Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

Selasa, 10 Juli 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. (Mazmur 13:6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri. 2 Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni." (Matius 9:1, 2)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan menghargai iman yang diwujudkan di dalam tindakan. Tidak jarang orang berkata bahwa dirinya beriman atau mempercayai kasih dan kuasa Tuhan. Namun pernyataan tersebut hanyalah kata-kata yang kosong belaka sebab tidak diwujudkan di dalam tindakan-tindakan yang membuktikan iman tersebut. Sedangkan iman yang sejati dibuktikan di dalam tindakan. Iman yang seperti itu akan mengundang jawaban Tuhan dalam bentuk uluran tangan pertolongan-Nya. Dengan kata lain, iman yang diwujudkan dalam tindakan tidaklah akan sia-sia.

 

Iman yang sejati inilah yang ada dalam diri orang-orang yang membawa seorang yang lumpuh kepada Yesus seperti yang ditulis di dalam Matius 9. Dicatat bahwa "Yesus melihat iman mereka." Artinya iman dari orang-orang tersebut bukanlah sekadar kata-kata kosong belaka, namun terlihat melalui tindakan mereka yaitu dalam membawa si lumpuh tersebut kepada Tuhan. Selain itu juga dicatat bahwa karena Yesus melihat iman mereka maka Ia menolong si orang lumpuh tersebut dengan mengampuni dosanya serta menyembuhkan yang bersangkutan. Singkat kata, iman yang sejati, yaitu yang diwujudkan di dalam tindakan, tidaklah sia-sia namun mengundang penghargaan Tuhan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudah sejatikah iman Anda kepada Tuhan? Apakah bukti dari jawaban Anda tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, tambahkanlah imanku sehingga aku bukan hidup sekadar mengandalkan kemampuanku sendiri yang terbatas. Sebab bila aku hanya bersandar pada kesanggupanku yang terbatas itu maka sesungguhnya aku membatasi masa depanku. Namun bila aku berharap kepada kasih dan kuasa-Mu yang tidak terbatas maka aku akan melihat karya-Mu yang baik dan tidak terbatas itu terjadi di dalam kehidupanku sehari-hari. Aku bersyukur sebab iman kepada-Mu tidak akan pernah mengecewakan.

 

Tuhan, tolonglah diriku dalam menunaikan tugas dan tanggung jawabku di sepanjang hari ini. Tuntunlah diriku ya Roh Kudus sehingga apa yang aku kerjakan hari ini mendatangkan keberhasilan, karena apabila Engkau memberkatinya maka semua akan menjadi berhasil. Sertailah diriku senantiasa dengan hikmat-Mu sehingga aku mampu membuat keputusan-keputusan yang tepat. Dengan demikian hidupku akan menjadi saksi-Mu yang memberkati sesamaku. Lindungilah diriku dari semua malapetaka dan luputkanlah dari segala niat jahat orang lain. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan, sumber iman dan hikmat yang benar, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Matius 9

Mazmur 9

Obaja 1

 

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

Selasa, 10 Juli 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku. (Mazmur 19:15)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

8 Tetapi TUHAN bersemayam untuk selama-lamanya, takhta-Nya didirikan-Nya untuk menjalankan penghakiman. 9 Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran. 10 Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan. (Mazmur 9:8-10)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan yang mahaadil, tiada Allah yang seperti diri-Mu. Engkau berdaulat atas seluruh alam semesta dan takhta-Mu abadi selama-lamanya. Semua yang ada di alam semesta ini berubah namun kuasa, kasih dan keadilan-Mu tetap untuk selama-lamanya. Ya Hakim Alam Semesta, kepada-Mu aku berlindung dan mengharapkan pertolongan. Sebab Engkaulah pembela mereka yang lemah dan diinjak. Di dalam keadilan-Mu Engkau menaungi mereka yang terdesak dan memberikan damai sejahtera bagi mereka yang berharap kepada-Mu.

 

Allah yang mulia, aku memohon penyertaan-Mu dalam mengerjakan tugas-tugas yang masih harus kuselesaikan pada hari ini. Aku percaya campur tangan-Mu senantiasa mendatangkan kebaikan. Mampukanlah diriku untuk melakukan yang terbaik dan ulurkan tangan anugerah-Mu agar diriku dapat membawa dampak yang positif bagi lingkungan di sekitarku. Pakailah diriku yang terbatas ini untuk menyatakan kasih dan kuasa-Mu yang tidak terbatas sehingga orang yang belum mengenal diri-Mu akan memperoleh kesempatan untuk percaya kepada-Mu. Kepada-Mu dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang benar dan Hakim yang adil, aku memanjatkan ucapan syukur dan doaku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

Selasa, 10 Juli 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya! (Mazmur 34:9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau, ya engkau yang tinggal di liang-liang batu, di tempat kediamanmu yang tinggi; engkau yang berkata dalam hatimu: "Siapakah yang sanggup menurunkan aku ke bumi?" 4 Sekalipun engkau terbang tinggi seperti burung rajawali, bahkan, sekalipun sarangmu ditempatkan di antara bintang-bintang, dari sana pun Aku akan menurunkan engkau, demikianlah firman TUHAN. (Obaja 1:3, 4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Apabila kerendahan hati akan mendatangkan belas kasihan Tuhan maka kecongkakan akan mendatangkan keruntuhan. Sebab sehebat atau sekuat apapun diri kita sesungguhnya kecongkakan akan mengakibatkan kita menjadi terlena sehingga mengalami keruntuhan yang kita tidak sangkakan. Namun apabila kita hidup di dalam kerendahan hati maka sebagai akibat kita akan senantiasa bersikap mawas diri. Sikap ini bukan saja mencegah kita dari kejatuhan yang tidak kita harapkan juga akan mengundang pertolongan Tuhan yang menopang kita dari keruntuhan.

 

Kecongkakan yang membuat orang terlena dan membawa kepada keruntuhan itulah yang ada pada diri bangsa Edom sebagaimana yang dinubuatkan di dalam Obaja 1. Mereka beranggapan karena tinggal di liang-liang pada gunung batu yang tinggi maka tidak ada siapapun yang dapat mengalahkan mereka. Keangkuhan yang dibenci Tuhan ini telah memperdaya bangsa tersebut. Sebab Tuhanlah yang akan meruntuhkan mereka dengan membiarkan bangsa Edom mengalami kekalahan oleh lawan-lawan mereka. Dengan kata lain, kecongkakan karena merasa diri kuat merupakan kelemahan yang meruntuhkan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, congkak atau rendah hatikah diri Anda? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, ampunilah kecongkakan diriku. Sebaliknya dari menyadari keterbatasan diriku di hadapan kemuliaan-Mu seringkali aku menyombongkan diriku sendiri dengan meremehkan orang lain, beranggapan bahwa diriku lebih baik dari semua mereka dan merasa tidak memerlukan diri-Mu. Padahal dengan bersikap seperti demikian aku sebenarnya sedang menipu diriku sendiri dan menjerumuskan hidupku ke dalam keruntuhan. Ulurkan belas kasihan-Mu, bentuklah diriku dengan Roh dan firman-Mu agar aku hidupku mencerminkan hati-Mu yang penuh kasih dan kerendahan hati.

 

Terima kasih Tuhan oleh pertolongan-Mu aku telah menjalani hari yang hampir berlalu ini. Aku menyerahkan semua yang telah kukerjakan ke dalam tangan-Mu dan memohon perkenan-Mu untuk menyempurnakannya agar mendatangkan kemuliaan bagi nama-Mu. Oleh anugerah-Mu aku mengisi hari ini dengan kehidupan yang tidak sia-sia namun bermakna. Aku memohon pertolongan-Mu, Roh Kudus, dalam menjalani hidup esok hari agar lebih banyak lagi perbuatan baik yang akan kutaburkan untuk memberkati sesamaku. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, pribadi yang mulia dan rendah hati, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Memohon Rahmat Tuhan

 

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Selasa, 10 Juli 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. (Mazmur 13:6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri. 2 Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni." (Matius 9:1, 2)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan menghargai iman yang diwujudkan di dalam tindakan. Tidak jarang orang berkata bahwa dirinya beriman atau mempercayai kasih dan kuasa Tuhan. Namun pernyataan tersebut hanyalah kata-kata yang kosong belaka sebab tidak diwujudkan di dalam tindakan-tindakan yang membuktikan iman tersebut. Sedangkan iman yang sejati dibuktikan di dalam tindakan. Iman yang seperti itu akan mengundang jawaban Tuhan dalam bentuk uluran tangan pertolongan-Nya. Dengan kata lain, iman yang diwujudkan dalam tindakan tidaklah akan sia-sia.

 

Iman yang sejati inilah yang ada dalam diri orang-orang yang membawa seorang yang lumpuh kepada Yesus seperti yang ditulis di dalam Matius 9. Dicatat bahwa "Yesus melihat iman mereka." Artinya iman dari orang-orang tersebut bukanlah sekadar kata-kata kosong belaka, namun terlihat melalui tindakan mereka yaitu dalam membawa si lumpuh tersebut kepada Tuhan. Selain itu juga dicatat bahwa karena Yesus melihat iman mereka maka Ia menolong si orang lumpuh tersebut dengan mengampuni dosanya serta menyembuhkan yang bersangkutan. Singkat kata, iman yang sejati, yaitu yang diwujudkan di dalam tindakan, tidaklah sia-sia namun mengundang penghargaan Tuhan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudah sejatikah iman Anda kepada Tuhan? Apakah bukti dari jawaban Anda tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, tambahkanlah imanku sehingga aku bukan hidup sekadar mengandalkan kemampuanku sendiri yang terbatas. Sebab bila aku hanya bersandar pada kesanggupanku yang terbatas itu maka sesungguhnya aku membatasi masa depanku. Namun bila aku berharap kepada kasih dan kuasa-Mu yang tidak terbatas maka aku akan melihat karya-Mu yang baik dan tidak terbatas itu terjadi di dalam kehidupanku sehari-hari. Aku bersyukur sebab iman kepada-Mu tidak akan pernah mengecewakan.

 

Tuhan, tolonglah diriku dalam menunaikan tugas dan tanggung jawabku di sepanjang hari ini. Tuntunlah diriku ya Roh Kudus sehingga apa yang aku kerjakan hari ini mendatangkan keberhasilan, karena apabila Engkau memberkatinya maka semua akan menjadi berhasil. Sertailah diriku senantiasa dengan hikmat-Mu sehingga aku mampu membuat keputusan-keputusan yang tepat. Dengan demikian hidupku akan menjadi saksi-Mu yang memberkati sesamaku. Lindungilah diriku dari semua malapetaka dan luputkanlah dari segala niat jahat orang lain. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan, sumber iman dan hikmat yang benar, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Matius 9

Mazmur 9

Obaja 1

 

Selasa, 10 Juli 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku. (Mazmur 19:15)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

8 Tetapi TUHAN bersemayam untuk selama-lamanya, takhta-Nya didirikan-Nya untuk menjalankan penghakiman. 9 Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran. 10 Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan. (Mazmur 9:8-10)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan yang mahaadil, tiada Allah yang seperti diri-Mu. Engkau berdaulat atas seluruh alam semesta dan takhta-Mu abadi selama-lamanya. Semua yang ada di alam semesta ini berubah namun kuasa, kasih dan keadilan-Mu tetap untuk selama-lamanya. Ya Hakim Alam Semesta, kepada-Mu aku berlindung dan mengharapkan pertolongan. Sebab Engkaulah pembela mereka yang lemah dan diinjak. Di dalam keadilan-Mu Engkau menaungi mereka yang terdesak dan memberikan damai sejahtera bagi mereka yang berharap kepada-Mu.

 

Allah yang mulia, aku memohon penyertaan-Mu dalam mengerjakan tugas-tugas yang masih harus kuselesaikan pada hari ini. Aku percaya campur tangan-Mu senantiasa mendatangkan kebaikan. Mampukanlah diriku untuk melakukan yang terbaik dan ulurkan tangan anugerah-Mu agar diriku dapat membawa dampak yang positif bagi lingkungan di sekitarku. Pakailah diriku yang terbatas ini untuk menyatakan kasih dan kuasa-Mu yang tidak terbatas sehingga orang yang belum mengenal diri-Mu akan memperoleh kesempatan untuk percaya kepada-Mu. Kepada-Mu dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang benar dan Hakim yang adil, aku memanjatkan ucapan syukur dan doaku, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Selasa, 10 Juli 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya! (Mazmur 34:9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

3 Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau, ya engkau yang tinggal di liang-liang batu, di tempat kediamanmu yang tinggi; engkau yang berkata dalam hatimu: "Siapakah yang sanggup menurunkan aku ke bumi?" 4 Sekalipun engkau terbang tinggi seperti burung rajawali, bahkan, sekalipun sarangmu ditempatkan di antara bintang-bintang, dari sana pun Aku akan menurunkan engkau, demikianlah firman TUHAN. (Obaja 1:3, 4)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Apabila kerendahan hati akan mendatangkan belas kasihan Tuhan maka kecongkakan akan mendatangkan keruntuhan. Sebab sehebat atau sekuat apapun diri kita sesungguhnya kecongkakan akan mengakibatkan kita menjadi terlena sehingga mengalami keruntuhan yang kita tidak sangkakan. Namun apabila kita hidup di dalam kerendahan hati maka sebagai akibat kita akan senantiasa bersikap mawas diri. Sikap ini bukan saja mencegah kita dari kejatuhan yang tidak kita harapkan juga akan mengundang pertolongan Tuhan yang menopang kita dari keruntuhan.

 

Kecongkakan yang membuat orang terlena dan membawa kepada keruntuhan itulah yang ada pada diri bangsa Edom sebagaimana yang dinubuatkan di dalam Obaja 1. Mereka beranggapan karena tinggal di liang-liang pada gunung batu yang tinggi maka tidak ada siapapun yang dapat mengalahkan mereka. Keangkuhan yang dibenci Tuhan ini telah memperdaya bangsa tersebut. Sebab Tuhanlah yang akan meruntuhkan mereka dengan membiarkan bangsa Edom mengalami kekalahan oleh lawan-lawan mereka. Dengan kata lain, kecongkakan karena merasa diri kuat merupakan kelemahan yang meruntuhkan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, congkak atau rendah hatikah diri Anda? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, ampunilah kecongkakan diriku. Sebaliknya dari menyadari keterbatasan diriku di hadapan kemuliaan-Mu seringkali aku menyombongkan diriku sendiri dengan meremehkan orang lain, beranggapan bahwa diriku lebih baik dari semua mereka dan merasa tidak memerlukan diri-Mu. Padahal dengan bersikap seperti demikian aku sebenarnya sedang menipu diriku sendiri dan menjerumuskan hidupku ke dalam keruntuhan. Ulurkan belas kasihan-Mu, bentuklah diriku dengan Roh dan firman-Mu agar aku hidupku mencerminkan hati-Mu yang penuh kasih dan kerendahan hati.

 

Terima kasih Tuhan oleh pertolongan-Mu aku telah menjalani hari yang hampir berlalu ini. Aku menyerahkan semua yang telah kukerjakan ke dalam tangan-Mu dan memohon perkenan-Mu untuk menyempurnakannya agar mendatangkan kemuliaan bagi nama-Mu. Oleh anugerah-Mu aku mengisi hari ini dengan kehidupan yang tidak sia-sia namun bermakna. Aku memohon pertolongan-Mu, Roh Kudus, dalam menjalani hidup esok hari agar lebih banyak lagi perbuatan baik yang akan kutaburkan untuk memberkati sesamaku. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, pribadi yang mulia dan rendah hati, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Memohon Rahmat Tuhan

 

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.