Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

Rabu, 14 Maret 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

8 Pujilah Allah kami, hai bangsa-bangsa, dan perdengarkanlah puji-pujian kepada-Nya! 9 Ia mempertahankan jiwa kami di dalam hidup dan tidak membiarkan kaki kami goyah. (Mazmur 66:8, 9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya. (Roma 1:5)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Semata-mata karena anugrah-Nyalah, maka Allah melibatkan kita di dalam rencana-Nya yang mulia. Oleh karena kasih karunia Tuhan, kita yang dulunya manusia berdosa memperoleh pengampunan dan penerimaan dari Tuhan melalui perantaraan Yesus Kristus. Bahkan di dalam kasih karunia-Nya, Ia bersedia melibatkan kita yang terbatas ini di dalam rencana-Nya yang mulia. Melalui anugerah-Nya, Tuhan mampu mengubah kehidupan kita yang sia-sia menjadi kehidupan yang bermakna, yaitu kehidupan yang memberkati banyak orang.

 

Kasih karunia Tuhan yang luar biasa ini juga diterima oleh Paulus seperti yang diungkapkan dirinya di dalam Roma 1. Paulus menyadari bahwa ia dulunya orang berdosa, namun menerima kasih karunia Tuhan yang besar. Akibatnya, ia diampuni dan diterima apa adanya oleh Tuhan. Bahkan di dalam hidupnya yang baru Paulus dipanggil untuk terlibat di dalam rencana Tuhan yang mulia, yaitu menuntun bangsa-bangsa datang kepada Tuhan. Jadi jika Paulus dipakai Tuhan sebagai rasul-Nya, maka itu semua hanya karena kasih karunia Tuhan bukan karena kehebatan Paulus.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang harus Anda lakukan untuk meresponi kasih karunia Tuhan yang besar itu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Allah yang mahabesar, aku bersyukur untuk kasih karunia-Mu bagi hidupku. Aku yang berdosa telah Engkau tebus dan sucikan dengan pengorbanan-Mu di kayu salib. Hanya Engkau yang mampu mengubah hidupku yang sia-sia menjadi hidup yang bermakna. Tuhan, ampunilah diriku bila aku kurang menghargai kasih karunia-Mu dengan hidup tidak bersungguh-sungguh dalam melakukan panggilan-Mu yang mulia. Karena itu, saat ini aku menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu. Tolonglah aku agar senantiasa hidup di dalam rencana-Mu.

 

Ya Tuhan yang mahabaik, Engkaulah perisai dan pertolongan bagi hidupku. Kepada-Mu aku menyerahkan seluruh kehidupanku dan semua yang kulakukan pada hari ini. Aku berdoa agar kesibukanku hari ini tidak membuat aku jauh dari-Mu. Bawalah aku untuk senantiasa dekat dengan-Mu. Tuntunlah aku senantiasa untuk tidak menyimpang dari jalan-Mu. Pakai aku menjadi alat-Mu untuk memberkati banyak orang di sekitarku. Dalam nama Yesus Kristus aku memanjatkan doaku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Roma 1

Mazmur 73

Bilangan 29-30

 

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

Rabu, 14 Maret 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

10 Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa; 11 sebab kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran-Mu sampai ke awan-awan. (Mazmur 57:10, 11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

23 Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. 24 Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan. (Mazmur 73:23, 24)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Allah yang mahakuasa, Engkaulah Tuhan yang kokoh, kuat, dan tidak berubah. Oleh anugerah-Mu Engkau melayakkan aku sehingga aku dapat mendekat kepada-Mu. Engkau menuntun aku di dalam jalan-Mu. Nasihat-Mu memenuhi hidupku dan melindungiku dari yang jahat. Di dalam hadirat-Mu Engkau membawaku melangkah bersama-Mu dan mengangkatku ke dalam kemuliaan.

 

Ya Tuhan yang penuh rahmat dan melimpah dalam kasih karunia, aku menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu. Aku menyerahkan semua yang telah kukerjakan untuk Engkau sempurnakan demi kemuliaan-Mu. Di dalam kekagumanku kepada-Mu, aku mempersembahkan hidupku bagi kemuliaan-Mu. Aku berdoa agar hidupku dapat menjadi terang di tengah kegelapan dunia ini. Biarlah nama-Mu dimuliakan dan ditinggikan di atas segalanya. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

Rabu, 14 Maret 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

10 Sebab Engkau telah menguji kami, ya Allah, telah memurnikan kami, seperti orang memurnikan perak. 11 Engkau telah membawa kami ke dalam jaring, mengenakan beban pada pinggang kami; 12 Engkau telah membiarkan orang-orang melintasi kepala kami, kami telah menempuh api dan air; tetapi Engkau telah mengeluarkan kami sehingga bebas. (Mazmur 66:10-12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Musa berkata kepada kepala-kepala suku Israel, demikian: "Inilah yang diperintahkan TUHAN. 2 Apabila seorang laki-laki bernazar atau bersumpah kepada TUHAN, sehingga ia mengikat dirinya kepada suatu janji, maka janganlah ia melanggar perkataannya itu; haruslah ia berbuat tepat seperti yang diucapkannya. (Bilangan 30:1, 2)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah adalah Allah dari perjanjian, itu sebabnya Ia menuntut orang untuk menghargai janji-janji yang mereka ucapkan. Bahwasanya Allah adalah Allah dari perjanjian nampak dari perjanjian-perjanjian yang Ia buat dengan umat-Nya, mulai dari perjanjian yang Ia buat dengan Adam di taman Eden sampai kepada perjanjian yang baru yang Ia buat melalui Yesus Kristus. Di dalam semua itu Ia selalu bersikap setia terhadap perjanjian-perjanjian yang Ia buat. Oleh sebab itu adalah sewajarnya apabila Ia menghendaki agar umat-Nya juga menepati janji yang mereka buat kepada diri-Nya.

 

Pentingnya menepati janji kepada Tuhan ditegaskan oleh Musa di dalam Bilangan 30. Musa mengingatkan bangsa Israel tentang perintah Tuhan bahwa setiap orang yang bernazar atau bersumpah kepada Tuhan haruslah menepati janji yang telah diucapkannya itu. Tuhan adalah pribadi yang menghargai setiap janji yang Ia ucapkan, dan Ia menghendaki umat-Nya juga bersikap yang sama terhadap janji yang mereka ucapkan kepada-Nya. Oleh karena itu jika seseorang tidak menepati janjinya kepada Tuhan, maka Allah akan menuntut pertanggunganjawaban daripadanya. Hal ini mengajarkan kita tentang pentingnya untuk menepati setiap janji yang kita ucapkan baik kepada Tuhan maupun kepada sesama manusia.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Mengapa Anda harus memegang janji yang Anda ucapkan kepada Tuhan dan kepada orang lain? Apakah Anda sudah menjadi orang yang dapat dipegang janjinya? 

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Bapa yang kekal dan melimpah dengan kasih karunia, Engkaulah Allah yang memegang janji setia-Mu sampai selama-lamanya. Tidak ada janji-Mu yang tidak Engkau tepati, dan Engkaulah Allah dari perjanjian. Oleh karena itu saat ini aku berdoa menyerahkan diriku kepada-Mu agar aku dapat senantiasa memiliki relasi yang baik dengan Engkau. Ampuni diriku bila acapkali aku lalai di dalam memenuhi janjiku. Tolonglah aku dan ajarlah diriku untuk menjadi orang yang setia dalam memenuhi janji yang telah kuucapkan, sehingga hidupku dapat menjadi terang bagi kemuliaan-Mu.

 

Ya Tuhan, Penolong dan Pembela umat-Nya, aku datang kepada-Mu di dalam syukur atas apa yang telah Engkau berikan kepadaku sepanjang hari ini. Aku berdoa menyerahkan semua yang telah kukerjakan dan memohon kepada-Mu agar Engkau memberkatinya sehingga nama-Mu dipermuliakan. Aku mau meneduhkan diriku di dalam hadirat-Mu yang kudus dan menyegarkan jiwaku. Di dalam kasih dan damai sejahtera-Mu aku mau beristirahat sepanjang malam ini sehingga esok pagi aku akan bangun di dalam kesegaran yang baru, serta sukacita yang melimpah. Kepada-Mu kunaikkan sembah dan syukurku. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Rabu, 14 Maret 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

8 Pujilah Allah kami, hai bangsa-bangsa, dan perdengarkanlah puji-pujian kepada-Nya! 9 Ia mempertahankan jiwa kami di dalam hidup dan tidak membiarkan kaki kami goyah. (Mazmur 66:8, 9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya. (Roma 1:5)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Semata-mata karena anugrah-Nyalah, maka Allah melibatkan kita di dalam rencana-Nya yang mulia. Oleh karena kasih karunia Tuhan, kita yang dulunya manusia berdosa memperoleh pengampunan dan penerimaan dari Tuhan melalui perantaraan Yesus Kristus. Bahkan di dalam kasih karunia-Nya, Ia bersedia melibatkan kita yang terbatas ini di dalam rencana-Nya yang mulia. Melalui anugerah-Nya, Tuhan mampu mengubah kehidupan kita yang sia-sia menjadi kehidupan yang bermakna, yaitu kehidupan yang memberkati banyak orang.

 

Kasih karunia Tuhan yang luar biasa ini juga diterima oleh Paulus seperti yang diungkapkan dirinya di dalam Roma 1. Paulus menyadari bahwa ia dulunya orang berdosa, namun menerima kasih karunia Tuhan yang besar. Akibatnya, ia diampuni dan diterima apa adanya oleh Tuhan. Bahkan di dalam hidupnya yang baru Paulus dipanggil untuk terlibat di dalam rencana Tuhan yang mulia, yaitu menuntun bangsa-bangsa datang kepada Tuhan. Jadi jika Paulus dipakai Tuhan sebagai rasul-Nya, maka itu semua hanya karena kasih karunia Tuhan bukan karena kehebatan Paulus.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang harus Anda lakukan untuk meresponi kasih karunia Tuhan yang besar itu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Allah yang mahabesar, aku bersyukur untuk kasih karunia-Mu bagi hidupku. Aku yang berdosa telah Engkau tebus dan sucikan dengan pengorbanan-Mu di kayu salib. Hanya Engkau yang mampu mengubah hidupku yang sia-sia menjadi hidup yang bermakna. Tuhan, ampunilah diriku bila aku kurang menghargai kasih karunia-Mu dengan hidup tidak bersungguh-sungguh dalam melakukan panggilan-Mu yang mulia. Karena itu, saat ini aku menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu. Tolonglah aku agar senantiasa hidup di dalam rencana-Mu.

 

Ya Tuhan yang mahabaik, Engkaulah perisai dan pertolongan bagi hidupku. Kepada-Mu aku menyerahkan seluruh kehidupanku dan semua yang kulakukan pada hari ini. Aku berdoa agar kesibukanku hari ini tidak membuat aku jauh dari-Mu. Bawalah aku untuk senantiasa dekat dengan-Mu. Tuntunlah aku senantiasa untuk tidak menyimpang dari jalan-Mu. Pakai aku menjadi alat-Mu untuk memberkati banyak orang di sekitarku. Dalam nama Yesus Kristus aku memanjatkan doaku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Roma 1

Mazmur 73

Bilangan 29-30

 

Rabu, 14 Maret 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

10 Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa; 11 sebab kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran-Mu sampai ke awan-awan. (Mazmur 57:10, 11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

23 Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. 24 Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan. (Mazmur 73:23, 24)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Allah yang mahakuasa, Engkaulah Tuhan yang kokoh, kuat, dan tidak berubah. Oleh anugerah-Mu Engkau melayakkan aku sehingga aku dapat mendekat kepada-Mu. Engkau menuntun aku di dalam jalan-Mu. Nasihat-Mu memenuhi hidupku dan melindungiku dari yang jahat. Di dalam hadirat-Mu Engkau membawaku melangkah bersama-Mu dan mengangkatku ke dalam kemuliaan.

 

Ya Tuhan yang penuh rahmat dan melimpah dalam kasih karunia, aku menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu. Aku menyerahkan semua yang telah kukerjakan untuk Engkau sempurnakan demi kemuliaan-Mu. Di dalam kekagumanku kepada-Mu, aku mempersembahkan hidupku bagi kemuliaan-Mu. Aku berdoa agar hidupku dapat menjadi terang di tengah kegelapan dunia ini. Biarlah nama-Mu dimuliakan dan ditinggikan di atas segalanya. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Rabu, 14 Maret 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

10 Sebab Engkau telah menguji kami, ya Allah, telah memurnikan kami, seperti orang memurnikan perak. 11 Engkau telah membawa kami ke dalam jaring, mengenakan beban pada pinggang kami; 12 Engkau telah membiarkan orang-orang melintasi kepala kami, kami telah menempuh api dan air; tetapi Engkau telah mengeluarkan kami sehingga bebas. (Mazmur 66:10-12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Musa berkata kepada kepala-kepala suku Israel, demikian: "Inilah yang diperintahkan TUHAN. 2 Apabila seorang laki-laki bernazar atau bersumpah kepada TUHAN, sehingga ia mengikat dirinya kepada suatu janji, maka janganlah ia melanggar perkataannya itu; haruslah ia berbuat tepat seperti yang diucapkannya. (Bilangan 30:1, 2)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah adalah Allah dari perjanjian, itu sebabnya Ia menuntut orang untuk menghargai janji-janji yang mereka ucapkan. Bahwasanya Allah adalah Allah dari perjanjian nampak dari perjanjian-perjanjian yang Ia buat dengan umat-Nya, mulai dari perjanjian yang Ia buat dengan Adam di taman Eden sampai kepada perjanjian yang baru yang Ia buat melalui Yesus Kristus. Di dalam semua itu Ia selalu bersikap setia terhadap perjanjian-perjanjian yang Ia buat. Oleh sebab itu adalah sewajarnya apabila Ia menghendaki agar umat-Nya juga menepati janji yang mereka buat kepada diri-Nya.

 

Pentingnya menepati janji kepada Tuhan ditegaskan oleh Musa di dalam Bilangan 30. Musa mengingatkan bangsa Israel tentang perintah Tuhan bahwa setiap orang yang bernazar atau bersumpah kepada Tuhan haruslah menepati janji yang telah diucapkannya itu. Tuhan adalah pribadi yang menghargai setiap janji yang Ia ucapkan, dan Ia menghendaki umat-Nya juga bersikap yang sama terhadap janji yang mereka ucapkan kepada-Nya. Oleh karena itu jika seseorang tidak menepati janjinya kepada Tuhan, maka Allah akan menuntut pertanggunganjawaban daripadanya. Hal ini mengajarkan kita tentang pentingnya untuk menepati setiap janji yang kita ucapkan baik kepada Tuhan maupun kepada sesama manusia.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Mengapa Anda harus memegang janji yang Anda ucapkan kepada Tuhan dan kepada orang lain? Apakah Anda sudah menjadi orang yang dapat dipegang janjinya? 

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Bapa yang kekal dan melimpah dengan kasih karunia, Engkaulah Allah yang memegang janji setia-Mu sampai selama-lamanya. Tidak ada janji-Mu yang tidak Engkau tepati, dan Engkaulah Allah dari perjanjian. Oleh karena itu saat ini aku berdoa menyerahkan diriku kepada-Mu agar aku dapat senantiasa memiliki relasi yang baik dengan Engkau. Ampuni diriku bila acapkali aku lalai di dalam memenuhi janjiku. Tolonglah aku dan ajarlah diriku untuk menjadi orang yang setia dalam memenuhi janji yang telah kuucapkan, sehingga hidupku dapat menjadi terang bagi kemuliaan-Mu.

 

Ya Tuhan, Penolong dan Pembela umat-Nya, aku datang kepada-Mu di dalam syukur atas apa yang telah Engkau berikan kepadaku sepanjang hari ini. Aku berdoa menyerahkan semua yang telah kukerjakan dan memohon kepada-Mu agar Engkau memberkatinya sehingga nama-Mu dipermuliakan. Aku mau meneduhkan diriku di dalam hadirat-Mu yang kudus dan menyegarkan jiwaku. Di dalam kasih dan damai sejahtera-Mu aku mau beristirahat sepanjang malam ini sehingga esok pagi aku akan bangun di dalam kesegaran yang baru, serta sukacita yang melimpah. Kepada-Mu kunaikkan sembah dan syukurku. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.