Tanggal 16 April

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? 8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" (Lukas 18:7, 8)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tetap gigih berdoa di saat menantikan jawaban dari Tuhan merupakan bukti dari iman yang kokoh. Pada umumnya orang berpendapat bahwa semakin teguh iman seseorang maka akan semakin cepat pula doanya akan terjawab. Sehingga seakan-akan bila doa seseorang tidak bersifat "cespleng" maka hal itu menunjukkan bahwa iman orang tersebut tidaklah kokoh. Pendapat tersebut tidaklah tepat. Sebab sesungguhnya cepat atau lambatnya jawaban atas doa adalah tergantung kepada kedaulatan Tuhan yang tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun juga. Justru di dalam masa penantian terhadap jawaban doa itulah iman kita diuji. Apabila kita tetap gigih berdoa, walaupun doa kita belum terjawab, maka sikap tersebut justru menunjukkan kekokohan dari iman kita kepada Tuhan.

 

Pentingnya kegigihan di dalam berdoa inilah yang diajarkan Yesus kepada para murid-Nya. Di dalam Lukas 18 dicatat Yesus mengisahkan tentang seorang janda yang dengan gigih meminta pembelaan dari seorang hakim yang lalim sampai permintaannya dikabulkan. Ia menegaskan bahwa berbeda dengan hakim tersebut Allah tidak pernah mengulur-ulur waktu dalam menjawab doa yang dipanjatkan oleh umat-Nya. Selanjutnya Ia berkata: "Jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" Dengan demikian Yesus mengutarakan bahwa bila seakan-akan Allah menunda jawaban atas doa yang dinaikkan kepada-Nya hal itu adalah karena Ia bermaksud untuk menguji iman dari umat-Nya. Oleh karena itu, salah satu bukti dari kekokohan iman adalah kegigihan kita di dalam berdoa.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda bersikap gigih dalam berdoa? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, tolonglah diriku untuk tidak menjadi patah semangat ketika doaku kepada-Mu belum juga Engkau kabulkan. Sekarang aku mengetahui bahwa di masa aku menantikan jawaban-Mu sesungguhnya Engkau sedang membentuk imanku. Dengan pertolongan Roh dan firman-Mu teguhkanlah imanku. Supaya dengan demikian aku dapat berdoa dengan gigih sampai aku menerima jawaban-Mu. Engkau tidak pernah mengingkari janji-Mu. Sesuai dengan firman-Mu, aku percaya bahwa Engkau tidak pernah berlambat-lambat namun senantiasa menjawab doa umat-Mu tepat pada waktunya.

 

Pagi hari ini dengan merendahkan diri di hadapan-Mu aku datang menghadap takhta anugerah-Mu. Aku percaya Engkau tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepada-Mu. Oleh sebab itu aku menyerahkan hidupku di sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu. Tuntun dan sertailah diriku dengan Roh-Mu. Mampukan diriku untuk menguatkan iman dari mereka yang sedang berputus asa. Sehingga dengan demikian bukan saja aku mengalami berkat-Mu, aku juga dapat menjadi saluran dari berkat-Mu bagi sesamaku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang setia, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 18

Mazmur 106

Yosua 23-24

 

 

 

 

Music: De Noche

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 16 April

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

3 Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya? 4 Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat. (Mazmur 144:3, 4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

9 Dihardik-Nya Laut Teberau, sehingga kering, dibawa-Nya mereka berjalan melalui samudera raya seperti melalui padang gurun. 10 Demikian diselamatkan-Nya mereka dari tangan pembenci, ditebus-Nya mereka dari tangan musuh; 11 air menutupi para lawan mereka, seorang pun dari pada mereka tiada tinggal. 12 Ketika itu percayalah mereka kepada segala firman-Nya, mereka menyanyikan puji-pujian kepada-Nya. (Mazmur 106:9-12)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku berterima kasih untuk anugerah-Mu yang sangat besar dan yang telah menyelamatkan hidupku. Seperti Engkau telah membebaskan umat-Mu, Israel, dari perbudakan di Mesir demikianlah Engkau telah memerdekakan diriku dari perbudakan dosa. Engkau telah menebus diriku dengan pengorbanan-Mu yang mulia, menghapuskan dosa-dosaku dan membaharui hidupku. Bukan itu saja, Engkau telah menyediakan masa depan yang indah bagi hidupku. Dengan kesetiaan dan kuasa-Mu Engkau menjamin bahwa hari esok yang limpah dengan kebahagiaan adalah pasti adanya.

 

Pada siang hari ini aku memohon pembelaan-Mu bagi hidupku. Bukalah jalan bagi diriku ketika aku menghadapi jalan yang buntu. Berikan kepadaku kemenangan atas semua masalah yang menghadang perjalanan hidupku. Genapilah janji-Mu bahwa Engkau tidak akan pernah meninggalkan diriku. Namun dengan kasih setia-Mu Engkau akan memberkati setiap langkah kehidupanku dengan keberhasilan. Agar supaya dengan demikian hidupku merupakan kesaksian tentang betapa besarnya kasih-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Adoramus te Christe

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 16 April

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu. (Mazmur 33:22)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

11 Maka demi nyawamu, bertekunlah mengasihi TUHAN, Allahmu. 12 Sebab jika kamu berbalik dan berpaut kepada sisa bangsa-bangsa ini yang masih tinggal di antara kamu, kawin-mengawin dengan mereka serta bergaul dengan mereka dan mereka dengan kamu, 13 maka ketahuilah dengan sesungguhnya, bahwa TUHAN, Allahmu, tidak akan menghalau lagi bangsa-bangsa itu dari depanmu. Tetapi mereka akan menjadi perangkap dan jerat bagimu, menjadi cambuk pada lambungmu dan duri di matamu, sampai kamu binasa dari tanah yang baik ini, yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. (Yosua 23:11-13)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sikap berkompromi dengan dosa akan menghancurkan hidup yang indah dan masa depan yang cerah. Memang secara sekilas kompromi terhadap dosa nampak seperti tindakan yang sepele. Tetapi bila sikap itu dibiarkan berlarut-larut maka akibatnya dosa akan merajalela di dalam hidup kita. Sama seperti enceng gondok yang dibiarkan tumbuh dan tidak segera diatasi. Pada akhirnya ia akan memenuhi telaga tempat dirinya berada dan mengakibatkan telaga itu menjadi dangkal dan luasnya berkurang. Oleh karena itu diperlukan komitmen yang teguh untuk mengasihi Tuhan serta sikap yang tegas untuk tidak berkompromi terhadap dosa. Dengan demikian kita akan terhindar dari keruntuhan hidup yang tidak seharusnya kita alami.

 

Sikap tegas terhadap dosa itulah yang disampaikan Yosua kepada umat Tuhan seperti yang tertulis di dalam Yosua 23. Menjelang akhir dari hidupnya Yosua berpesan agar umat Tuhan bertekun dalam mengasihi Tuhan serta menjaga diri agar hati mereka tidak terpaut kepada penduduk Kanaan. Sebab bila mereka berkompromi dengan para penyembah berhala tersebut maka akhirnya umat Tuhan akan terjerat dan ikut melakukan dosa yang dilakukan oleh penduduk Kanaan. Ia berkata bahwa bangsa Kanaan itu akan "menjadi cambuk pada lambungmu dan duri di matamu, sampai kamu binasa dari tanah yang baik ini, yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu." Singkat kata, sikap berkompromi dengan dosa akan menghancurkan hidup yang indah dan masa depan yang cerah.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, mengapa acapkali orang berkompromi dengan dosa? Apakah Anda juga hidup seperti itu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku berterima kasih untuk peringatan-Mu bagi diriku agar aku tidak hidup berkompromi dengan dosa. Aku menyadari bahwa godaan dan pencobaan senantiasa mengintai diriku dan selalu berupaya untuk menyeret aku ke dalam perbuatan dosa. Oleh sebab itu aku berdoa memohon anugerah-Mu agar Engkau tidak membiarkan diriku terjerumus ke dalam pencobaan. Oleh pertolongan Roh-Mu berikan kepadaku kepekaan terhadap godaan yang akan menyeret diriku untuk melanggar firman-Mu dan tindakan-tindakan yang mendukakan hati-Mu. Anugerahi diriku keteguhan hati untuk dapat mengalahkan godaan tersebut dengan firman-Mu.

 

Aku juga bersyukur kepada-Mu untuk semua kebaikan-Mu yang telah kualami pada hari ini. Dengan penuh kesabaran Engkau telah menuntun diriku di jalan-Mu yang benar. Dengan kuasa-Mu Engkau telah menolong diriku di dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabku. Dengan hikmat-Mu Engkau telah memampukan diriku untuk membuat keputusan-keputusan yang berkenan kepada-Mu. Dengan kasih-Mu Engkau telah membentangkan hari depan yang indah bagi diriku. Ke dalam tangan-Mu aku menyerahkan seluruh hidupku, dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku mengangkat doaku. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Crucem Tuam

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian ini dilakukan tiga kali sehari, yaitu dalam rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Di dalam rentang waktu tersebut setiap kali kita mengambil waktu antara 5 sampai 15 menit untuk beribadah kepada Tuhan. Panjang pendeknya waktu ini disesuaikan dengan keadaan dan kegiatan masing-masing orang.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.