materi.php2019-09-08ibadah-pagi

Tanggal 8 September

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku berseru dengan segenap hati; jawablah aku, ya TUHAN! Ketetapan-ketetapan-Mu hendak kupegang. (Mazmur 119:145)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

17 Dan siapakah yang Ia murkai empat puluh tahun lamanya? Bukankah mereka yang berbuat dosa dan yang mayatnya bergelimpangan di padang gurun? 18 Dan siapakah yang telah Ia sumpahi, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak taat? 19 Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka. (Ibrani 3:17-19)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Iman dan ketaatan kepada firman Tuhan akan senantiasa berjalan seiring. Apabila seorang anak mempercayai niatan baik dan hikmat yang ada pada orang tuanya maka ia akan menaati nasihat-nasihat yang mereka berikan. Sebaliknya, apabila sang anak tidak percaya bahwa orang tuanya adalah pribadi yang bijaksana dan dapat diandalkan maka kemungkinan besar ia tidak akan menuruti nasihat yang mereka berikan. Hal yang sama dengan sikap kita kepada Tuhan. Apabila kita sungguh-sungguh percaya bahwa Tuhan adalah pribadi yang dapat diandalkan maka kita akan menaati nasihat dan perintah yang Ia sampaikan melalui firman-Nya.

 

Kaitan antara iman dan ketaatan kepada firman Tuhan ini diutarakan di dalam Ibrani 3. Di situ dijelaskan tentang sikap bangsa Israel di dalam perjalanan mereka dari Mesir menuju ke tanah Kanaan. Di dalam perjalanan tersebut mereka tidak menaati firman yang Tuhan sampaikan. Sebagai akibat Tuhan tidak mengizinkan mereka memasuki tempat perhentian, yaitu negeri Kanaan. Selanjutnya dijelaskan “bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.” Berarti terdapat kaitan yang erat antara ketidaktaatan dengan ketidakpercayaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ketaatan kepada firman Tuhan merupakan wujud dari iman kita kepada-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah Anda sungguh-sungguh percaya bahwa Allah adalah pribadi yang dapat diandalkan? Apakah bukti dari iman Anda tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau adalah pribadi yang dapat diandalkan. Kuasa-Mu tidak terbatas, rencana-Mu sempurna dan hikmat-Mu jauh lebih tinggi daripada langit. Itu sebabnya Engkau sanggup mewujudkan segala hal yang Engkau kehendaki dan apapun yang Engkau rencanakan pasti akan terlaksana. Engkau setia dan tidak pernah mengingkari janji-Mu. Aku percaya bahwa firman-Mu adalah benar dan patut untuk ditaati. Ya Tuhan, berikan kepadaku hati yang lembut dan yang senantiasa taat kepada firman-Mu.

 

Aku menyerahkan hari ini ke dalam tangan-Mu. Aku berterima kasih kepada-Mu karena di dalam anugerah-Mu Engkau memberi kepadaku hari yang baru dan kesempatan-kesempatan yang baru. Tolonglah aku agar mampu mengisi hari ini bukan sebagai waktu yang sia-sia tetapi yang memuliakan nama-Mu. Untuk itu tuntunlah diriku dengan firman-Mu dan sertailah diriku dengan Roh Kudus-Mu. Sanggupkan diriku untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawabku dengan sebaik-baiknya. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sumber pengharapan yang tidak pernah mengecewakan, aku berdoa. Amin.

 

 

Pengakuan Iman Rasuli

 

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan tubuh; dan hidup yang kekal. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Ibrani 3

Mazmur 69

Mikha 6-7

 

 

 

 

Music: Fiez Vous en Lui

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 8 September

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal! (Mazmur 139:24)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

17 Jawablah aku, ya Tuhan, sebab kasih setia-Mu baik, berpalinglah kepadaku menurut rahmat-Mu yang besar! 18 Janganlah sembunyikan wajah-Mu kepada hamba-Mu, sebab aku tersesak; segeralah menjawab aku! 19 Datanglah kepadaku, tebuslah aku, bebaskanlah aku oleh karena musuh-musuhku. 20 Engkau mengenal celaku, maluku dan nodaku; semua lawanku ada di hadapan-Mu. (Mazmur 69:17-20)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Engkau adalah pribadi yang mahabesar dan limpah dengan kasih setia. Dengan kuasa-Mu yang tidak terbatas itu Engkau sanggup melakukan segala perkara dan tidak ada hal yang sukar bagi diri-Mu. Dengan tangan-Mu yang kuat Engkau membebaskan umat-Mu dari masa lampau yang kelam serta menuntun mereka menuju hari esok yang indah. Di dalam kasih setia-Mu Engkau senantiasa menyertai umat-Mu dan tidak pernah meninggalkan mereka. Kepada-Mu, ya Tuhan, aku mempercayakan hidupku.

 

Aku berterima kasih karena Engkau telah menuntun diriku sampai kepada saat ini. Lindungilah diriku dari semua yang jahat dan jangan biarkan aku terjerumus ke dalam pencobaan. Bimbinglah diriku di jalan-Mu yang benar. Tolonglah diriku dalam semua hal yang harus kukerjakan pada hari ini, dan berkatilah semuanya itu dengan keberhasilan. Kepada-Mu sajalah aku berharap, karena Engkau menjamin bahwa orang yang menaruhkan harapannya kepada-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Pembebasku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Behute mich, Gott

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 8 September

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Dosa-dosaku pada waktu muda dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kauingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu, ya Tuhan. (Mazmur 25:7)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

18 Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia? 19 Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut. 20 Kiranya Engkau menunjukkan setia-Mu kepada Yakub dan kasih-Mu kepada Abraham seperti yang telah Kaujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang kami sejak zaman purbakala! (Mikha 7:18-20)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kasih setia Tuhan memungkinkan kita untuk tetap berpengharapan di tengah keadaan yang tidak dapat diharapkan. Memang ada berbagai penyebab yang mengakibatkan orang mengalami situasi yang sukar. Di antaranya yaitu karena ia melakukan kesalahan yang mengakibatkan dirinya terjerumus ke dalam jurang persoalan yang sangat dalam dan yang secara manusiawi tidak mungkin ada jalan keluar. Namun seberat apapun kesukaran yang kita alami dan sebesar apapun kesalahan yang telah kita lakukan, kasih setia Tuhan jauh lebih besar daripada semua itu. Oleh sebab itu kasih setia Tuhan memungkinkan kita untuk tetap hidup berpengharapan di dalam segala keadaan.

 

Besarnya kasih setia Tuhan ini dicatat di dalam Mikha 7. Di situ ditulis doa umat Tuhan yang sedang dibuang di Babel sebagai hukuman Tuhan atas dosa-dosa mereka. Di dalam situasi yang sangat sukar dan secara manusiawi tidak mungkin ada jalan keluar tersebut mereka berdoa dengan mengingat kasih setia Tuhan. Mereka berkata: “Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut.” Artinya di dalam situasi yang tidak dapat diharapkan itu mereka berharap kepada kasih setia Tuhan. Hal inilah yang memungkinkan kita untuk tidak berputus asa di segala keadaan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Perlukah Anda hidup berputus asa? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, kasih setia-Mu tidak pernah berubah. Di setiap waktu kasih setia-Mu tetap dapat diandalkan. Kalaupun gunung-gunung beranjak, langit dan bumi menjadi lenyap namun kasih setia-Mu tetap untuk selama-lamanya. Kepada kasih setia-Mu itu aku menggantungkan hidupku. Oleh sebab itu di dalam segala keadaan aku tidak akan berputus asa. Karena aku yakin bahwa orang yang mempercayakan dirinya kepada-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan.

 

Menjelang akhir dari hari ini kembali aku mengangkat pujian dan syukurku kepada-Mu. Dari waktu ke waktu aku menyaksikan dan mengalami betapa mulia kesetiaan-Mu bagi diriku. Dengan kasih-Mu Engkau memelihara hidupku. Dengan kesetiaan-Mu Engkau menyertai dan menuntun jalanku. Tuhan, aku menyerahkan semua yang telah kukerjakan di sepanjang hari ini ke dalam tangan anugerah-Mu. Berkatilah dan jadikanlah itu berhasil, dan kiranya semuanya itu menyenangkan hati-Mu. Aku menyerahkan hari-hari yang ada di hadapanku ke dalam rahmat-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang limpah dengan kasih setia, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Frieden, Frieden

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html