Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

Selasa, 9 Oktober 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan Engkau menjawab kami, ya Allah yang menyelamatkan kami, Engkau, yang menjadi kepercayaan segala ujung bumi dan pulau-pulau yang jauh-jauh. (Mazmur 65:6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. 13 Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. (Lukas 21:12, 13)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan sanggup mengubah kesulitan yang kita alami karena melakukan kebenaran menjadi kesempatan untuk memuliakan nama-Nya. Adalah suatu kenyataan sehari-hari bahwa tidak semua orang akan menyambut dengan baik perbuatan kita yang benar. Karena mereka hidup dalam ketidakbenaran, maka sebagai akibat perbuatan kita yang benar akan membuat mereka membenci diri kita. Di dalam situasi tersebut kita tidak perlu berputus asa. Karena Tuhan adalah pribadi yang berdaulat, maka Ia sanggup mengubah kesulitan yang kita alami itu menjadi kesempatan bagi diri kita untuk memuliakan nama-Nya.

 

Kemampuan Tuhan dalam mengubah kesulitan menjadi sarana untuk menggenapi rencana-Nya yang indah ini dicatat di dalam Lukas 21. Di situ Tuhan Yesus menjelaskan tentang penganiayaan yang akan dialami oleh para murid-Nya oleh sebab mereka menjadi pengikut-Nya. Lebih jauh Ia juga berkata bahwa penganiayaan tersebut akan menjadi kesempatan bagi para murid-Nya untuk bersaksi kepada para raja dan penguasa yang menganiaya mereka. Artinya Ia sanggup mengubah kesulitan yang dialami oleh para pengikut-Nya karena melakukan kebenaran menjadi kesempatan untuk memuliakan nama-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang harus Anda lakukan ketika Anda dibenci oleh orang karena Anda melakukan kebenaran? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari bahwa tidak semua orang akan menyukai diriku apabila aku hidup di dalam kebenaran firman-Mu. Bahkan tak jarang oleh karena itu mereka membenci diriku dan mengupayakan hal yang jahat terhadap hidupku. Namun aku juga percaya bahwa Engkau sanggup mengubah setiap kesulitan yang aku hadapi karena hidup di dalam kehendak-Mu itu untuk menjadi kesempatan bagi diriku untuk memuliakan nama-Mu. Engkau mampu mengubah semua kesulitan menjadi kesempatan yang bermakna dan berharga. Ya Tuhan, teguhkanlah imanku kepada-Mu.

 

Kembali aku bersyukur untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepadaku pada hari ini. Aku menyerahkan seluruh hidupku ke dalam tangan anugerah-Mu. Tolonglah diriku agar mampu menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawabku di sepanjang hari ini. Tuntunlah aku dengan firman-Mu agar aku hidup sesuai dengan jalan-jalan-Mu. Berkatilah semua yang aku kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Jadikanlah diriku saluran kasih-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitar diriku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolong hidupku, aku menyerahkan seluruh permohonan dan ucapan syukurku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 21

Mazmur 100

Yehezkiel 4-6

 

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

Selasa, 9 Oktober 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Terhadap segala jalan kejahatan aku menahan kakiku, supaya aku berpegang pada firman-Mu. (Mazmur 119:101)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Mazmur untuk korban syukur. Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi! 2 Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! 3 Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. (Mazmur 100:1-3)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, aku menyadari bahwa Engkaulah yang menciptakan aku dan memiliki diriku. Engkau bersedia melindungi dan memelihara aku sama seperti gembala yang bersedia melindungi dan memelihara kawanan domba miliknya. Engkau bersedia menuntun hidupku sesuai dengan kebenaran-Mu dan tidak membiarkan diriku tersesat. Karena itu aku percaya bahwa bersama-Mu aku tidak perlu takut menghadapi perkara yang sulit dan aku tidak akan berkekurangan. Itulah sebabnya aku menaikkan puji-pujian sebagai korban syukurku dan beribadah kepada-Mu dengan penuh sukacita.

 

Kasih setia-Mu yang tak berkesudahan menjadi sumber kekuatan hidupku dalam menunaikan tugas dan tanggung jawabku di sepanjang hari ini. Roh Kudus, berikan kepadaku kekuatan dalam menghadapi setiap tantangan agar aku mampu melewatinya dengan kemenangan. Berikan hikmat-Mu dalam setiap pertimbangan supaya aku tidak mengambil jalan yang salah dan yang menjerumuskan kepada kesesatan. Lindungilah diriku dari segala malapetaka dan luputkanlah aku dari segala niat jahat orang lain. Dengan demikian jiwaku bersukacita karena segala kebaikan dan kemurahan yang Engkau berikan kepadaku. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Sang Penuntun hidupku, aku memanjatkan doaku. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

Selasa, 9 Oktober 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

8 Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu. 9 Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu; Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu. 10 Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang. (Mazmur 36:8-10)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

5 Aku akan mencampakkan mayat-mayat orang Israel di hadapan berhala-berhala mereka dan menghamburkan tulang-tulangmu keliling mezbah-mezbahmu. 8 Tetapi sebagian, yaitu yang terluput dari pedang, akan Kutinggalkan hidup di antara bangsa-bangsa, bilamana kamu dihamburkan ke negeri-negeri itu. 9 Di sana, di tengah-tengah bangsa-bangsa, ke mana mereka dibawa tertawan, orang-orang yang terluput dari antara kamu akan mengingat kepada-Ku, tatkala Aku mengembalikan hati mereka yang berzinah itu, yang sudah menjauh dari pada-Ku dan mengalihkan mata mereka, yang selalu berzinah dengan mengikuti berhala-berhala mereka; maka mereka sendiri akan merasa mual melihat kejahatan yang mereka lakukan dan melihat segala perbuatan mereka yang keji. (Yehezkiel 6:5, 8-9)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sebagai seorang bapa yang baik, demikianlah di balik hukuman yang Ia jatuhkan kepada umat-Nya sesungguhnya Tuhan memiliki maksud yang baik terhadap diri mereka. Tidak akan pernah seorang ayah yang baik menjatuhkan hukuman kepada anak-anaknya demi untuk merusak masa depan mereka. Justru sebaliknya, sekeras apapun tindakan pendisiplinan yang ia jatuhkan hal itu adalah demi kebaikan anak-anaknya. Hal yang sama pulalah yang Tuhan lakukan terhadap umat-Nya. Hukuman yang Ia timpakan kepada umat-Nya adalah demi kebaikan mereka.

 

Prinsip tentang tujuan dari penghukuman ini Tuhan sampaikan kepada umat-Nya di dalam Yehezkiel 6. Di situ melalui nabi Yehezkiel Ia menubuatkan tentang hukuman yang sangat berat yang akan Ia jatuhkan kepada umat-Nya karena penyembahan berhala yang mereka lakukan. Tuhan berkata bahwa Ia akan menghamburkan umat-Nya itu ke antara bangsa-bangsa lain di dalam pembuangan. Lebih jauh Ia juga menjelaskan bahwa melalui hukuman tersebut Ia akan membawa mereka untuk mengingat diri-Nya dan "mereka sendiri akan merasa mual melihat kejahatan yang mereka lakukan dan melihat segala perbuatan mereka yang keji." Dengan kata lain, hukuman yang Ia jatuhkan kepada umat-Nya adalah demi kebaikan mereka, yaitu untuk menyadarkan umat-Nya akan kesalahan-kesalahan yang telah mereka lakukan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apabila Tuhan menghukum Anda, bagaimana seharusnya Anda menyikapi hukuman tersebut? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku percaya kasih setia-Mu tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. Bahkan di kala aku berlaku tidak setia kepada-Mu pun Engkau tetap tidak meninggalkan kesetiaan-Mu itu. Sehingga kalaupun Engkau menghukum diriku sebenarnya di balik hukuman-Mu itu kasih setia-Mu tidak pernah berubah terhadap diriku. Di dalam kemurahan-Mu Engkau selalu membawa diriku untuk kembali kepada-Mu. Aku bersyukur untuk anugerah-Mu yang melampaui batas akalku yang telah menyelamatkan diriku tersebut. Ampunilah diriku atas semua pelanggaran dan kesalahanku. Ya Tuhan, pulihkanlah hidupku.

 

Aku juga bersyukur kepada-Mu ya Tuhan untuk penyertaan-Mu yang telah aku alami di sepanjang hari ini. Dengan tangan-Mu yang kuat Engkau telah melindungi diriku dan menjauhkan hidupku dari semua malapetaka. Dengan kebaikan-Mu yang tidak pernah berkesudahan Engkau telah memelihara hidupku di sepanjang hari ini. Aku menyerahkan seluruh jerih lelah dan hasil pekerjaanku ke dalam tangan-Mu. Sempurnakanlah semuanya itu dengan keberhasilan agar dengan demikian semua yang kuhasilkan menyenangkan hati-Mu. Kembali aku menyerahkan masa depanku ke dalam tangan anugerah-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang setia, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Selasa, 9 Oktober 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan Engkau menjawab kami, ya Allah yang menyelamatkan kami, Engkau, yang menjadi kepercayaan segala ujung bumi dan pulau-pulau yang jauh-jauh. (Mazmur 65:6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. 13 Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. (Lukas 21:12, 13)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan sanggup mengubah kesulitan yang kita alami karena melakukan kebenaran menjadi kesempatan untuk memuliakan nama-Nya. Adalah suatu kenyataan sehari-hari bahwa tidak semua orang akan menyambut dengan baik perbuatan kita yang benar. Karena mereka hidup dalam ketidakbenaran, maka sebagai akibat perbuatan kita yang benar akan membuat mereka membenci diri kita. Di dalam situasi tersebut kita tidak perlu berputus asa. Karena Tuhan adalah pribadi yang berdaulat, maka Ia sanggup mengubah kesulitan yang kita alami itu menjadi kesempatan bagi diri kita untuk memuliakan nama-Nya.

 

Kemampuan Tuhan dalam mengubah kesulitan menjadi sarana untuk menggenapi rencana-Nya yang indah ini dicatat di dalam Lukas 21. Di situ Tuhan Yesus menjelaskan tentang penganiayaan yang akan dialami oleh para murid-Nya oleh sebab mereka menjadi pengikut-Nya. Lebih jauh Ia juga berkata bahwa penganiayaan tersebut akan menjadi kesempatan bagi para murid-Nya untuk bersaksi kepada para raja dan penguasa yang menganiaya mereka. Artinya Ia sanggup mengubah kesulitan yang dialami oleh para pengikut-Nya karena melakukan kebenaran menjadi kesempatan untuk memuliakan nama-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang harus Anda lakukan ketika Anda dibenci oleh orang karena Anda melakukan kebenaran? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari bahwa tidak semua orang akan menyukai diriku apabila aku hidup di dalam kebenaran firman-Mu. Bahkan tak jarang oleh karena itu mereka membenci diriku dan mengupayakan hal yang jahat terhadap hidupku. Namun aku juga percaya bahwa Engkau sanggup mengubah setiap kesulitan yang aku hadapi karena hidup di dalam kehendak-Mu itu untuk menjadi kesempatan bagi diriku untuk memuliakan nama-Mu. Engkau mampu mengubah semua kesulitan menjadi kesempatan yang bermakna dan berharga. Ya Tuhan, teguhkanlah imanku kepada-Mu.

 

Kembali aku bersyukur untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepadaku pada hari ini. Aku menyerahkan seluruh hidupku ke dalam tangan anugerah-Mu. Tolonglah diriku agar mampu menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawabku di sepanjang hari ini. Tuntunlah aku dengan firman-Mu agar aku hidup sesuai dengan jalan-jalan-Mu. Berkatilah semua yang aku kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Jadikanlah diriku saluran kasih-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitar diriku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolong hidupku, aku menyerahkan seluruh permohonan dan ucapan syukurku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 21

Mazmur 100

Yehezkiel 4-6

 

Selasa, 9 Oktober 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Terhadap segala jalan kejahatan aku menahan kakiku, supaya aku berpegang pada firman-Mu. (Mazmur 119:101)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Mazmur untuk korban syukur. Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi! 2 Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! 3 Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. (Mazmur 100:1-3)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, aku menyadari bahwa Engkaulah yang menciptakan aku dan memiliki diriku. Engkau bersedia melindungi dan memelihara aku sama seperti gembala yang bersedia melindungi dan memelihara kawanan domba miliknya. Engkau bersedia menuntun hidupku sesuai dengan kebenaran-Mu dan tidak membiarkan diriku tersesat. Karena itu aku percaya bahwa bersama-Mu aku tidak perlu takut menghadapi perkara yang sulit dan aku tidak akan berkekurangan. Itulah sebabnya aku menaikkan puji-pujian sebagai korban syukurku dan beribadah kepada-Mu dengan penuh sukacita.

 

Kasih setia-Mu yang tak berkesudahan menjadi sumber kekuatan hidupku dalam menunaikan tugas dan tanggung jawabku di sepanjang hari ini. Roh Kudus, berikan kepadaku kekuatan dalam menghadapi setiap tantangan agar aku mampu melewatinya dengan kemenangan. Berikan hikmat-Mu dalam setiap pertimbangan supaya aku tidak mengambil jalan yang salah dan yang menjerumuskan kepada kesesatan. Lindungilah diriku dari segala malapetaka dan luputkanlah aku dari segala niat jahat orang lain. Dengan demikian jiwaku bersukacita karena segala kebaikan dan kemurahan yang Engkau berikan kepadaku. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Sang Penuntun hidupku, aku memanjatkan doaku. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Selasa, 9 Oktober 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

8 Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu. 9 Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu; Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu. 10 Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang. (Mazmur 36:8-10)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

5 Aku akan mencampakkan mayat-mayat orang Israel di hadapan berhala-berhala mereka dan menghamburkan tulang-tulangmu keliling mezbah-mezbahmu. 8 Tetapi sebagian, yaitu yang terluput dari pedang, akan Kutinggalkan hidup di antara bangsa-bangsa, bilamana kamu dihamburkan ke negeri-negeri itu. 9 Di sana, di tengah-tengah bangsa-bangsa, ke mana mereka dibawa tertawan, orang-orang yang terluput dari antara kamu akan mengingat kepada-Ku, tatkala Aku mengembalikan hati mereka yang berzinah itu, yang sudah menjauh dari pada-Ku dan mengalihkan mata mereka, yang selalu berzinah dengan mengikuti berhala-berhala mereka; maka mereka sendiri akan merasa mual melihat kejahatan yang mereka lakukan dan melihat segala perbuatan mereka yang keji. (Yehezkiel 6:5, 8-9)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sebagai seorang bapa yang baik, demikianlah di balik hukuman yang Ia jatuhkan kepada umat-Nya sesungguhnya Tuhan memiliki maksud yang baik terhadap diri mereka. Tidak akan pernah seorang ayah yang baik menjatuhkan hukuman kepada anak-anaknya demi untuk merusak masa depan mereka. Justru sebaliknya, sekeras apapun tindakan pendisiplinan yang ia jatuhkan hal itu adalah demi kebaikan anak-anaknya. Hal yang sama pulalah yang Tuhan lakukan terhadap umat-Nya. Hukuman yang Ia timpakan kepada umat-Nya adalah demi kebaikan mereka.

 

Prinsip tentang tujuan dari penghukuman ini Tuhan sampaikan kepada umat-Nya di dalam Yehezkiel 6. Di situ melalui nabi Yehezkiel Ia menubuatkan tentang hukuman yang sangat berat yang akan Ia jatuhkan kepada umat-Nya karena penyembahan berhala yang mereka lakukan. Tuhan berkata bahwa Ia akan menghamburkan umat-Nya itu ke antara bangsa-bangsa lain di dalam pembuangan. Lebih jauh Ia juga menjelaskan bahwa melalui hukuman tersebut Ia akan membawa mereka untuk mengingat diri-Nya dan "mereka sendiri akan merasa mual melihat kejahatan yang mereka lakukan dan melihat segala perbuatan mereka yang keji." Dengan kata lain, hukuman yang Ia jatuhkan kepada umat-Nya adalah demi kebaikan mereka, yaitu untuk menyadarkan umat-Nya akan kesalahan-kesalahan yang telah mereka lakukan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apabila Tuhan menghukum Anda, bagaimana seharusnya Anda menyikapi hukuman tersebut? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku percaya kasih setia-Mu tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. Bahkan di kala aku berlaku tidak setia kepada-Mu pun Engkau tetap tidak meninggalkan kesetiaan-Mu itu. Sehingga kalaupun Engkau menghukum diriku sebenarnya di balik hukuman-Mu itu kasih setia-Mu tidak pernah berubah terhadap diriku. Di dalam kemurahan-Mu Engkau selalu membawa diriku untuk kembali kepada-Mu. Aku bersyukur untuk anugerah-Mu yang melampaui batas akalku yang telah menyelamatkan diriku tersebut. Ampunilah diriku atas semua pelanggaran dan kesalahanku. Ya Tuhan, pulihkanlah hidupku.

 

Aku juga bersyukur kepada-Mu ya Tuhan untuk penyertaan-Mu yang telah aku alami di sepanjang hari ini. Dengan tangan-Mu yang kuat Engkau telah melindungi diriku dan menjauhkan hidupku dari semua malapetaka. Dengan kebaikan-Mu yang tidak pernah berkesudahan Engkau telah memelihara hidupku di sepanjang hari ini. Aku menyerahkan seluruh jerih lelah dan hasil pekerjaanku ke dalam tangan-Mu. Sempurnakanlah semuanya itu dengan keberhasilan agar dengan demikian semua yang kuhasilkan menyenangkan hati-Mu. Kembali aku menyerahkan masa depanku ke dalam tangan anugerah-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang setia, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.