  

Sabtu, 23 Desember 2017

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

Pengantar Ibadah

 

Kiranya persembahan sukarela yang berupa puji-pujian berkenan kepada-Mu, ya TUHAN, dan ajarkanlah hukum-hukum-Mu kepadaku. (Mazmur 119:108)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

16 Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana. (Amsal 24:16)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, oleh karena kasih-Mu, diriku telah dibenarkan sehingga hidupku tidak terpuruk dalam bencana. Aku bersyukur karena Engkau tidak membiarkan diriku mengalami kegagalan terus menerus. Ya Tuhan, aku berterima kasih kepada-Mu karena Engkau bersedia mengulurkan tangan untuk menolong aku ketika aku jatuh. Engkau mengeluarkan aku dari keterpurukan dan melepaskan aku dari malapetaka. Dalam genggaman tangan-Mu ya Tuhan, aku bangkit dan mengalami kemenangan.

 

Tuhan aku menyerahkan hidupku ke dalam bimbingan-Mu. Tolonglah diriku supaya aku senantiasa hidup benar dan berkenan kepada-Mu. Aku bersyukur untuk kekuatan yang Engkau berikan sehingga aku tidak menyerah ketika aku harus menghadapi berbagai persoalan di dalam hidupku. Aku percaya bersama dengan-Mu aku dapat bangkit dan mengalami kemenangan atas pergumulanku. Di dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 


  

Sabtu, 23 Desember 2017

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

Pengantar Ibadah

 

TUHAN adalah kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya! (Mazmur 28:8)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 Tetapi di mana hikmat dapat diperoleh, di mana tempat akal budi? 28 tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi."(Ayub 28:12, 28)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kita tidak akan memperoleh sesuatu jika kita tidak tahu bagaimana kita dapat memperolehnya. Kita tidak akan memperoleh hikmat jika kita tidak tahu bagaimana kita memperoleh hikmat. Setinggi apapun pendidikan yang kita miliki tidak akan menjamin bahwa kita akan memperoleh hikmat. Hikmat juga bukan ditentukan dari seberapa tinggi tingkat kecerdasan seseorang. Namun hikmat hanya dapat kita peroleh jika hidup kita takut akan Tuhan yaitu hidup yang menaati kehendak Tuhan dan hidup dalam kebenaran Firman Tuhan.

 

Ayub menyampaikan kepada para sahabatnya betapa pentingnya memiliki hikmat. Menurut Ayub, memiliki hikmat jauh lebih berharga daripada memiliki emas, batu permata dan mutiara. Namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana caranya manusia dapat meperoleh hikmat. Ayub menyampaikan bahwa manusia dapat menemukan emas, perak dan besi namun manusia tidak tahu bagaimana memperoleh hikmat. Di akhir uraiannya, Ayub menjelaskan bahwa sumber hikmat adalah takut akan Tuhan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah Anda sudah memiliki hikmat di dalam hidup Anda? Bagaimana Anda mengetahuinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Aku memuji dan meninggikan Engkau ya Allah, sumber dari hikmat yang sejati. Ya Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu karena hanya di dalam-Mu aku memperoleh hikmat dan akal budi. Oleh bimbingan-Mu, aku dapat hidup dalam takut akan Engkau. Karena tuntunan-Mu, aku dapat hidup dalam kebenaran sesuai dengan firman-Mu. Terima kasih ya Tuhan karena dalam keterbatasanku Engkau berkenan untuk melimpahkan hikmat-Mu.

Ya Tuhan, aku memasrahkan hidupku hanya kepada-Mu. Bimbinglah aku untuk dapat hidup sesuai dengan kehendak-Mu. Berilah kepekaan kepadaku untuk dapat senantiasa hidup dalam kebenaran sehingga hidupku memuliakan nama-Mu. Tuntunlah diriku ya Roh Kudus supaya aku dapat menjauhi kejahatan sehingga hidupku menyenangkan hati-Mu. Aku memohon dan berdoa di dalam nama Tuhan Yesus, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.