Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

Senin, 16 April 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? 8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" (Lukas 18:7, 8)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Iman antara lain dibuktikan oleh kegigihan di dalam berdoa. Adakalanya orang berpendapat bahwa semakin teguh iman seseorang maka akan semakin cepat pula yang bersangkutan akan memperoleh jawaban atas doanya. Sehingga seakan-akan bila doa seseorang tidak bersifat "cespleng" maka hal itu menunjukkan bahwa iman dari orang tersebut tidaklah kokoh. Padahal sesungguhnya cepat atau lambatnya jawaban atas doa adalah tergantung kepada kedaulatan Tuhan dan bukan ditentukan oleh iman kita. Justru di dalam masa penantian terhadap jawaban doa itulah iman kita diuji, dan apabila terbukti bahwa kita tetap gigih berdoa maka sikap itu menunjukkan kekokohan dari iman kita kepada-Nya.

 

Prinsip inilah yang diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya di dalam Lukas 18. Melalui kisah tentang seorang janda yang dengan gigih meminta pembelaan dari seorang hakim yang lalim, Yesus menjelaskan bahwa Allah tidak pernah mengulur-ulur waktu dalam menjawab doa yang dipanjatkan umat-Nya. Kalaupun seakan-akan Ia menunda jawaban atas doa yang dinaikkan kepada-Nya, hal itu adalah karena Ia bermaksud untuk melihat dan membentuk iman dari mereka yang berdoa. Apabila ternyata di dalam iman mereka siang malam berseru kepada-Nya, maka pastilah Ia akan menjawab doa umat-Nya itu tepat pada waktunya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda hal apakah yang seringkali menjadi penghalang bagi kita untuk berdoa dengan gigih kepada Tuhan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau mengingatkan aku untuk tidak menyerah kalah dan kehilangan pengharapan ketika doa-doaku belum Engkau kabulkan. Aku sadar bahwa di dalam masa penantian terhadap jawaban doaku itulah Engkau sedang menguji dan bahkan membentuk imanku. Aku percaya Engkau tidak pernah mengulur-ulur waktu untuk menjawab doaku sebab Engkau selalu bekerja dan menjadikan semuanya indah pada waktunya. Oleh sebab itu Tuhan tolonglah aku agar dapat dengan gigih tetap berharap kepada-Mu, sebab selalu ada harapan dan jalan keluar bagi orang yang percaya kepada-Mu.

 

Pagi hari ini aku juga berdoa bagi teman-temanku yang sedang kehilangan pengharapan dan putus asa, bangkitkan kembali semangat dan iman mereka kepada-Mu ya Tuhan. Berikan kepada mereka pengharapan yang baru agar mereka tetap percaya dan terus menaikkan doa-doa mereka dengan gigih sampai mereka melihat doa-doa mereka dijawab oleh-Mu ya Tuhan. Aku juga menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu. Tuntun dan sertailah diriku di sepanjang hari ini dan di minggu ini. Dengan penuh percaya kepada-Mu aku menaikkan doaku ini di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 18

Mazmur 106

Yosua 23-24

 

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

Senin, 16 April 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

3 Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya? 4 Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat. (Mazmur 144:3, 4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

9 Dihardik-Nya Laut Teberau, sehingga kering, dibawa-Nya mereka berjalan melalui samudera raya seperti melalui padang gurun. 10 Demikian diselamatkan-Nya mereka dari tangan pembenci, ditebus-Nya mereka dari tangan musuh; 11 air menutupi para lawan mereka, seorang pun dari pada mereka tiada tinggal. 12 Ketika itu percayalah mereka kepada segala firman-Nya, mereka menyanyikan puji-pujian kepada-Nya. (Mazmur 106:9-12)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, selama ini telah banyak pengalaman anugerah yang telah aku lalui bersama dengan-Mu. Di saat aku tertekan dan putus asa Engkau selalu memberikan kekuatan dan pengharapan yang baru. Ketika aku menghadapi jalan yang buntu Engkau selalu mengulurkan tangan untuk membuka jalan keluar. Bahkan ketika aku melupakan diri-Mu Engkau tidak pernah melupakan diriku. Dengan penuh kesabaran dan melalui berbagai cara Engkau selalu membawaku untuk kembali kepada-Mu. Sungguh besar kasih setia-Mu kepadaku.

 

Tuhan, dengan kemurahan-Mu jagailah hidupku. Jauhkanlah dariku hati yang menyimpang, hidup yang dikuasai oleh hawa nafsu dan melupakan segala kebaikan-Mu. Biarlah aku selalu mengingat semua kebaikan dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib yang pernah aku alami dan dari dalam hatiku selalu terpancar sukacita dan ucapan syukur kepada-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku aku menaikkan doaku ini. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

Senin, 16 April 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu. (Mazmur 33:22)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

11 Maka demi nyawamu, bertekunlah mengasihi TUHAN, Allahmu. 12 Sebab jika kamu berbalik dan berpaut kepada sisa bangsa-bangsa ini yang masih tinggal di antara kamu, kawin-mengawin dengan mereka serta bergaul dengan mereka dan mereka dengan kamu, 13 maka ketahuilah dengan sesungguhnya, bahwa TUHAN, Allahmu, tidak akan menghalau lagi bangsa-bangsa itu dari depanmu. Tetapi mereka akan menjadi perangkap dan jerat bagimu, menjadi cambuk pada lambungmu dan duri di matamu, sampai kamu binasa dari tanah yang baik ini, yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. (Yosua 23:11-13)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Berkompromi terhadap dosa akan mengakibatkan hidup yang indah dan masa depan yang cerah menjadi hancur berantakan. Memang kompromi terhadap dosa terlihat seperti tindakan yang sepele, tetapi apabila sikap itu dibiarkan maka pada akhirnya dosa akan merajalela di dalam hidup kita. Alhasil dosa akan merusak sendi-sendi kehidupan dan menghancurkan seluruh aspek kehidupan kita. Untuk itulah diperlukan komitmen yang kuat untuk mengasihi Tuhan, menaati perintah-perintah-Nya serta sikap yang tegas untuk tidak berkompromi terhadap dosa, supaya dengan demikian kita akan terhindar dari keruntuhan hidup yang tidak seharusnya kita alami.

 

Pesan itulah yang diutarakan Yosua kepada umat Tuhan seperti yang tertulis dalam Yosua 23. Ia berpesan agar mereka mengambil keputusan dan komitmen untuk mengasihi Tuhan serta menaati perintah-perintah-Nya dengan sepenuhnya. Dalam kaitan itu Yosua memperingatkan agar umat Tuhan tidak membiarkan penduduk Kanaan yang menyembah berhala itu mempengaruhi mereka baik melalui pergaulan maupun perkawinan. Karena sikap berkompromi terhadap dosa ini akan mengakibatkan mereka terjerat, mengalami penderitaan dan kehilangan berkat-berkat yang Tuhan telah berikan kepada mereka. Dengan kata lain, sikap ceroboh karena menganggap ringan pengaruh dari dosa akan berakibat fatal terhadap masa depan mereka.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, mengapa acapkali orang berkompromi terhadap dosa? Apa akibat dari sikap tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, aku berterima kasih untuk peringatan yang Engkau berikan agar aku bersikap waspada terhadap dosa dan tidak berkompromi terhadapnya. Ampunilah aku bila adakalanya aku meremehkan akibat dari pelanggaran terhadap firman-Mu dan membiarkan diriku bermain-main dengan dosa. Padahal di balik sikap keteledoran tersebut sedang menanti keruntuhan bagi masa depanku. Tuhan, tolonglah diriku untuk bertanggung jawab terhadap hidupku, menghargai rencana-Mu yang mulia untuk hidupku dan terlebih lagi menghormati Engkau dengan menaati firman-Mu.

 

Oleh sebab itu Tuhan berikan kepadaku kepekaan dan hikmat agar aku dapat membedakan antara mana yang boleh aku lakukan dengan mana yang jangan aku lakukan. Pimpinlah aku di dalam mengambil keputusan di dalam kehidupan sehari-hari agar selaras dengan kehendak-Mu sehingga hidupku berkenan kepada-Mu. Aku juga berterima kasih untuk penyertaan-Mu atas hidupku di sepanjang hari ini. Anugerah-Mu sungguh besar kepadaku. Aku kembali menaruh hidupku ke dalam tangan kasih setia-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus yang penuh anugerah aku menaikkan doa ini, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Senin, 16 April 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? 8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" (Lukas 18:7, 8)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Iman antara lain dibuktikan oleh kegigihan di dalam berdoa. Adakalanya orang berpendapat bahwa semakin teguh iman seseorang maka akan semakin cepat pula yang bersangkutan akan memperoleh jawaban atas doanya. Sehingga seakan-akan bila doa seseorang tidak bersifat "cespleng" maka hal itu menunjukkan bahwa iman dari orang tersebut tidaklah kokoh. Padahal sesungguhnya cepat atau lambatnya jawaban atas doa adalah tergantung kepada kedaulatan Tuhan dan bukan ditentukan oleh iman kita. Justru di dalam masa penantian terhadap jawaban doa itulah iman kita diuji, dan apabila terbukti bahwa kita tetap gigih berdoa maka sikap itu menunjukkan kekokohan dari iman kita kepada-Nya.

 

Prinsip inilah yang diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya di dalam Lukas 18. Melalui kisah tentang seorang janda yang dengan gigih meminta pembelaan dari seorang hakim yang lalim, Yesus menjelaskan bahwa Allah tidak pernah mengulur-ulur waktu dalam menjawab doa yang dipanjatkan umat-Nya. Kalaupun seakan-akan Ia menunda jawaban atas doa yang dinaikkan kepada-Nya, hal itu adalah karena Ia bermaksud untuk melihat dan membentuk iman dari mereka yang berdoa. Apabila ternyata di dalam iman mereka siang malam berseru kepada-Nya, maka pastilah Ia akan menjawab doa umat-Nya itu tepat pada waktunya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda hal apakah yang seringkali menjadi penghalang bagi kita untuk berdoa dengan gigih kepada Tuhan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau mengingatkan aku untuk tidak menyerah kalah dan kehilangan pengharapan ketika doa-doaku belum Engkau kabulkan. Aku sadar bahwa di dalam masa penantian terhadap jawaban doaku itulah Engkau sedang menguji dan bahkan membentuk imanku. Aku percaya Engkau tidak pernah mengulur-ulur waktu untuk menjawab doaku sebab Engkau selalu bekerja dan menjadikan semuanya indah pada waktunya. Oleh sebab itu Tuhan tolonglah aku agar dapat dengan gigih tetap berharap kepada-Mu, sebab selalu ada harapan dan jalan keluar bagi orang yang percaya kepada-Mu.

 

Pagi hari ini aku juga berdoa bagi teman-temanku yang sedang kehilangan pengharapan dan putus asa, bangkitkan kembali semangat dan iman mereka kepada-Mu ya Tuhan. Berikan kepada mereka pengharapan yang baru agar mereka tetap percaya dan terus menaikkan doa-doa mereka dengan gigih sampai mereka melihat doa-doa mereka dijawab oleh-Mu ya Tuhan. Aku juga menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu. Tuntun dan sertailah diriku di sepanjang hari ini dan di minggu ini. Dengan penuh percaya kepada-Mu aku menaikkan doaku ini di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 18

Mazmur 106

Yosua 23-24

 

Senin, 16 April 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

3 Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya? 4 Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat. (Mazmur 144:3, 4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

9 Dihardik-Nya Laut Teberau, sehingga kering, dibawa-Nya mereka berjalan melalui samudera raya seperti melalui padang gurun. 10 Demikian diselamatkan-Nya mereka dari tangan pembenci, ditebus-Nya mereka dari tangan musuh; 11 air menutupi para lawan mereka, seorang pun dari pada mereka tiada tinggal. 12 Ketika itu percayalah mereka kepada segala firman-Nya, mereka menyanyikan puji-pujian kepada-Nya. (Mazmur 106:9-12)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, selama ini telah banyak pengalaman anugerah yang telah aku lalui bersama dengan-Mu. Di saat aku tertekan dan putus asa Engkau selalu memberikan kekuatan dan pengharapan yang baru. Ketika aku menghadapi jalan yang buntu Engkau selalu mengulurkan tangan untuk membuka jalan keluar. Bahkan ketika aku melupakan diri-Mu Engkau tidak pernah melupakan diriku. Dengan penuh kesabaran dan melalui berbagai cara Engkau selalu membawaku untuk kembali kepada-Mu. Sungguh besar kasih setia-Mu kepadaku.

 

Tuhan, dengan kemurahan-Mu jagailah hidupku. Jauhkanlah dariku hati yang menyimpang, hidup yang dikuasai oleh hawa nafsu dan melupakan segala kebaikan-Mu. Biarlah aku selalu mengingat semua kebaikan dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib yang pernah aku alami dan dari dalam hatiku selalu terpancar sukacita dan ucapan syukur kepada-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku aku menaikkan doaku ini. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Senin, 16 April 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu. (Mazmur 33:22)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

11 Maka demi nyawamu, bertekunlah mengasihi TUHAN, Allahmu. 12 Sebab jika kamu berbalik dan berpaut kepada sisa bangsa-bangsa ini yang masih tinggal di antara kamu, kawin-mengawin dengan mereka serta bergaul dengan mereka dan mereka dengan kamu, 13 maka ketahuilah dengan sesungguhnya, bahwa TUHAN, Allahmu, tidak akan menghalau lagi bangsa-bangsa itu dari depanmu. Tetapi mereka akan menjadi perangkap dan jerat bagimu, menjadi cambuk pada lambungmu dan duri di matamu, sampai kamu binasa dari tanah yang baik ini, yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. (Yosua 23:11-13)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Berkompromi terhadap dosa akan mengakibatkan hidup yang indah dan masa depan yang cerah menjadi hancur berantakan. Memang kompromi terhadap dosa terlihat seperti tindakan yang sepele, tetapi apabila sikap itu dibiarkan maka pada akhirnya dosa akan merajalela di dalam hidup kita. Alhasil dosa akan merusak sendi-sendi kehidupan dan menghancurkan seluruh aspek kehidupan kita. Untuk itulah diperlukan komitmen yang kuat untuk mengasihi Tuhan, menaati perintah-perintah-Nya serta sikap yang tegas untuk tidak berkompromi terhadap dosa, supaya dengan demikian kita akan terhindar dari keruntuhan hidup yang tidak seharusnya kita alami.

 

Pesan itulah yang diutarakan Yosua kepada umat Tuhan seperti yang tertulis dalam Yosua 23. Ia berpesan agar mereka mengambil keputusan dan komitmen untuk mengasihi Tuhan serta menaati perintah-perintah-Nya dengan sepenuhnya. Dalam kaitan itu Yosua memperingatkan agar umat Tuhan tidak membiarkan penduduk Kanaan yang menyembah berhala itu mempengaruhi mereka baik melalui pergaulan maupun perkawinan. Karena sikap berkompromi terhadap dosa ini akan mengakibatkan mereka terjerat, mengalami penderitaan dan kehilangan berkat-berkat yang Tuhan telah berikan kepada mereka. Dengan kata lain, sikap ceroboh karena menganggap ringan pengaruh dari dosa akan berakibat fatal terhadap masa depan mereka.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, mengapa acapkali orang berkompromi terhadap dosa? Apa akibat dari sikap tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, aku berterima kasih untuk peringatan yang Engkau berikan agar aku bersikap waspada terhadap dosa dan tidak berkompromi terhadapnya. Ampunilah aku bila adakalanya aku meremehkan akibat dari pelanggaran terhadap firman-Mu dan membiarkan diriku bermain-main dengan dosa. Padahal di balik sikap keteledoran tersebut sedang menanti keruntuhan bagi masa depanku. Tuhan, tolonglah diriku untuk bertanggung jawab terhadap hidupku, menghargai rencana-Mu yang mulia untuk hidupku dan terlebih lagi menghormati Engkau dengan menaati firman-Mu.

 

Oleh sebab itu Tuhan berikan kepadaku kepekaan dan hikmat agar aku dapat membedakan antara mana yang boleh aku lakukan dengan mana yang jangan aku lakukan. Pimpinlah aku di dalam mengambil keputusan di dalam kehidupan sehari-hari agar selaras dengan kehendak-Mu sehingga hidupku berkenan kepada-Mu. Aku juga berterima kasih untuk penyertaan-Mu atas hidupku di sepanjang hari ini. Anugerah-Mu sungguh besar kepadaku. Aku kembali menaruh hidupku ke dalam tangan kasih setia-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus yang penuh anugerah aku menaikkan doa ini, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.