materi.php2019-02-07ibadah-pagi

Tanggal 7 Februari

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku. (Mazmur 26:2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang. 35 Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. 36 Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang. (Kisah Para Rasul 10:34-36)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kita harus bersedia menerima hal-hal yang tidak dapat kita ubah, dan berani mengubah hal-hal yang dapat serta harus kita ubah. Prinsip ini bertolak belakang dengan sikap kebanyakan orang. Tidak sedikit orang yang tidak bersedia menerima hal-hal yang tidak dapat ia ubah, seperti misalnya siapakah orang tua yang melahirkan dirinya, atau usia yang bersangkutan. Sebagai akibat ia merasa frustrasi dengan dirinya. Di saat yang sama ia tidak bersedia mengubah hal-hal yang sebenarnya dapat dan harus ia ubah. Seperti misalnya ia tidak mau mengubah kebiasaannya yaitu suka bermalas-malasan. Padahal hanya dengan bersedia menerima hal-hal yang tidak dapat kita ubah dan berani mengubah hal-hal yang dapat serta harus kita ubah barulah kita dapat hidup secara efektif.

 

Prinsip inilah yang disimpulkan Petrus di dalam Kisah Para Rasul 10. Di situ Petrus berkata: "Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya." Artinya, Allah bersedia menerima semua orang tanpa membedakan latar belakang kebangsaan yang bersangkutan, serta menilai semua orang berdasarkan sikap hati mereka kepada Allah dan kebenaran. Perlu dipahami bahwa latar belakang kebangsaan tidak dapat diubah, sedangkan sikap orang terhadap Tuhan dan kebenaran dapat berubah. Singkat kata, hanya bila orang bersedia menerima hal-hal yang tidak dapat ia ubah, dan berani mengubah hal-hal yang dapat serta harus ia ubah, barulah dirinya dapat secara efektif menjangkau bangsa-bangsa bagi Tuhan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah hal-hal yang harus dan dapat Anda ubah di dalam diri Anda yang belum juga kunjung Anda ubah? Mengapa belum Anda ubah?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku percaya apapun yang Engkau rencanakan dan kerjakan di dalam hidupku adalah baik dan akan membawa kebaikan bagi diriku. Aku bersyukur untuk hal-hal yang tidak dapat kuubah yang kualami di dalam hidupku, karena melaluinya Engkau membentuk hatiku agar menjadi semakin serupa dengan hati-Mu. Aku juga berdoa, berikan kepadaku hikmat agar aku dapat membedakan antara hal-hal yang tidak dapat kuubah dengan yang dapat dan harus kuubah. Ya Tuhan, berikan kepadaku iman dan keberanian untuk mengubah semua hal di dalam hidupku yang dapat dan harus kuubah agar hidupku semakin efektif dan menyenangkan hati-Mu.

 

Aku berterima kasih untuk hari yang baru ini. Aku akan menjalaninya dengan menyandarkan diri kepada kuasa, hikmat, kasih dan kesetiaan-Mu. Sebab kuasa-Mu tidak terbatas, hikmat-Mu jauh lebih tinggi daripada hikmat manusia, kasih-Mu tidak pernah berubah dan kesetiaan-Mu tetap untuk selama-lamanya. Dengan menyandarkan hidup kepada diri-Mu aku akan dapat melewati hari ini dengan kemenangan atas semua perintang yang menghadang. Tuntunan dan penyertaan-Mu akan menolong diriku untuk berjalan di dalam keberhasilan. Oleh pertolongan-Mu jadikanlah diriku saksi-Mu di manapun diriku berada. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kisah Para Rasul 10

Mazmur 38

Keluaran 25-26

 

 

 

 

Music: Il Signore Ti Ristora

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 7 Februari

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya TUHAN, Allah semesta alam, siapakah seperti Engkau? Engkau kuat, ya TUHAN, dan kesetiaan-Mu ada di sekeliling-Mu. (Mazmur 89:9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

16 Sebab kepada-Mu, ya TUHAN, aku berharap; Engkaulah yang akan menjawab, ya Tuhan, Allahku. 19 ya, aku mengaku kesalahanku, aku cemas karena dosaku. 22 Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN, Allahku, janganlah jauh dari padaku! 23 Segeralah menolong aku, ya Tuhan, keselamatanku! (Mazmur 38:16, 19, 22-23)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari bahwa aku adalah manusia yang tidak bebas dari dosa dan kesalahan. Dengan sengaja ataupun tidak sengaja berulang kali aku melanggar ketentuan firman-Mu. Oleh sebab itu dengan merendahkan diri di hadapan-Mu aku memohon pengampunan-Mu. Aku juga memohon agar Engkau menjauhkan segala noda dosa dari hidupku, supaya dengan demikian Engkau tidak menjauh dari diriku. Aku menyadari betapa hampanya hidupku bila Engkau menjauh dariku. Limpahkanlah rahmat-Mu dan pulihkanlah hidupku. Jawablah seruanku kepada-Mu, karena hanya kepada-Mu aku berharap.

 

Ya Tuhan sumber segala kebaikan dan yang limpah dengan kasih setia, kepada-Mu aku berlindung. Naungilah diriku dengan sayap kemurahan-Mu. Tuntunlah hidupku untuk kembali berjalan di dalam kehendak-Mu. Bawalah diriku ke dalam pelukan kasih-Mu, supaya semua orang yang melihat betapa besarnya belas kasihan-Mu kepada orang yang merendahkan diri di hadapan-Mu akan juga datang kepada anugerah-Mu. Supaya dengan demikian keselamatan yang dari pada-Mu itu juga dialami oleh semua orang yang kepadanya Engkau berkenan melimpahkan anugerah-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang limpah dengan rahmat, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Misericordias Domini

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 7 Februari

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur! (Mazmur 32:11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: 2 "Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu. 8 Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka. 9 Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu sebagai contoh Kemah Suci dan sebagai contoh segala perabotannya, demikianlah harus kamu membuatnya." (Keluaran 25:1-2, 8-9)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah suka melibatkan orang yang mengasihi Dia lebih daripada semua yang lain sebagai rekan sekerja-Nya. Sebab adalah sukar untuk bekerja sama dengan orang yang memiliki prioritas hidup yang berbeda. Sebagai contoh, apabila seseorang memprioritaskan kejujuran, dan orang yang lain memprioritaskan keuntungan, maka sukar bagi keduanya untuk dapat bekerja sama dengan baik. Karena orang yang memprioritaskan kejujuran akan rela menanggung rugi asal ia tidak mengorbankan kebenaran. Sebaliknya orang yang memprioritaskan keuntungan akan rela mengorbankan kebenaran asal ia diuntungkan.

 

Oleh sebab itu di dalam Keluaran 25 Allah menetapkan syarat tentang orang-orang Ia libatkan untuk membangun tempat kudus bagi diri-Nya. Mereka haruslah orang yang hatinya terdorong untuk memberi persembahan kepada Tuhan. Sikap rela untuk berkorban ini menunjukkan bahwa yang bersangkutan lebih mengasihi Tuhan daripada semua yang lain. Dengan kata lain, prioritas yang bersangkutan adalah sama dengan prioritas yang ada pada diri Tuhan, yaitu menggenapi rencana-Nya. Untuk menggenapi rencana-Nya, Allah di dalam kasih telah rela mengorbankan sesuatu yang paling berharga yang Ia miliki, yaitu Putra Tunggal-Nya, dengan mati di kayu salib bagi keselamatan umat manusia. Oleh sebab itu tidaklah mengherankan apabila Allah suka melibatkan orang yang mengasihi Dia lebih dari semua yang lain sebagai rekan sekerja-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda mengasihi Tuhan lebih dari semua yang lain yang ada pada diri Anda? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau adalah pribadi yang mahamulia, Pencipta langit dan bumi yang mengasihi diriku yang sesungguhnya tidak pantas untuk dikasihi. Di dalam kasih-Mu yang besar Engkau telah rela menyerahkan nyawa-Mu sampai mati di kayu salib. Supaya melalui pengorbanan-Mu itu aku yang seharusnya binasa di dalam dosa-dosaku beroleh keselamatan dan hidup yang kekal. Oleh sebab itu Engkau layak menerima segenap kasihku. Ya Tuhan, tolonglah diriku dengan Roh-Mu agar aku dapat sungguh-sungguh mengasihi diri-Mu lebih daripada yang lain. Supaya dengan demikian kehidupanku berkenan di hadapan-Mu.

 

Dengan merendahkan diri di hadapan-Mu aku juga bersyukur karena Engkau di dalam anugerah-Mu telah memanggil diriku untuk terlibat di dalam rencana-Mu. Aku menyadari bahwa sebenarnya tidak ada apapun yang istimewa di dalam hidupku yang membuat Engkau memerlukan diriku. Itu sebabnya apabila Engkau memanggil aku untuk terlibat di dalam rencana-Mu, hal tersebut adalah semata-mata karena kemurahan-Mu. Dengan menyandarkan diri kepada rahmat-Mu itulah aku menyerahkan hari esokku ke dalam tangan-Mu. Aku percaya Engkau telah memulai perkara yang baik di dalam hidupku pasti akan menyelesaikannya sampai sempurna pada waktunya. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang limpah dengan anugerah, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: The Kingdom of God

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.