materi.php2020-02-11ibadah-pagi

Tanggal 11 Februari

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

4 Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. 5 Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi. (Mazmur 67:4, 5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

8 Di Listra ada seorang yang duduk saja, karena lemah kakinya dan lumpuh sejak ia dilahirkan dan belum pernah dapat berjalan. 9 Ia duduk mendengarkan, ketika Paulus berbicara. Dan Paulus menatap dia dan melihat, bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan. 10 Lalu kata Paulus dengan suara nyaring: "Berdirilah tegak di atas kakimu!" Dan orang itu melonjak berdiri, lalu berjalan kian ke mari. (Kisah Para Rasul 14:8-10)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Iman kepada Tuhan akan memerdekakan orang dari belenggu nasib yang mengurung kehidupannya. Nasib merupakan keadaan yang kita alami dan yang bukan merupakan pilihan kita. Sebagai contoh, siapakah orang tua yang melahirkan diri kita. Hal tersebut bukan merupakan pilihan kita. Kata orang hal itu merupakan nasib. Persoalan akan timbul apabila kita menyerahkan hidup kita kepada nasib. Sebab dengan demikian maka hidup kita akan ditentukan oleh nasib. Tetapi apabila kita di dalam iman menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, maka Ia yang akan memerdekakan hidup kita dari belenggu nasib sehingga kita dapat hidup secara maksimal.

 

Hal inilah yang dialami oleh seorang yang lumpuh sejak lahir di Listra sebagaimana yang dicatat di dalam Kisah Para Rasul 14. Kelumpuhan dirinya sejak lahir tersebut jelas bukanlah merupakan pilihan dirinya. Sehingga dapat dikatakan bahwa hal itu ia alami sebagai nasib dirinya. Namun berita Injil yang disampaikan oleh rasul Paulus menumbuhkan iman di dalam hatinya bahwa ia dapat disembuhkan. Iman tersebut ditanggapi oleh rasul Paulus dengan mengundang kuasa Allah agar bekerja di dalam hidup yang bersangkutan. Sebagai akibat orang tersebut dapat berdiri, bebas dari kelumpuhannya dan untuk pertama kali di dalam hidupnya ia dapat berjalan. Berarti iman kepada Tuhan akan memerdekakan orang dari belenggu nasib yang mengurung kehidupannya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Selama ini apakah Anda meratapi nasib Anda? Apakah yang perlu Anda lakukan untuk terbebas dari belenggu nasib tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, kasih dan kuasa-Mu tidak terbatas sehingga tidak dapat dihalangi oleh apapun juga yang merintangi hidupku. Sebesar apapun persoalan kehidupan yang aku hadapi Engkau sanggup untuk menolong dan membebaskan diriku. Oleh sebab itu aku percaya bahwa aku tidak perlu hidup menyerah kepada nasib ataupun membiarkan masa depanku ditentukan olehnya. Iman kepada-Mu akan menguak tabir nasib dan membuka jalan bagi diriku untuk menjangkau hari depan yang indah dan yang Engkau telah sediakan bagi diriku. Oleh sebab itu sebaliknya dari menyerah kepada keadaan, aku menyerahkan masa depanku ke dalam tangan-Mu.

 

Pada pagi hari ini aku mengangkat pujian syukurku kepada-Mu. Satu malam telah aku lewati di dalam perlindungan dan naungan kasih-Mu. Sekarang aku menghadapi hari yang baru yang terbentang di hadapanku. Walaupun aku tidak mengetahui hal apakah yang sedang menantikan diriku pada hari ini, namun satu hal yang aku ketahui dengan pasti yaitu bahwa Engkau tidak pernah meninggalkan diriku. Aku percaya di setiap waktu Engkau senantiasa bersedia menuntun dan menyertai hidupku. Ya Tuhan, tuntunlah aku di jalan-Mu yang benar. Sertailah diriku dengan Roh Kudus-Mu, dan limpahilah diriku dengan damai sejahtera-Mu. Berjalan bersama dengan-Mu aku akan meraih keberhasilan demi keberhasilan oleh karena pertolongan-Mu. Jauhkanlah aku dari pencobaan dan lindungilah aku dari yang jahat. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolong hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Bapa Kami

 

9 Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. (Matius 6:9-13)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kisah Para Rasul 14

Mazmur 42

Keluaran 33-34

 

 

 

 

Music: Jesu Redemptor

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 11 Februari

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi! (Mazmur 96:9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! 12 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! (Mazmur 42:6, 12)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Allah yang mahabesar dan penuh anugerah, singkaplah mata hatiku sehingga aku dapat menyaksikan kebesaran dari kasih dan kuasa-Mu. Sebab hanya dengan demikian maka akan terhalaulah rasa gelisah dan tertekan di dalam hatiku. Sebaliknya dari rasa kuatir maka hatiku akan dipenuhi dengan ucapan syukur kepada-Mu. Karena sesungguhnya kasih dan kuasa-Mu jauh lebih besar dari semua persoalan dan tantangan yang aku hadapi di dalam hidup ini. Ya Allahku dan Penolongku, kepada-Mu aku menaruhkan harapanku.

 

Ya Sang Pencipta alam semesta yang senantiasa siap mengulurkan tangan-Nya untuk mengangkat umat-Mu dari dalam lembah kegelapan, dengarlah doaku. Engkau sungguh baik dan kebaikan-Mu tidak akan pernah berkesudahan untuk selama-lamanya. Tuntunlah diriku di jalan yang rata dan jadikanlah diriku saluran berkat-Mu bagi semua orang yang ada di sekitarku. Tolonglah diriku agar dapat hidup di dalam kehidupan yang penuh dengan makna dan berguna. Sehingga kehidupanku tidaklah sia-sia namun memuliakan nama-Mu. Kepada-Mu aku mengangkat permohonanku, dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Fiez Vous en Lui

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 11 Februari

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

2 Kiranya nama TUHAN dimasyhurkan, sekarang ini dan selama-lamanya. 3 Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari terpujilah nama TUHAN. (Mazmur 113:2, 3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

15 Berkatalah Musa kepada-Nya: "Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini. 16 Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?" (Keluaran 33:15, 16)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tanda dari hidup sebagai umat Tuhan adalah berjalan di dalam anugerah, yaitu dalam bentuk tuntunan dan penyertaan-Nya. Sebab pada dasarnya hidup sebagai umat Tuhan adalah hidup di dalam pimpinan Tuhan dan memiliki relasi dengan diri-Nya. Oleh sebab itu apabila seseorang benar-benar hidup sebagai umat Tuhan maka Ia akan hidup di dalam tuntunan dan penyertaan-Nya. Kedua hal itu, yaitu tuntunan dan penyertaan Tuhan, merupakan suatu anugerah. Sebab sesungguhnya Tuhan adalah pribadi yang mahamulia, sedangkan manusia adalah makhluk yang hina dan terbatas. Oleh sebab itu apabila Ia bersedia menuntun dan menyertai manusia maka hal tersebut semata-mata hanyalah karena anugerah-Nya.

 

Prinsip tersebutlah yang dikemukakan oleh Musa kepada Tuhan di dalam doanya sebagaimana yang dicatat di dalam Keluaran 33. Sebelum ia dan bangsa Israel berjalan memasuki padang gurun, Musa berkata kepada Tuhan bahwa orang akan mengetahui kalau dirinya mendapat kasih karunia atau anugerah di hadapan Allah, yaitu karena mereka melihat Allah sendiri membimbing, menyertai dan berjalan bersama-sama dengan umat-Nya. Ia menegaskan: " sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini." Berarti tanda dari hidup sebagai umat Tuhan adalah berjalan di dalam anugerah, yaitu dalam bentuk tuntunan dan penyertaan-Nya.

                                                 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda, di dalam kehidupan Anda sehari-hari, disertai dan dituntun oleh Tuhan? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, menghadapi perjalanan hidup yang harus kutempuh aku sadar betapa diriku sangat memerlukan diri-Mu. Tanpa penyertaan dan tuntunan-Mu aku tidak akan memiliki jaminan yang pasti akan hari depan yang gemilang. Sebaliknya apabila aku berjalan bersama dengan diri-Mu maka damai sejahtera akan berlimpah-limpah di dalam hidupku. Tuntunan-Mu tidak pernah keliru, karena Engkau tidak pernah tersesat maupun menyesatkan orang yang berharap kepada-Mu. Oleh sebab itu apapun yang akan kuhadapi di dalam hidup ini aku tidak merasa takut ataupun kuatir. Karena janji-Mu bahwa Engkau akan menyertai dan menuntun hidupku sungguhlah dapat kuandalkan.

 

Ya Allahku, aku menyerahkan hari-hari yang akan kulalui di hadapanku ke dalam kemurahan-Mu. Sinarilah hidupku dengan cahaya anugerah-Mu, dan tunjukkanlah kepadaku jalan-jalan-Mu yang benar. Melewati kegelapan dunia ini aku tidak takut bahaya sebab Engkau berjanji bahwa Engkau tidak akan pernah meninggalkan diriku. Menghadapi hari depanku aku memerlukan terang firman-Mu serta kehadiran Roh Kudus-Mu di dalam kehidupanku di setiap waktu. Kepada-Mu, ya Tuhan, aku mempercayakan hari esokku. Aku yakin Engkau adalah pribadi yang dapat kuandalkan dan orang yang berharap kepada-Mu tidak pernah Engkau kecewakan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penuntun hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Aber Du Weißt de Weg Fur mich

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html