Tanggal 16 Januari

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung. (Mazmur 31:24)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." 11 Bagaimana mungkin kamu tidak mengerti bahwa bukan roti yang Kumaksudkan. Aku berkata kepadamu: Waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki." 12 Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki. (Matius 16:6, 11-12)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Perkataan yang benar akan membangun kehidupan orang, sedangkan perkataan yang tidak benar akan meruntuhkannya. Memang kehidupan sehari-hari membuktikan bahwa perkataan yang diucapkan oleh seseorang bukan hanya akan memengaruhi dirinya sendiri, tetapi juga akan memengaruhi kehidupan orang lain. Di dalam hal ini bukan sekadar kelemahlembutan atau kemanisan kata-kata yang diucapkan itu yang membawa pengaruh, namun juga isinya. Pengaruh tersebut dapat bersifat positif namun dapat juga bersifat negatif. Oleh sebab itu bukan saja kita harus berhati-hati di dalam berbicara, tetapi juga harus menimbang kebenaran dari perkataan yang kita dengar.

 

Hal itulah yang diperingatkan Tuhan Yesus kepada para pengikut-Nya di dalam Matius 16. Di situ Ia mengumpamakan ajaran atau perkataan para pemuka agama Yahudi pada waktu itu, yaitu orang Farisi dan Saduki, seperti ragi. Dengan cara itu Ia menjelaskan bahwa sebagaimana ragi akan mempengaruhi adonan roti demikian juga ajaran mereka. Pengaruh ragi ini tidak boleh diremehkan sebab adonan yang telah ia pengaruhi tidak akan dapat dikembalikan kepada keadaannya yang semula. Demikian pula apabila perkataan atau ajaran telah mempengaruhi diri seseorang tidaklah mudah untuk menghapuskannya. Singkat kata, kita tidak boleh sembrono di dalam berbicara sebab kata-kata yang kita ucapkan dapat membangun maupun meruntuhkan kehidupan orang yang mendengarnya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Selama ini bagaimana dengan kata-kata yang Anda ucapkan, membangun atau meruntuhkan kehidupan orang lain? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, tolonglah diriku agar aku memiliki hati yang tulus dan benar, sehingga apa yang aku ucapkan merupakan perkataan-perkataan yang benar. Yaitu kata-kata yang membangun dan bukan meruntuhkan kehidupan. Kata-kata yang membangkitkan dan bukan menenggelamkan iman. Sehingga dengan demikian hidupku dapat menjadi berkat bagi lingkungan di sekitarku. Bagaikan mata air yang memancarkan aliran-aliran air yang membawa kesegaran dan kehidupan, demikianlah ubah hatiku menjadi seperti hati-Mu. Supaya dengan demikian hidupku merupakan kepanjangan tangan dari kasih-Mu kepada semua orang.

 

Tuhan, di pagi hari ini kembali aku mengangkat doa dan permohonanku kepada-Mu. Dengan penuh iman dan pengharapan aku menyerahkan hari yang akan kulalui ini ke dalam tangan-Mu. Bimbinglah diriku dengan Roh Kudus-Mu dan tuntunlah diriku agar senantiasa berjalan di jalan-jalan kebenaran. Sebab aku menyadari bahwa Engkau memanggil diriku untuk hidup menyenangkan hati-Mu dan menjadi saksi-Mu di manapun diriku berada. Aku berdoa sertailah diriku di setiap waktu dan berkatilah semua yang kukerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Jauhkanlah diriku dari pencobaan dan lindungilah aku dari pada yang jahat. Kepada-Mu aku berharap, dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Matius 16

Mazmur 16

Kejadian 31-32

 

 

 

 

Music: Magnificat (canon)

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 16 Januari

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Ya TUHAN semesta alam, berbahagialah manusia yang percaya kepada-Mu! (Mazmur 84:12)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

4 Bertambah besar kesedihan orang-orang yang mengikuti allah lain; aku tidak akan ikut mempersembahkan korban curahan mereka yang dari darah, juga tidak akan menyebut-nyebut nama mereka di bibirku. 5 Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku. (Mazmur 16:4, 5)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, hanya Engkaulah yang patut disembah. Semua ilah-ilah yang lain adalah berhala yang akan menjerumuskan hidup manusia ke dalam keruntuhan. Sedangkan Engkau Allah yang sejati yang membawa kehidupan. Oleh sebab itu lebih dari semua hal Engkaulah yang paling kuperlukan di dalam hidup ini. Apabila Engkau menyertai hidupku maka aku tidak perlu merasa kuatir akan masa depanku. Engkaulah yang meneguhkan kehidupanku dari hari ke hari. Sungguh Engkaulah sumber sukacitaku yang sejati dan yang kuperlukan di setiap waktu.

 

Di siang hari ini aku membaharui penyerahan diriku kepada-Mu. Aku yakin orang yang berharap kepada-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan. Apabila orang yang berharap kepada manusia, dirinya sendiri dan ilah-ilah yang palsu akan berakhir dengan rasa sesal yang mendalam, maka orang yang menaruhkan kepercayaannya kepada-Mu akan beria-ria di dalam segala keadaan. Ya Tuhan, tuntun dan sertailah diriku senantiasa. Di bawah naungan sayap-Mu aku berlindung dan kepada kemurahan-Mu aku berharap. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Laudate Omnes Gentes

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 16 Januari

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. 7 Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! (Mazmur 95:6, 7)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

           

41 Selama dua puluh tahun ini aku di rumahmu; aku telah bekerja padamu empat belas tahun lamanya untuk mendapat kedua anakmu dan enam tahun untuk mendapat ternakmu, dan engkau telah sepuluh kali mengubah upahku. 42 Seandainya Allah ayahku, Allah Abraham dan Yang Disegani oleh Ishak tidak menyertai aku, tentulah engkau sekarang membiarkan aku pergi dengan tangan hampa; tetapi kesengsaraanku dan jerih payahku telah diperhatikan Allah dan Ia telah menjatuhkan putusan tadi malam." (Kejadian 31:41, 42)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bagaikan gabus yang akan selalu mengapung kembali di permukaan air demikianlah orang yang hidup di dalam penyertaan Tuhan tidak akan dapat dikaramkan oleh kesukaran. Memang hidup ini tidak pernah terlepas dari kesulitan. Selalu ada saja masalah yang datang menghadang atau orang yang berupaya untuk merugikan diri kita. Namun bagi orang yang disertai Tuhan semua tantangan itu sama seperti upaya untuk menenggelamkan sepotong gabus. Setiap kali gabus itu terlepas dari tangan orang yang bermaksud untuk menenggelamkannya maka ia akan segera naik dan mengapung kembali. Begitu pula dengan orang yang disertai Tuhan, sebesar apapun kesulitan yang dihadapinya Tuhan akan membela dan memampukan orang tersebut untuk mengatasi kesukaran yang dialaminya.

 

Hal itulah yang dialami oleh Yakub sebagaimana yang ia utarakan di dalam Kejadian 31. Selama bertahun-tahun dirinya diperlakukan secara tidak adil oleh Laban, ayah mertuanya. Kerja keras yang Yakub lakukan tidak dihargai, bahkan ia dimanfaatkan oleh Laban untuk keuntungan dirinya sendiri. Namun karena Allah menyertai dirinya maka setiap kesulitan yang dirancangkan oleh Laban justru membuka pintu berkat Allah bagi Yakub. Dengan kata lain, memang hidup ini tidak terlepas dari kesukaran. Namun bagi orang yang disertai Tuhan semua kesulitan malahan akan menjadi tumpuan untuk mengalami berkat yang lebih besar.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan ketika menghadapi hambatan dan niatan orang untuk merugikan diri Anda? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Engkaulah pembelaku yang tidak pernah meninggalkan diriku. Di dalam setiap keadaan Engkau senantiasa menyertai aku. Di setiap kesulitan tangan-Mu selalu menopang diriku. Dengan tangan yang tidak pernah mengenal lelah dan yang kuasanya tidak terbatas itu Engkau menopang hidupku. Itu sebabnya apapun kesulitan yang aku hadapi aku yakin di balik semua itu Engkau tidak pernah membiarkan diriku menghadapinya seorang diri. Namun Engkau pasti akan menolong dan memulihkan hidupku. Di dalam kasih setia-Mu aku hidup berkemenangan.

 

Allah yang penuh dengan rahmat, aku bersyukur untuk semua yang telah Engkau kerjakan di dalam hidupku di sepanjang hari ini. Engkau menuntun diriku dan memampukan aku untuk membuat keputusan-keputusan berdasarkan hikmat-Mu. Dengan penuh kesetiaan Engkau menyertai diriku dan tak pernah meninggalkanku. Di dalam kesetiaan-Mu itu aku merasakan damai sejahtera. Di dalam penyertaan-Mu aku mengalami berkat yang berlimpah-limpah. Aku menyerahkan hidupku sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu dan aku mempercayakan masa depanku ke dalam kebaikan-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolongku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Ad te Jesu Christe

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html