materi.php2019-02-09ibadah-pagi

Tanggal 9 Februari

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus! Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita! (Mazmur 99:9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

21 Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka. 22 Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "Ini suara allah dan bukan suara manusia!" 23 Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing. (Kisah Para Rasul 12:21-23)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Berhati-hatilah bila orang memuji kita, terlebih lagi, jangan biarkan mereka memuja diri kita. Sebab antara memuji dan memuja adalah dua hal yang sangat berbeda. Adalah wajar apabila orang memuji orang lain karena gemilangnya prestasi atau luhurnya perilaku orang tersebut. Hanya saja kita harus bersikap hati-hati agar jangan sampai kita menjadi lupa diri. Terlebih lagi kita harus mencegah orang yang hendak memuja kita. Sebab dengan memuja kita maka yang bersangkutan secara tidak langsung telah menganggap bahwa diri kita adalah tuhannya. Dan bila kita tidak mencegah yang bersangkutan maka kita telah menggeser Allah dan menjadikan diri kita sebagai berhala. Hal ini merupakan suatu kekejian di mata Tuhan.

 

Hal itulah yang terjadi atas diri raja Herodes seperti yang dicatat di dalam Kisah Para Rasul 12. Yang bersangkutan membiarkan rakyat memuja, bukan sekadar memuji dirinya. Ia tidak mencegah orang banyak itu menganggap dirinya sebagai allah mereka. Sebagai akibat Allah menganggap Herodes tidak memberi hormat kepada-Nya, sehingga Ia menghukum yang bersangkutan. Oleh sebab itu ketika orang memuji diri kita maka kita harus segera meneruskan pujian itu kepada Tuhan agar kita tidak menjadi sombong. Sedangkan ketika orang memuja diri kita maka kita tidak boleh membiarkannya, namun harus segera mencegahnya. Sebab pada dasarnya hanya Tuhan sajalah yang patut disembah dan dipuja.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda ucapkan ketika orang memuji diri Anda? Dan apakah yang harus Anda katakan ketika orang memuja Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, hanya Engkau saja yang layak dipuja karena Engkaulah satu-satunya Allah yang benar. Kepada-Mulah semua makhluk di bumi dan di sorga harus datang untuk menyembah. Bagi-Mu segala puji-pujian, hormat dan kuasa karena Engkaulah yang menciptakan semua yang ada, dan oleh kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan. Kepada-Mu aku datang merendahkan diri dan mengagungkan nama-Mu. Ke dalam tangan-Mu aku menyerahkan diri dan di bawah kaki-Mu aku menaklukkan diriku. Terjadilah kehendak-Mu di dalam hidupku, karena kehendak-Mu itu sempurna, dan rancangan-Mu senantiasa baik bagi umat-Mu.

 

Tuhan, di pagi hari ini aku datang menghadap takhta anugerah-Mu dengan permohonan agar Engkau menjaga hatiku dari sikap takabur yang merupakan awal dari keruntuhan hidupku. Topanglah diriku dengan kasih setia-Mu dan tetapkanlah langkah-langkah hidupku sesuai dengan firman-Mu. Supaya dengan demikian diriku dapat menjadi persembahan yang berkenan kepada-Mu. Berikanlah kepadaku hati yang peka terhadap tuntunan-Mu, dan hati yang senantiasa taat untuk melakukan kehendak-Mu. Jadikanlah diriku sebagai saksi-Mu yang memuliakan nama-Mu di dalam segala hal yang kulakukan di sepanjang hari ini. Supaya dengan demikian melalui perkataan dan perbuatan aku dapat membawa orang untuk mengenal diri-Mu. Kepada-Mu aku berserah dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kisah Para Rasul 12

Mazmur 40

Keluaran 29-30

 

 

 

 

Music: Benedictus

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 9 Februari

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. 7 Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! (Mazmur 95:6, 7)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

2 Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong. 3 Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, 4 Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN. (Mazmur 40:2-4)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, tidak pernah Engkau mengabaikan seruanku kepada-Mu. Engkau senantiasa membuka telinga-Mu terhadap orang yang berharap kepada-Mu. Engkau mendengar permohonanku dan menjawabnya tepat pada waktunya sesuai dengan kehendak-Mu yang sempurna. Dengan kasih-Mu Engkau mengangkat diriku dari lembah kekelaman, dan menjejakkan kakiku di atas bukit batu, yaitu janji-Mu yang teguh dan yang tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. Dengan kuasa-Mu Engkau melindungi diriku dari semua yang jahat, sehingga semua orang dapat melihat betapa besar kasih setia-Mu kepada orang yang berteduh di bawah naungan rahmat-Mu.

 

Pada siang hari ini aku memuji-muji nama-Mu karena sungguh besar kebaikan-Mu bagi hidupku. Tak pernah Engkau lalai di dalam memelihara hidupku dan dengan kesetiaan-Mu Engkau senantiasa menuntun hidupku. Jalan-jalan-Mu itu sempurna dan rancangan-Mu senantiasa indah bagi orang yang mengasihi-Mu. Aku memohon agar Engkau memberkati semua hal yang kukerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Jangan biarkan aku terjerumus ke dalam pencobaan, dan lepaskanlah diriku dari semua yang jahat. Kepada-Mu aku berserah dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gunung batu perlindunganku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Bleibet Hier

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 9 Februari

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu. (Mazmur 86:11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

41 Domba yang lain haruslah kauolah pada waktu senja; sama seperti korban sajian dan korban curahannya pada waktu pagi harus engkau mengolahnya sebagai persembahan yang harum, suatu korban api-apian bagi TUHAN, 42 suatu korban bakaran yang tetap di antara kamu turun-temurun, di depan pintu Kemah Pertemuan di hadapan TUHAN. Sebab di sana Aku akan bertemu dengan kamu, untuk berfirman kepadamu. 45 Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel dan Aku akan menjadi Allah mereka. 46 Maka mereka akan mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allah mereka, yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, supaya Aku diam di tengah-tengah mereka; Akulah TUHAN, Allah mereka." (Keluaran 29:41-42, 45-46)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Adalah penting untuk beribadah secara konsisten, sebab melaluinya kita memelihara keakraban dengan Tuhan yang adalah sumber kehidupan kita. Kaitan antara keakraban dengan Tuhan dan ibadah ini adalah jelas. Orang yang semangatnya untuk beribadah mulai kendor dapat dipastikan bahwa relasinya dengan Tuhan juga mulai merenggang. Sebaliknya orang yang akrab dengan Tuhan pasti akan melakukan ibadah dengan penuh semangat dan konsisten. Karena pada dasarnya di dalam ibadah kita bertemu dengan Tuhan. Melalui perjumpaan itulah kita memelihara relasi dengan diri-Nya. Sedangkan relasi dengan Tuhan adalah relasi yang terpenting di dalam hidup kita, sebab sesungguhnya Tuhan adalah sumber kehidupan kita.

 

Kaitan antara ibadah dan keakraban dengan Tuhan tersebut dicatat di dalam Keluaran 29. Di situ ditulis bahwa Tuhan berfirman agar umat-Nya melakukan ibadah secara konsisten. Yaitu dengan mempersembahkan korban bakaran yang tetap di antara mereka turun-temurun. Tentang hal itu Ia memberikan penjelasan dengan berkata: "Sebab di sana Aku akan bertemu dengan kamu, untuk berfirman kepadamu." Artinya melalui ibadah tersebut umat-Nya berjumpa dan memelihara relasi dengan diri-Nya. Dia, yaitu Tuhan, adalah sumber kehidupan mereka sebagaimana yang Ia katakan: "Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel dan Aku akan menjadi Allah mereka." Singkat kata, adalah penting untuk beribadah secara konsisten, sebab melaluinya kita memelihara keakraban dengan Tuhan yang adalah sumber kehidupan kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda melakukan ibadah kepada Tuhan secara konsisten? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku berterima kasih kepada-Mu, sebab hanya karena anugerah-Mu sajalah aku boleh menjalin relasi yang akrab dengan diri-Mu. Engkau adalah pribadi yang sempurna dan mulia, sedangkan aku adalah manusia yang penuh dengan kekurangan dan noda. Engkau adalah sumber kehidupan yang sejati dan tanpa relasi dengan diri-Mu maka hidupku berada di dalam keadaan hampa, sia-sia dan binasa. Aku juga bersyukur karena Engkau mengizinkan diriku untuk datang beribadah kepada-Mu. Melaluinya aku membangun keakraban dengan diri-Mu, sehingga kehidupanku semakin hari semakin limpah dengan kebahagiaan. Tuhan, penuhilah hatiku dengan rasa haus kepada-Mu dan kerinduan untuk berjumpa dengan diri-Mu.

 

Aku berterima kasih kepada-Mu karena oleh kebaikan-Mu Engkau telah menolong diriku di dalam melaksanakan semua tugas dan tanggung jawabku di sepanjang hari ini. Oleh anugerah-Mu Engkau telah memanggil diriku untuk menjadi saksi-Mu melalui perkataan dan perbuatanku. Di dalam kehidupan yang sesuai dengan kebenaran-Mu itulah aku memuliakan nama-Mu di manapun diriku berada. Sehingga dengan demikian aku dapat menjadi terang di tengah kegelapan dan garam di tengah kehambaran. Ke dalam tangan-Mu aku menyerahkan masa depanku dengan yakin bahwa orang yang berharap kepada-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sumber kehidupanku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Tu Sei Sorgente Viva

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.