Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

Selasa, 11 September 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu. (Mazmur 119:18)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah, 2 yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal. 3 Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya. (Ibrani 6:1-3)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Adalah penting untuk memulai kehidupan di atas dasar yang benar, namun adalah tidak kalah pentingnya untuk membangun kehidupan itu dengan kebenaran juga. Sama seperti kekokohan suatu bangunan sangatlah ditentukan oleh fondasinya. Apabila dasar dari bangunan itu teguh maka dapat diharapkan bangunan itupun akan menjadi kokoh. Hanya saja walaupun sudah dibangun di atas fondasi yang kuat tetapi apabila bagian atasnya tidak dibangun sebagaimana seharusnya, maka kekokohan fondasi tersebut tidaklah terlalu berguna. Agar suatu bangunan dapat berfungsi dan tahan lama, maka sesudah diletakkan di atas fondasi yang kuat, selanjutnya ia harus dibangun dengan menggunakan bahan-bahan bangunan yang berkualitas tinggi pula.

 

Demikian pula dengan kehidupan seorang pengikut Kristus. Sebagaimana yang diutarakan di dalam Ibrani 6 sesudah kehidupan seorang pengikut Kristus dibangun dengan fondasi yang kokoh, yaitu ajaran Kristus yang benar, maka selanjutnya kehidupan rohaninya haruslah dibangun kepada perkembangannya yang penuh. Untuk itu ia tidak boleh lagi berkutat hanya pada ajaran tentang pertobatan, dasar kepercayaan kepada Allah dan ajaran-ajaran dasar lainnya. Namun ia harus bertumbuh di dalam ajaran kebenaran yang membawa dirinya kepada kedewasaan yang penuh. Di dalam hal ini yaitu agar ia semakin mencerminkan sifat-sifat Kristus di dalam hidupnya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan agar diri Anda semakin bertumbuh di dalam perkembangan yang penuh yaitu mencerminkan sifat-sifat Kristus? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, sungguh besar anugerah-Mu bagi diriku. Aku bersyukur karena Engkau telah menyelamatkan diriku dari dosa dan hukuman dosa, serta memperdamaikan diriku dengan Allah Bapa. Engkau telah melahirkan diriku ke dalam hidup yang baru, dengan masa depan yang baru yang Engkau bentangkan. Aku memohon, penuhilah hidupku dengan Roh-Mu dan bentuklah hidupku dengan firman-Mu yang mendewasakan diriku. Agar supaya dengan demikian hidupku semakin bertumbuh di dalam iman dan pengenalan akan Engkau, semakin mencerminkan sifat-sifat-Mu dan semakin memuliakan nama-Mu dengan menjadi berkat di manapun diriku berada.

 

Tuhan, kembali aku bersyukur untuk hari yang baru yang Kau berikan kepadaku dan Aku menyerahkan diriku ke dalam tangan anugerah-Mu. Berikan kepadaku kekuatan yang baru agar aku dapat menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawabku di sepanjang hari ini. Tuntunlah aku dengan firman-Mu agar aku tidak menyimpang dari segala jalan-jalan-Mu. Berkatilah semua yang akan aku kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan dan jauhkanlah diriku dari kesombongan dan tipu daya si jahat. Jadikan diriku saluran kasih-Mu bagi lingkungan di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang telah menebus hidupku serta memberikan hari depan yang penuh pengharapan kepadaku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Ibrani 6

Mazmur 72

Zefanya 1-3

 

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

Selasa, 11 September 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh. (Mazmur 149:1)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; 13 ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin. (Mazmur 72:12, 13)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah Raja alam semesta yang selalu dapat diandalkan. Kepada-Mu ya Tuhan aku meminta pertolongan dan menyerahkan segala beban hidupku. Engkaulah Tuhan yang bertindak sebagai pembela bagi orang-orang yang miskin dan tertindas. Sebagai penolong dalam kesesakan Engkau sangat terbukti. Hanya Engkaulah Tuhan satu-satunya sumber harapanku. Ya Tuhan, dengarlah seruanku dan indahkanlah permohonanku, karena Engkau adalah sandaran hidupku. Engkau yang sanggup mengubah ratapanku menjadi tari-tarian sukacita karena kemenangan yang kualami. Aku bersyukur Tuhan untuk kebaikan dan kasih setia-Mu yang tidak ada habis-habisnya itu.

 

Kembali aku menyerahkan hidup dan semua yang kukerjakan ke dalam tangan-Mu yang ajaib dan penuh kuasa. Aku berharap kepada anugerah dan pertolongan-Mu yang memampukan diriku untuk mengerjakan semua tugas dan tanggung jawabku dengan maksimal. Berikan kepadaku hikmat dan kecakapan dalam setiap keputusan yang harus kuambil. Mampukan diriku untuk berlaku cerdik seperti ular namun tulus seperti merpati dalam menempuh perjalanan hidupku. Jadikan diriku menjadi alat-Mu untuk membawa berkat-Mu bagi banyak orang. Di dalam nama Yesus, Tuhan dan Juruselamatku, aku telah berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

Selasa, 11 September 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! 2 Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya! (Mazmur 117:1, 2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai, 18 seperti pada hari pertemuan raya." "Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela." (Zefanya 3:17, 18)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Berbeda dengan manusia, apabila Allah mengampuni kita maka Ia akan melupakan kesalahan-kesalahan kita. Memang tidak jarang orang yang walaupun berkata bahwa dirinya telah mengampuni orang lain yang telah berbuat salah kepada dirinya namun di dalam kenyataan ia terus mengungkit-ungkit kesalahan tersebut. Artinya sesungguhnya ia tidak dapat melupakan perbuatan orang yang ia pandang telah merugikan dirinya itu. Hal ini menunjukkan bahwa ia belum sungguh-sungguh mengampuni orang lain tersebut. Tetapi tidak demikian halnya dengan Tuhan. Apabila Ia mengampuni maka ia tidak akan mengingat kesalahan orang tersebut.

 

Hal tersebut Ia utarakan melalui nabi Zefanya dan dicatat di dalam Zefanya 3. Kepada umat-Nya yang telah membelakangi Dia, sehingga mereka mengalami hukuman pembuangan ke negeri asing, Tuhan berjanji bahwa Ia akan mengampuni, memulihkan dan melupakan segala kesalahan mereka. Tentang hal itu Ia berkata: "Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela." Hal ini menunjukkan bahwa bila Tuhan mengampuni orang yang berdosa kepada-Nya maka Ia akan sungguh-sungguh mengampuni yang bersangkutan. Sehingga dengan demikian bila kita menoleh ke masa lalu maupun hari depan, kita dapat memandangnya dengan hati yang bersyukur kepada Tuhan karena besar anugerah pengampunan-Nya bagi kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Masih adakah orang yang bersalah kepada Anda yang belum Anda ampuni? Apakah yang perlu Anda lakukan untuk sungguh-sungguh melupakan kesalahan yang bersangkutan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa yang maha pengasih serta maha pengampun, aku bersyukur karena dengan anugerah-Mu Engkau telah mengampuni diriku atas semua dosa-dosaku, menghapuskan masa laluku yang gelap dari ingatan-Mu dan melupakan semua kesalahan-kesalahanku. Anugerah-Mu yang besar itu memungkinkan diriku berdamai dengan diri-Mu, dengan diriku sendiri dan dengan sesamaku. Oleh sebab itu ampunilah diriku apabila aku masih juga belum dapat mengampuni serta melupakan orang-orang yang bersalah kepadaku. Tolonglah diriku agar dapat hidup dengan hati yang bebas dari dendam dan kepahitan, namun dengan hati yang penuh kasih dan pengampunan seperti hati-Mu.

 

Ya Tuhan Allahku, aku bersyukur untuk penyertaan-Mu yang telah aku alami di sepanjang hari ini. Berjalan bersama-Mu membuat diriku mengalami pertolongan, penghiburan dan kekuatan yang berlimpah-limpah. Tangan-Mu yang kuat itulah yang selalu melindungi dan menyelamatkan diriku dari semua marabahaya. Aku bersyukur Tuhan, untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib dalam hidupku. Aku menyerahkan semua jerih lelah dan hasil pekerjaanku di sepanjang hari ini kepada-Mu, dan kiranya Engkau menyempurnakan semuanya itu. Aku juga menyerahkan masa depanku ke dalam tangan-Mu. Bawalah diriku ke hari esok yang indah seperti yang telah Engkau rencanakan bagi hidupku. Terpujilah nama-Mu Bapa, demi nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Selasa, 11 September 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu. (Mazmur 119:18)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah, 2 yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal. 3 Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya. (Ibrani 6:1-3)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Adalah penting untuk memulai kehidupan di atas dasar yang benar, namun adalah tidak kalah pentingnya untuk membangun kehidupan itu dengan kebenaran juga. Sama seperti kekokohan suatu bangunan sangatlah ditentukan oleh fondasinya. Apabila dasar dari bangunan itu teguh maka dapat diharapkan bangunan itupun akan menjadi kokoh. Hanya saja walaupun sudah dibangun di atas fondasi yang kuat tetapi apabila bagian atasnya tidak dibangun sebagaimana seharusnya, maka kekokohan fondasi tersebut tidaklah terlalu berguna. Agar suatu bangunan dapat berfungsi dan tahan lama, maka sesudah diletakkan di atas fondasi yang kuat, selanjutnya ia harus dibangun dengan menggunakan bahan-bahan bangunan yang berkualitas tinggi pula.

 

Demikian pula dengan kehidupan seorang pengikut Kristus. Sebagaimana yang diutarakan di dalam Ibrani 6 sesudah kehidupan seorang pengikut Kristus dibangun dengan fondasi yang kokoh, yaitu ajaran Kristus yang benar, maka selanjutnya kehidupan rohaninya haruslah dibangun kepada perkembangannya yang penuh. Untuk itu ia tidak boleh lagi berkutat hanya pada ajaran tentang pertobatan, dasar kepercayaan kepada Allah dan ajaran-ajaran dasar lainnya. Namun ia harus bertumbuh di dalam ajaran kebenaran yang membawa dirinya kepada kedewasaan yang penuh. Di dalam hal ini yaitu agar ia semakin mencerminkan sifat-sifat Kristus di dalam hidupnya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan agar diri Anda semakin bertumbuh di dalam perkembangan yang penuh yaitu mencerminkan sifat-sifat Kristus? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, sungguh besar anugerah-Mu bagi diriku. Aku bersyukur karena Engkau telah menyelamatkan diriku dari dosa dan hukuman dosa, serta memperdamaikan diriku dengan Allah Bapa. Engkau telah melahirkan diriku ke dalam hidup yang baru, dengan masa depan yang baru yang Engkau bentangkan. Aku memohon, penuhilah hidupku dengan Roh-Mu dan bentuklah hidupku dengan firman-Mu yang mendewasakan diriku. Agar supaya dengan demikian hidupku semakin bertumbuh di dalam iman dan pengenalan akan Engkau, semakin mencerminkan sifat-sifat-Mu dan semakin memuliakan nama-Mu dengan menjadi berkat di manapun diriku berada.

 

Tuhan, kembali aku bersyukur untuk hari yang baru yang Kau berikan kepadaku dan Aku menyerahkan diriku ke dalam tangan anugerah-Mu. Berikan kepadaku kekuatan yang baru agar aku dapat menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawabku di sepanjang hari ini. Tuntunlah aku dengan firman-Mu agar aku tidak menyimpang dari segala jalan-jalan-Mu. Berkatilah semua yang akan aku kerjakan pada hari ini dengan keberhasilan dan jauhkanlah diriku dari kesombongan dan tipu daya si jahat. Jadikan diriku saluran kasih-Mu bagi lingkungan di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang telah menebus hidupku serta memberikan hari depan yang penuh pengharapan kepadaku, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Ibrani 6

Mazmur 72

Zefanya 1-3

 

Selasa, 11 September 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh. (Mazmur 149:1)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; 13 ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin. (Mazmur 72:12, 13)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah Raja alam semesta yang selalu dapat diandalkan. Kepada-Mu ya Tuhan aku meminta pertolongan dan menyerahkan segala beban hidupku. Engkaulah Tuhan yang bertindak sebagai pembela bagi orang-orang yang miskin dan tertindas. Sebagai penolong dalam kesesakan Engkau sangat terbukti. Hanya Engkaulah Tuhan satu-satunya sumber harapanku. Ya Tuhan, dengarlah seruanku dan indahkanlah permohonanku, karena Engkau adalah sandaran hidupku. Engkau yang sanggup mengubah ratapanku menjadi tari-tarian sukacita karena kemenangan yang kualami. Aku bersyukur Tuhan untuk kebaikan dan kasih setia-Mu yang tidak ada habis-habisnya itu.

 

Kembali aku menyerahkan hidup dan semua yang kukerjakan ke dalam tangan-Mu yang ajaib dan penuh kuasa. Aku berharap kepada anugerah dan pertolongan-Mu yang memampukan diriku untuk mengerjakan semua tugas dan tanggung jawabku dengan maksimal. Berikan kepadaku hikmat dan kecakapan dalam setiap keputusan yang harus kuambil. Mampukan diriku untuk berlaku cerdik seperti ular namun tulus seperti merpati dalam menempuh perjalanan hidupku. Jadikan diriku menjadi alat-Mu untuk membawa berkat-Mu bagi banyak orang. Di dalam nama Yesus, Tuhan dan Juruselamatku, aku telah berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Selasa, 11 September 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! 2 Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya! (Mazmur 117:1, 2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai, 18 seperti pada hari pertemuan raya." "Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela." (Zefanya 3:17, 18)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Berbeda dengan manusia, apabila Allah mengampuni kita maka Ia akan melupakan kesalahan-kesalahan kita. Memang tidak jarang orang yang walaupun berkata bahwa dirinya telah mengampuni orang lain yang telah berbuat salah kepada dirinya namun di dalam kenyataan ia terus mengungkit-ungkit kesalahan tersebut. Artinya sesungguhnya ia tidak dapat melupakan perbuatan orang yang ia pandang telah merugikan dirinya itu. Hal ini menunjukkan bahwa ia belum sungguh-sungguh mengampuni orang lain tersebut. Tetapi tidak demikian halnya dengan Tuhan. Apabila Ia mengampuni maka ia tidak akan mengingat kesalahan orang tersebut.

 

Hal tersebut Ia utarakan melalui nabi Zefanya dan dicatat di dalam Zefanya 3. Kepada umat-Nya yang telah membelakangi Dia, sehingga mereka mengalami hukuman pembuangan ke negeri asing, Tuhan berjanji bahwa Ia akan mengampuni, memulihkan dan melupakan segala kesalahan mereka. Tentang hal itu Ia berkata: "Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela." Hal ini menunjukkan bahwa bila Tuhan mengampuni orang yang berdosa kepada-Nya maka Ia akan sungguh-sungguh mengampuni yang bersangkutan. Sehingga dengan demikian bila kita menoleh ke masa lalu maupun hari depan, kita dapat memandangnya dengan hati yang bersyukur kepada Tuhan karena besar anugerah pengampunan-Nya bagi kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Masih adakah orang yang bersalah kepada Anda yang belum Anda ampuni? Apakah yang perlu Anda lakukan untuk sungguh-sungguh melupakan kesalahan yang bersangkutan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa yang maha pengasih serta maha pengampun, aku bersyukur karena dengan anugerah-Mu Engkau telah mengampuni diriku atas semua dosa-dosaku, menghapuskan masa laluku yang gelap dari ingatan-Mu dan melupakan semua kesalahan-kesalahanku. Anugerah-Mu yang besar itu memungkinkan diriku berdamai dengan diri-Mu, dengan diriku sendiri dan dengan sesamaku. Oleh sebab itu ampunilah diriku apabila aku masih juga belum dapat mengampuni serta melupakan orang-orang yang bersalah kepadaku. Tolonglah diriku agar dapat hidup dengan hati yang bebas dari dendam dan kepahitan, namun dengan hati yang penuh kasih dan pengampunan seperti hati-Mu.

 

Ya Tuhan Allahku, aku bersyukur untuk penyertaan-Mu yang telah aku alami di sepanjang hari ini. Berjalan bersama-Mu membuat diriku mengalami pertolongan, penghiburan dan kekuatan yang berlimpah-limpah. Tangan-Mu yang kuat itulah yang selalu melindungi dan menyelamatkan diriku dari semua marabahaya. Aku bersyukur Tuhan, untuk pemeliharaan-Mu yang ajaib dalam hidupku. Aku menyerahkan semua jerih lelah dan hasil pekerjaanku di sepanjang hari ini kepada-Mu, dan kiranya Engkau menyempurnakan semuanya itu. Aku juga menyerahkan masa depanku ke dalam tangan-Mu. Bawalah diriku ke hari esok yang indah seperti yang telah Engkau rencanakan bagi hidupku. Terpujilah nama-Mu Bapa, demi nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.