Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

Sabtu, 10 Maret 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

20 Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya. 21 Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya. 22 Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku! (Mazmur 103:20-22)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

21 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau: Lihat, Mesias ada di sana, jangan kamu percaya. 22 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat dengan maksud, sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan. 23 Hati-hatilah kamu! Aku sudah terlebih dahulu mengatakan semuanya ini kepada kamu." (Markus 13:21-23).

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sikap waspada akan menolong kita untuk terhindar dari jebakan ajaran-ajaran yang sesat. Orang yang waspada tidak akan mudah untuk disesatkan karena yang bersangkutan tidak langsung percaya tanpa menelitinya terlebih dahulu. Sebaliknya orang yang ceroboh akan mudah tertipu atau tersesat. Salah satu kunci untuk tetap waspada terhadap pengajaran sesat adalah terus menerus mempelajari firman Tuhan setiap hari. Dengan mempelajari firman Tuhan, maka kita akan tahu ajaran mana yang benar dan ajaran mana yang salah. Singkat kata, firman Tuhan menjadi patokan bagi kita untuk menentukan apakah suatu ajaran dapat dikatakan sesat atau tidak.

 

Hal ini pula yang diingatkan oleh Tuhan Yesus kepada para murid-Nya di dalam Markus 13. Tuhan Yesus mengingatkan para murid-Nya untuk berhati-hati terhadap ajaran-ajaran palsu. Ajaran palsu tersebut dibawa oleh mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu dengan mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda. Padahal suatu ajaran yang benar belum tentu dapat dibuktikan hanya dengan adanya tanda-tanda atau mujizat-mujizat. Tidaklah mengherankan jika umat Tuhan dapat tersesat. Di sinilah pentingnya Alkitab untuk menjadi pedoman bagi para pengikut Kristus untuk membedakan mana ajaran yang benar dan yang sesat.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Bagaimana Anda meresponi peringatan Tuhan Yesus terhadap munculnya mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, terima kasih untuk peringatan yang Engkau berikan agar aku selalu berhati-hati terhadap ajaran-ajaran sesat serta tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu yang bisa menyesatkanku. Tolonglah aku agar tetap setia dan konsisten untuk membaca firman-Mu setiap hari sehingga aku semakin bertumbuh menjadi dewasa dan tidak mudah disesatkan. Berikan aku hikmat-Mu agar aku dapat memahami firman-Mu dengan benar serta mampu membedakan ajaran yang palsu dan yang benar.

 

Tuhan Yesus, pagi ini aku bersyukur dan berterima kasih atas penyertaan-Mu sepanjang pekan yang talah kulalui. Terima kasih untuk semua berkat-berkat dan tuntunan yang sudah Engkau berikan. Berkatilah semua pekerjaan yang sudah kulakukan sepanjang pekan ini agar membuahkan hasil yang maksimal dan memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Markus 13

Mazmur 69

Bilangan 21-22

 

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

Sabtu, 10 Maret 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya TUHAN, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada permohonanku! Jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, demi keadilan-Mu! (Mazmur 143:1)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

30 Tetapi aku ini tertindas dan kesakitan, keselamatan dari pada-Mu, ya Allah, kiranya melindungi aku! 33 Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali! 34 Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan. (Mazmur 69:30, 33-34)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau adalah pribadi yang berkenan kepada orang-orang yang merendahkan hati di hadapan-Mu. Engkau tidak memandang sebelah mata kepada orang-orang yang tersisih dan berkenan menemui orang-orang yang mencari wajah-Mu di tengah masa yang sukar. Setiap seruan doa umat-Mu selalu Kau dengar dan Engkau memulihkan hati mereka yang lesu dan berbeban berat. Hanya di dalam Engkau umat-Mu dapat bersukacita dan memperoleh damai yang sejati.

 

Bapa yang baik, di dalam tangan-Mu yang penuh belas kasih kuserahkan segenap hatiku. Ajar aku untuk senantiasa merendahkan hatiku dan mengandalkan Engkau di dalam setiap keadaan. Berikan aku kekuatan dan sukacita yang melimpah di dalam setiap masalah yang aku hadapi, sehingga setiap orang dapat melihat bagaimana penyertaan-Mu nyata kepada orang-orang yang percaya kepada Engkau. Dengan segala kerendahan hati aku bersyukur dan berdoa di dalam nama Tuhan Yesus, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

Sabtu, 10 Maret 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tetapi kita, kita akan memuji TUHAN, sekarang ini dan sampai selama-lamanya. Haleluya! (Mazmur 115:18)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

4 Setelah mereka berangkat dari gunung Hor, berjalan ke arah Laut Teberau untuk mengelilingi tanah Edom, maka bangsa itu tidak dapat lagi menahan hati di tengah jalan.

5 Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: "Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak." (Bilangan 21:4-5)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sikap bersungut-sungut di dalam menghadapi kesulitan menunjukkan sikap yang kurang percaya kepada Tuhan, namun bersyukur dalam segala keadaan merupakan wujud dari orang beriman kepada Tuhan. Jika kita dalam keadaan baik-baik saja dan penuh dengan berkat Tuhan maka kita dapat memuji Tuhan serta bersyukur kepada Tuhan. Namun di saat kita mengalami kesulitan maka kita acapkali mulai bersungut-sungut dan menyalahkan Tuhan. Sikap seperti ini tidak akan mengubah keadaan kita bahkan dapat membawa kita untuk berdosa kepada Tuhan serta mendatangkan hukuman Tuhan bagi diri kita. Sebaliknya dengan bersyukur kepada Tuhan di dalam segala keadaan maka kita menunjukkan bahwa kita percaya kepada kebaikan Tuhan dan kuasa Tuhan yang mampu menolong kita untuk terlepas dari kesukaran yang kita alami.

 

Sikap bersungut-sungut ditunjukkan bangsa Israel di dalam Bilangan 21. Di saat mereka kekurangan makanan dan air, mereka tidak dapat menahan hati mereka untuk bersungut-sungut dan menyalahkan Musa dan Tuhan. Hal ini dilakukan oleh bangsa Israel berkali-kali. Sikap bangsa Israel ini menunjukkan kekurangpercayaan mereka terhadap kuasa Tuhan. Padahal Tuhan telah menunjukkan bagaimana Dia mampu melepaskan bangsa Israel dari perbudakan Mesir serta memelihara bangsa Israel selama mereka berjalan menuju ke Tanah Kanaan. Sikap bersungut-sungut seperti bangsa Israel janganlah kita contoh. Namun kita harus belajar bersyukur kepada Tuhan dalam segala keadaan karena kita percaya Tuhan tetap memegang kendali atas hidup kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah sikap Anda kepada Tuhan tergantung keadaan Anda? Apakah bukti dari jawaban Anda tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku mengaku bahwa aku manusia yang tidak sempurna. Ada saat-saat dimana aku mengalami kekecewaan, kebosanan dan ketidakpuasan dan dalam keadaan itu aku mengeluh dan berkata-kata yang salah terhadap Engkau. Menyadari akan kesalahanku ini aku memohon pengampunan-Mu. Ampunilah aku dari sikap dan perkataanku yang salah dan luputkanlah aku dari penghukuman. Ajarilah aku untuk bersyukur di dalam segala keadaan karena aku percaya bahwa Engkau Tuhan yang penuh kuasa dan baik.

 

Tuhan, berilah aku pemahaman dan kemampuan untuk mengerti rencana-Mu dibalik setiap peristiwa yang terjadi dalam hidupku sebagai proses yang diizinkan TUHAN untuk membentuk diriku menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih baik lagi. Biarlah dengan kesadaran ini aku akan selalu bersyukur kepada-Mu dan bersukacita di dalam Tuhan yang senantiasa memberikan kekuatan dan penghiburan. Di dalam nama Tuhan Yesus aku panjatkan doaku ini. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Sabtu, 10 Maret 2018

Pukul 05:00 - 08:00

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

20 Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya. 21 Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya. 22 Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku! (Mazmur 103:20-22)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

21 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau: Lihat, Mesias ada di sana, jangan kamu percaya. 22 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat dengan maksud, sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan. 23 Hati-hatilah kamu! Aku sudah terlebih dahulu mengatakan semuanya ini kepada kamu." (Markus 13:21-23).

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sikap waspada akan menolong kita untuk terhindar dari jebakan ajaran-ajaran yang sesat. Orang yang waspada tidak akan mudah untuk disesatkan karena yang bersangkutan tidak langsung percaya tanpa menelitinya terlebih dahulu. Sebaliknya orang yang ceroboh akan mudah tertipu atau tersesat. Salah satu kunci untuk tetap waspada terhadap pengajaran sesat adalah terus menerus mempelajari firman Tuhan setiap hari. Dengan mempelajari firman Tuhan, maka kita akan tahu ajaran mana yang benar dan ajaran mana yang salah. Singkat kata, firman Tuhan menjadi patokan bagi kita untuk menentukan apakah suatu ajaran dapat dikatakan sesat atau tidak.

 

Hal ini pula yang diingatkan oleh Tuhan Yesus kepada para murid-Nya di dalam Markus 13. Tuhan Yesus mengingatkan para murid-Nya untuk berhati-hati terhadap ajaran-ajaran palsu. Ajaran palsu tersebut dibawa oleh mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu dengan mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda. Padahal suatu ajaran yang benar belum tentu dapat dibuktikan hanya dengan adanya tanda-tanda atau mujizat-mujizat. Tidaklah mengherankan jika umat Tuhan dapat tersesat. Di sinilah pentingnya Alkitab untuk menjadi pedoman bagi para pengikut Kristus untuk membedakan mana ajaran yang benar dan yang sesat.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Bagaimana Anda meresponi peringatan Tuhan Yesus terhadap munculnya mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan Yesus, terima kasih untuk peringatan yang Engkau berikan agar aku selalu berhati-hati terhadap ajaran-ajaran sesat serta tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu yang bisa menyesatkanku. Tolonglah aku agar tetap setia dan konsisten untuk membaca firman-Mu setiap hari sehingga aku semakin bertumbuh menjadi dewasa dan tidak mudah disesatkan. Berikan aku hikmat-Mu agar aku dapat memahami firman-Mu dengan benar serta mampu membedakan ajaran yang palsu dan yang benar.

 

Tuhan Yesus, pagi ini aku bersyukur dan berterima kasih atas penyertaan-Mu sepanjang pekan yang talah kulalui. Terima kasih untuk semua berkat-berkat dan tuntunan yang sudah Engkau berikan. Berkatilah semua pekerjaan yang sudah kulakukan sepanjang pekan ini agar membuahkan hasil yang maksimal dan memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Markus 13

Mazmur 69

Bilangan 21-22

 

Sabtu, 10 Maret 2018

Pukul 12:00 - 14:00

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya TUHAN, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada permohonanku! Jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, demi keadilan-Mu! (Mazmur 143:1)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

30 Tetapi aku ini tertindas dan kesakitan, keselamatan dari pada-Mu, ya Allah, kiranya melindungi aku! 33 Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali! 34 Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan. (Mazmur 69:30, 33-34)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau adalah pribadi yang berkenan kepada orang-orang yang merendahkan hati di hadapan-Mu. Engkau tidak memandang sebelah mata kepada orang-orang yang tersisih dan berkenan menemui orang-orang yang mencari wajah-Mu di tengah masa yang sukar. Setiap seruan doa umat-Mu selalu Kau dengar dan Engkau memulihkan hati mereka yang lesu dan berbeban berat. Hanya di dalam Engkau umat-Mu dapat bersukacita dan memperoleh damai yang sejati.

 

Bapa yang baik, di dalam tangan-Mu yang penuh belas kasih kuserahkan segenap hatiku. Ajar aku untuk senantiasa merendahkan hatiku dan mengandalkan Engkau di dalam setiap keadaan. Berikan aku kekuatan dan sukacita yang melimpah di dalam setiap masalah yang aku hadapi, sehingga setiap orang dapat melihat bagaimana penyertaan-Mu nyata kepada orang-orang yang percaya kepada Engkau. Dengan segala kerendahan hati aku bersyukur dan berdoa di dalam nama Tuhan Yesus, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Sabtu, 10 Maret 2018

Pukul 18:00 - 22:00

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

Tetapi kita, kita akan memuji TUHAN, sekarang ini dan sampai selama-lamanya. Haleluya! (Mazmur 115:18)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

4 Setelah mereka berangkat dari gunung Hor, berjalan ke arah Laut Teberau untuk mengelilingi tanah Edom, maka bangsa itu tidak dapat lagi menahan hati di tengah jalan.

5 Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: "Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak." (Bilangan 21:4-5)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sikap bersungut-sungut di dalam menghadapi kesulitan menunjukkan sikap yang kurang percaya kepada Tuhan, namun bersyukur dalam segala keadaan merupakan wujud dari orang beriman kepada Tuhan. Jika kita dalam keadaan baik-baik saja dan penuh dengan berkat Tuhan maka kita dapat memuji Tuhan serta bersyukur kepada Tuhan. Namun di saat kita mengalami kesulitan maka kita acapkali mulai bersungut-sungut dan menyalahkan Tuhan. Sikap seperti ini tidak akan mengubah keadaan kita bahkan dapat membawa kita untuk berdosa kepada Tuhan serta mendatangkan hukuman Tuhan bagi diri kita. Sebaliknya dengan bersyukur kepada Tuhan di dalam segala keadaan maka kita menunjukkan bahwa kita percaya kepada kebaikan Tuhan dan kuasa Tuhan yang mampu menolong kita untuk terlepas dari kesukaran yang kita alami.

 

Sikap bersungut-sungut ditunjukkan bangsa Israel di dalam Bilangan 21. Di saat mereka kekurangan makanan dan air, mereka tidak dapat menahan hati mereka untuk bersungut-sungut dan menyalahkan Musa dan Tuhan. Hal ini dilakukan oleh bangsa Israel berkali-kali. Sikap bangsa Israel ini menunjukkan kekurangpercayaan mereka terhadap kuasa Tuhan. Padahal Tuhan telah menunjukkan bagaimana Dia mampu melepaskan bangsa Israel dari perbudakan Mesir serta memelihara bangsa Israel selama mereka berjalan menuju ke Tanah Kanaan. Sikap bersungut-sungut seperti bangsa Israel janganlah kita contoh. Namun kita harus belajar bersyukur kepada Tuhan dalam segala keadaan karena kita percaya Tuhan tetap memegang kendali atas hidup kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah sikap Anda kepada Tuhan tergantung keadaan Anda? Apakah bukti dari jawaban Anda tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku mengaku bahwa aku manusia yang tidak sempurna. Ada saat-saat dimana aku mengalami kekecewaan, kebosanan dan ketidakpuasan dan dalam keadaan itu aku mengeluh dan berkata-kata yang salah terhadap Engkau. Menyadari akan kesalahanku ini aku memohon pengampunan-Mu. Ampunilah aku dari sikap dan perkataanku yang salah dan luputkanlah aku dari penghukuman. Ajarilah aku untuk bersyukur di dalam segala keadaan karena aku percaya bahwa Engkau Tuhan yang penuh kuasa dan baik.

 

Tuhan, berilah aku pemahaman dan kemampuan untuk mengerti rencana-Mu dibalik setiap peristiwa yang terjadi dalam hidupku sebagai proses yang diizinkan TUHAN untuk membentuk diriku menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih baik lagi. Biarlah dengan kesadaran ini aku akan selalu bersyukur kepada-Mu dan bersukacita di dalam Tuhan yang senantiasa memberikan kekuatan dan penghiburan. Di dalam nama Tuhan Yesus aku panjatkan doaku ini. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.