materi.php2019-03-13ibadah-pagi

Tanggal 13 Maret

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Bermazmurlah bagi TUHAN, yang bersemayam di Sion, beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa. (Mazmur 9:12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. 15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. 16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. (Markus 16:14-16)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan acapkali memakai orang-orang yang terbatas untuk mengerjakan hal-hal yang tidak terbatas supaya dengan demikian anugerah-Nya nampak dengan jelas. Sebab ketika orang-orang yang luar biasa berhasil mengerjakan hal-hal yang biasa maka ia akan beranggapan bahwa keberhasilan tersebut adalah karena kehebatan dirinya. Ia akan cenderung melupakan Tuhan dan memuji dirinya sendiri. Itu sebabnya tak jarang Tuhan menyuruh orang biasa untuk mengerjakan hal-hal yang luar biasa. Supaya dengan demikian ketika mengalami keberhasilan mereka menyadari bahwa hal itu adalah karena anugerah dan pertolongan Tuhan. Sehingga sebaliknya dari menepuk dada mereka di dalam kerendahan hati mereka akan memuji-muji Tuhan.

 

Besarnya anugerah Tuhan tersebut dapat kita lihat dari perintah yang Ia berikan kepada para murid-Nya sebagaimana yang dicatat di dalam Markus 16. Di situ ditulis bahwa Yesus menampakkan diri-Nya kepada kesebelas orang murid-Nya. Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka karena sampai saat itu mereka belum percaya kepada kebangkitan Yesus dari kematian. Namun segera sesudah itu Ia menyuruh mereka untuk pergi ke seluruh dunia guna memberitakan Injil kepada segala makhluk. Suatu tugas yang sangat besar yang melampaui kemampuan yang terbatas dari para murid-Nya yang lemah imannya tersebut. Itulah anugerah. Di dalam anugerah-Nya tersebut Ia memakai orang-orang yang terbatas untuk mengerjakan hal-hal yang tidak terbatas supaya dengan demikian segala pujian hanya diperuntukkan bagi nama-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang seharusnya Anda lakukan ketika Tuhan menyuruh Anda untuk mengerjakan hal-hal yang menurut Anda mustahil untuk dilakukan? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari bahwa hidupku adalah semata-mata karena anugerah-Mu. Apabila Engkau berkenan menyelamatkan diriku dari kegelapan dan menganugerahkan kehidupan yang kekal, itu adalah karena anugerah-Mu. Dengan anugerah-Mu itu pula Engkau telah membuka kesempatan bagi diriku untuk hidup dengan berguna. Demikian pula kalau Engkau menuntun diriku untuk mengisi kehidupan ini bukan dengan kesiaan-siaan, namun dengan kehidupan yang memuliakan nama-Mu, itu juga karena anugerah-Mu. Oleh sebab itu dengan merendahkan diri di hadapan-Mu aku bersyukur kepada-Mu.

 

Mengawali hari ini aku mengangkat pujianku kepada-Mu. Sepanjang malam telah kulewati di dalam perlindungan-Mu. Hari dan kesempatan yang baru Engkau bentangkan di hadapanku. Ya Tuhan, bimbinglah diriku dengan Roh-Mu agar aku senantiasa berjalan di dalam kehendak-Mu. Berikan kepadaku kepekaan untuk dapat membedakan jalan yang membawa kepada kehidupan dan yang akan menjerumuskan diriku ke dalam kebinasaan. Pakailah diriku menjadi berkat bagi sesamaku dan duta dari kerajaan-Mu. Jangan biarkan diriku terjatuh ke dalam pencobaan dan lindungilah diriku terhadap yang jahat. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembalaku, aku berdoa dan memohon berkat. Amin.

 

 

Doa Memohon Rahmat Tuhan

 

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Markus 16

Mazmur 72

Bilangan 27-28

 

 

 

 

Music: Behute mich, Gott

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 13 Maret

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku! (Mazmur 18:3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

18 Terpujilah TUHAN, Allah Israel, yang melakukan perbuatan yang ajaib seorang diri! 19 Dan terpujilah kiranya nama-Nya yang mulia selama-lamanya, dan kiranya kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi. Amin, ya amin. (Mazmur 72:18, 19)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku memuji nama-Mu karena Engkau mahamulia. Kemuliaan-Mu abadi dan tidak pernah berubah namun tetap untuk selama-lamanya. Kuasa-Mu tidak terbatas dan perbuatan-perbuatan-Mu ajaib melampaui kemampuan akalku untuk mencernanya. Engkau sanggup melakukan semua itu tanpa bergantung kepada siapapun juga karena sesungguhnya Engkau adalah pribadi yang berdaulat. Dengan merendahkan diri di hadapan-Mu aku menyembah-Mu.

 

Ya Tuhan, karena Engkau yang memelihara hidupku maka aku tidak perlu merasa kuatir akan apapun juga. Tidak akan pernah Engkau lalai menjaga diriku dan mencukupkan semua yang kuperlukan di dalam hidupku. Oleh sebab itu aku memohon, berkatilah semua yang kukerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Mampukanlah diriku untuk melaksanakan semua tugas dan tangggung jawabku secara maksimal. Tuntunlah diriku dengan hikmat-Mu dan lindungilah diriku dengan kasih setia-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Laudate Dominum

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 13 Maret

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu! Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus. (Mazmur 65:5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

4 "Mengapa nama ayah kami harus hapus dari tengah-tengah kaumnya, oleh karena ia tidak mempunyai anak laki-laki? Berilah kami tanah milik di antara saudara-saudara ayah kami." 5 Lalu Musa menyampaikan perkara mereka itu ke hadapan TUHAN. 6 Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: 7 "Perkataan anak-anak perempuan Zelafehad itu benar; memang engkau harus memberikan tanah milik pusaka kepadanya di tengah-tengah saudara-saudara ayahnya; engkau harus memindahkan kepadanya hak atas milik pusaka ayahnya." (Bilangan 27:4-7)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Semua orang berharga di mata Tuhan, sehingga perbedaan jender hanyalah perbedaan dalam peranan dan bukan dalam tingkat kedudukan. Memang acapkali manusia membedakan orang berdasarkan keadaan jasmaniah dari yang bersangkutan. Sehingga tidak jarang laki-laki dianggap lebih bernilai dibandingkan perempuan. Tetapi tidak demikian halnya dengan Tuhan. Ia tidak menilai manusia berdasarkan keadaan jasmaniahnya. Sehingga baik laki-laki maupun perempuan sama-sama berharga di mata-Nya. Memang peranan mereka di dalam kehidupan sosial berbeda. Perempuan berperan sebagai ibu dan laki-laki berperan sebagai ayah. Namun perbedaan peranan tersebut tidaklah berarti bahwa seorang laki-laki memiliki tingkat kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan perempuan. Allah menghargai mereka secara sama di dalam peranan yang berbeda tersebut.

 

Penghargaan yang sama yang Allah berikan terhadap laki-laki maupun perempuan ini dicatat di dalam Bilangan 27. Di situ ditulis tentang anak-anak perempuan Zelafehad yang tidak memiliki saudara laki-laki. Sehingga ketika Zelafehad meninggal dunia anak-anak perempuannya tersebut hampir kehilangan hak waris. Itu sebabnya mereka menghadap kepada Musa dan mengadukan persoalan mereka. Menanggapi aduan tersebut Allah menyuruh Musa agar memberikan tanah milik Zelafehad sebagai warisan kepada anak-anak perempuannya. Dengan demikian Allah menegaskan bahwa semua orang berharga di mata-Nya. Singkat kata, kalaupun terdapat perbedaan jender, perbedaan tersebut hanyalah dalam hal peranan dan bukan dalam tingkat kedudukan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Bolehkah Anda membedakan orang berdasarkan keadaan jasmaniah mereka? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau sanggup menilik batin manusia sampai ke lubuk hati mereka. Apabila manusia menilai orang lain dari keadaan jasmaniah mereka tidak demikian dengan diri-Mu. Engkau tidak membeda-bedakan manusia berdasarkan keadaan jasmaniah mereka, namun Engkau mengukur manusia berdasarkan ketulusan hati dan ketaatan mereka kepada firman-Mu. Itu sebabnya ampuni diriku kalau aku membedakan orang berdasarkan keadaan jasmaniah mereka. Tolonglah diriku untuk mampu mengikuti teladan-Mu di dalam menghargai semua orang bagaimanapun keadaan jasmaniah mereka.

 

Aku bersyukur kepada-Mu karena sedemikian besar kasih-Mu sehingga Engkau juga bersedia menerima diriku apa adanya. Penerimaan itu membuat diriku menjadi berarti dan berharga. Di dalam kasih-Mu aku menemukan betapa berharganya hidupku di mata-Mu. Tolonglah diriku agar tidak menyia-nyiakan kehidupan yang Engkau berikan ini dengan hidup di luar kehendak-Mu. Namun oleh pertolongan-Mu sanggupkan diriku untuk mengisi setiap kesempatan yang Engkau berikan untuk memuliakan nama-Mu. Karena sesungguhnya Engkau layak menerima pujian dan hormat umat-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: The Kingdom of God

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.