materi.php2019-07-12ibadah-pagi

Tanggal 12 Juli

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Engkau, TUHAN, janganlah menahan rahmat-Mu dari padaku, kasih-Mu dan kebenaran-Mu kiranya menjaga aku selalu! (Mazmur 40:12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan." (Matius 11:28-30)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Di dalam ketaatan kepada Tuhan terdapat kemerdekaan yang sejati. Acapkali orang berpikir bahwa bila ia menaati kehendak Tuhan maka hidupnya tidak akan lagi bebas, sebab dirinya tidak boleh berbuat ini atau itu. Pandangan ini merupakan suatu pendapat yang keliru. Karena bila orang tidak menaati kehendak Tuhan maka hal tersebut menunjukkan bahwa ia dalam keadaan terbelenggu oleh keinginannya sendiri. Bukan itu saja, pemberontakannya kepada Tuhan tersebut mengakibatkan jiwanya tertindih oleh beban dosa. Sedangkan apabila orang menaklukkan dirinya kepada kehendak Tuhan maka ia akan dibebaskan dari beban dosa dan hidup di dalam kemerdekaan untuk melakukan kehendak Tuhan.

 

Prinsip tentang ketaatan yang membawa kemerdekaan ini dikemukakan oleh Yesus di dalam Matius 11. Ia memanggil orang yang letih lesu dan berbeban berat, karena hidup di luar kehendak Tuhan, untuk datang kepada-Nya. Ia berjanji bila orang bersedia memikul kuk yang Ia pasang serta belajar kepada-Nya maka jiwa mereka akan mendapat ketenangan. Dengan kata lain, apabila orang bersedia menaati kehendak Tuhan serta meneladani kelemahlembutan dan kerendahan hati-Nya maka mereka akan dibebaskan dari beban yang menindih jiwa mereka. Sehingga di dalam ketaatan kepada kehendak Tuhan itulah mereka mengalami kemerdekaan yang sejati.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Masih adakah kehendak Tuhan yang dengan sengaja tidak Anda taati? Apakah yang perlu Anda lakukan sekarang?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, tolonglah diriku agar aku senantiasa hidup menaati firman-Mu. Karena di dalam penyerahan diri kepada kehendak-Mu aku akan hidup di dalam kemerdekaan yang sejati. Sebaliknya dari hidup melayani dosa, aku akan hidup bebas dari beban dosa yang menindih hatiku. Sebaliknya dari hidup terbelenggu oleh keinginanku sendiri, aku akan hidup untuk menyenangkan hati-Mu. Aku sungguh bersyukur karena Engkau rela mengorbankan diri-Mu untuk memerdekakan diriku dari kuasa dosa dan hukuman dosa.

 

Mengawali hari ini aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Tuntunlah diriku untuk berjalan di jalan-jalan-Mu dan sertailah diriku di setiap jalan kehidupan yang harus kutempuh. Dengan terang firman-Mu yang menerangi hidupku jadikanlah diriku sebagai terang bagi lingkungan di sekitarku. Sehingga dengan demikian aku dapat membawa mereka yang masih hidup di dalam kegelapan untuk datang kepada anugerah-Mu. Tuhan, berkatilah semua yang kukerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Lindungilah diriku dari semua yang jahat. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sang Terang yang sejati, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Matius 11

Mazmur 11

Yoel 1-3

 

 

 

 

Music: Cantarei Ao Senhor

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 12 Juli

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; (Mazmur 139:23)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

4 TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia. 5 TUHAN menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan. 7 Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya. (Mazmur 11:4-5, 7)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, dengan mata-Mu Engkau menguji hatiku. Karena sesungguhnya tidak ada apapun yang dapat kusembunyikan dari pandangan mata-Mu. Ampunilah segala dosa dan kejahatanku, dan kuduskanlah hatiku dengan anugerah-Mu supaya dengan demikian aku dapat hidup berkenan kepada-Mu. Engkau yang adalah pribadi yang adil dan yang mengasihi keadilan, tolonglah diriku agar juga dapat berlaku adil kepada sesamaku. Tuhan, jagalah hatiku agar senantiasa tulus di hadapan-Mu sehingga hidupku berkenan kepada-Mu.

 

Aku merendahkan hatiku di hadapan-Mu dan memohon penyertaan-Mu di dalam hidupku. Tanpa tuntunan-Mu aku akan tersesat, dan tanpa pertolongan-Mu aku tidak akan sanggup mengatasi rintangan yang menghadang hidupku. Sebaliknya, apabila aku berjalan bersama dengan diri-Mu maka aku akan sanggup melakukan perkara-perkara yang jauh lebih besar daripada kemampuan diriku. Tolonglah diriku di dalam semua tugas dan tanggung jawabku, dan jadikanlah aku berkat bagi orang-orang di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang limpah dengan anugerah, aku berharap dan berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Tui Amoris Ignem

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 12 Juli

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

18 Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu. 19 Aku ini orang asing di dunia, janganlah sembunyikan perintah-perintah-Mu terhadap aku. 20 Hancur jiwaku karena rindu kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu. (Mazmur 119:18-20)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 "Tetapi sekarang juga," demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh." 13 Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. 14 Siapa tahu, mungkin Ia mau berbalik dan menyesal, dan ditinggalkan-Nya berkat, menjadi korban sajian dan korban curahan bagi TUHAN, Allahmu. (Yoel 2:12-14)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Pertobatan yang sejati akan membuahkan pemulihan dalam kehidupan kita. Apabila wujud dari pertobatan yang sejati adalah merendahkan hati di dalam penyesalan di hadapan Tuhan serta diikuti dengan tindakan berbalik dari kehidupan yang jahat, maka tidak demikian halnya dengan pertobatan yang semu. Pertobatan yang palsu hanyalah sekadar ungkapan penyesalan yang tidak sungguh-sungguh bersumber dari lubuk hati yang dalam, dan tidak diwujudkan di dalam langkah meninggalkan perbuatan dosa. Oleh karena itu apabila pertobatan yang semu akan diabaikan oleh Tuhan, maka pertobatan yang sejati akan ditanggapi-Nya dengan memulihkan kehidupan kita.

 

Panggilan kepada pertobatan yang sejati inilah yang dikemukakan Allah di dalam Yoel 2. Melalui nabi Yoel Ia menyampaikan kepada umat-Nya agar mereka berbalik dengan segenap hati kepada-Nya, mengoyak hati dan bukan sekadar mengoyak pakaian, serta merendahkan hati dengan menangis dan berpuasa. Ia berjanji bila umat-Nya sungguh-sungguh bertobat maka Ia akan berbalik dari menghukum menjadi memberkati mereka. Sehingga dengan demikian mereka akan mampu mempersembahkan korban sajian dan korban curahan bagi diri-Nya. Artinya, oleh karena pertobatan yang sejati maka dari hidup di dalam hukuman kita akan hidup di dalam berkat Tuhan secara berkelimpahan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Adakah pertobatan yang semu yang harus Anda tinggalkan dari dalam hidup Anda? Apakah yang perlu Anda lakukan untuk meninggalkannya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, ajarlah diriku agar senantiasa hidup di dalam pertobatan, yaitu hidup di dalam sikap rendah hati di hadapan-Mu. Aku menyadari bahwa masih banyak hal di dalam hidupku yang tidak berkenan kepada-Mu. Oleh sebab itu aku memohon agar Roh-Mu memeriksa hatiku dan mengungkapkan kepadaku hal-hal yang harus kubereskan di dalam hidupku. Aku memohon belas kasihan-Mu, ya Tuhan. Ampunilah aku atas ketidaktaatanku terhadap firman-Mu. Luruskanlah hatiku agar hidupku merupakan persembahan yang berkenan kepada-Mu.

 

Aku berterima kasih kepada-Mu untuk tuntunan-Mu yang telah kualami di sepanjang hari ini. Roh Kudus dan firman-Mu telah membimbing aku untuk berjalan di dalam kebenaran-Mu, sehingga aku dapat hidup sebagai saksi-Mu yang benar dan yang memuliakan nama-Mu. Aku menyadari semua itu kualami hanya karena anugerah-Mu yang besar bagi diriku. Aku menyerahkan semua yang telah kukerjakan pada hari ini dan masa depanku ke dalam tangan-Mu. Genapilah kehendak-Mu di dalam hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Jesus Le Christ

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.