Tanggal 15 Januari

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 – 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

2 Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari. 3 Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa. (Mazmur 96:2, 3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

22 Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita." 26 Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." 27 Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya." 28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh. (Matius 15:22, 26-28)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sebelum mengalami jawaban Tuhan atas doanya adakalanya orang harus terlebih dahulu melewati ujian kerendahan hati. Sebab pada dasarnya iman tidaklah terlepas dari sikap rendah hati. Karena unsur dari iman antara lain adalah keyakinan akan ketidakterbatasan kasih dan kuasa Tuhan. Keyakinan ini akan mengakibatkan orang menyadari keterbatasan dirinya. Berarti semakin seseorang mempercayai ketidakterbatasan kasih dan kuasa Tuhan maka ia semakin menyadari keterbatasan dirinya. Itulah kerendahan hati. Oleh sebab itu iman yang membuka pintu bagi jawaban doa acapkali terlebih dahulu diawali dengan ujian kerendahan hati.

 

Hal itulah yang dialami oleh seorang perempuan Kanaan sebagaimana yang dicatat di dalam Matius 15. Kepada perempuan yang memohon pertolongan-Nya ini Yesus berkata: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Dengan berkata seperti demikian Yesus tidak bermaksud untuk menghina sang perempuan tersebut. Namun Ia hendak menguji kerendahan hatinya. Kerendahan hati yang merupakan bukti dari imannya. Sehingga tidaklah mengherankan apabila Yesus memuji kerendahan hati perempuan tersebut dengan memuji besarnya iman yang bersangkutan. Iman yang nampak di dalam kerendahan hati dan yang membuka pintu jawaban Tuhan terhadap permohonannya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, manakah yang lebih penting iman atau kerendahan hati? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari bahwa sebenarnya diriku adalah manusia yang terbatas dan Engkau adalah pribadi yang mahakuasa. Aku adalah manusia yang hina dan Engkau adalah Tuhan yang mahamulia. Apabila Engkau yang mahatinggi rela merendahkan diri dan datang ke dunia menjadi sama dengan manusia, maka aku manusia yang rendah seringkali meninggikan diri di hadapan-Mu dan sesamaku. Tuhan, ampunilah diriku karena kecongkakanku ini. Ubahlah hatiku agar menjadi seperti hati-Mu, sehingga dengan demikian kehidupanku mencerminkan pikiran dan perasaan-Mu.

 

Bapa yang baik, tolonglah diriku agar hidupku semakin berkenan kepada-Mu. Untuk itu aku memerlukan anugerah-Mu, sebab aku tidak akan dapat hidup di dalam kebenaran hanya dengan berdasarkan usahaku sendiri. Namun oleh pertolongan Roh Kudus dan tuntunan firman-Mu barulah aku akan dapat hidup menurut kehendak-Mu yang sempurna itu. Oleh sebab itu sertailah diriku dengan Roh-Mu, penuhilah diriku dengan diri-Mu. Tuntunlah diriku di setiap langkah kehidupan yang harus kuambil. Tolonglah diriku di dalam semua hal yang harus aku kerjakan pada hari ini. Jadikanlah semuanya itu berhasil dan menyenangkan hati-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa, amin.

 

 

Pengakuan Iman Rasuli

 

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan tubuh; dan hidup yang kekal. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Matius 15

Mazmur 15

Kejadian 29-30

 

 

 

 

Music: Bleibet Hier

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 15 Januari

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Lepaskanlah aku dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku! (Mazmur 71:2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? 2 Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, 3 yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; 4 yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi; 5 yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya. (Mazmur 15:1-5)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, tolonglah diriku agar aku dapat hidup tak bercela di tengah generasi yang penuh noda ini. Ubahlah hatiku agar menjadi seperti hati-Mu, yaitu tulus tanpa cacat dan cela. Tolonglah aku agar mampu menjaga perkataanku sehingga kata-kata yang aku ucapkan bersifat membangun dan bukan meruntuhkan, menghidupkan dan bukan membawa orang kepada kebinasaan. Jadikanlah diriku terang di tengah kegelapan sehingga diriku dapat menjadi saksi-Mu di lingkungan sekitarku.

 

Tuhan, aku berterima kasih untuk hari ini. Tuntunlah diriku untuk hidup di jalan-jalan-Mu. Bawalah diriku di dalam rencana-Mu dan jauhkanlah aku dari semua celaka serta malapetaka. Lindungilah aku dari semua yang jahat. Berikan kepekaan di hatiku agar aku dapat membedakan antara hal yang menyenangkan hati-Mu dengan yang tidak berkenan kepada-Mu. Tolong diriku agar senantiasa menaati firman-Mu, sebab hanya dengan demikian aku dapat hidup memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembala yang setia, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Fiez Vous en Lui

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 15 Januari

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkaulah yang bertindak; karena nama-Mu baik, aku hendak memasyhurkannya di depan orang-orang yang Kaukasihi! (Mazmur 52:11)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

           

31 Ketika TUHAN melihat, bahwa Lea tidak dicintai, dibuka-Nyalah kandungannya, tetapi Rahel mandul.  32 Lea mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Ruben, sebab katanya: "Sesungguhnya TUHAN telah memperhatikan kesengsaraanku; sekarang tentulah aku akan dicintai oleh suamiku." (Kejadian 29:31, 32)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah adalah pribadi yang adil, oleh sebab itu Ia akan menegakkan keadilan bagi mereka yang diperlakukan secara tidak adil oleh orang lain. Karena Allah adalah pribadi yang adil maka Ia mengasihi semua orang dengan tanpa membeda-bedakan latar belakang maupun status sosial yang bersangkutan. Oleh sebab itu apabila seseorang diperlakukan secara tidak adil oleh orang lain, yaitu dengan mengalami diskriminasi atau pembedaan karena latar belakang status sosialnya, maka Allah sendirilah yang akan bertindak dan membela yang bersangkutan. Dalam hal ini Ia akan menegakkan keadilan bagi orang yang diperlakukan secara tidak adil tersebut. 

 

Hal itulah yang dialami oleh Lea. Sebagaimana yang dicatat di dalam Kejadian 29, Allah melihat bahwa Lea tidak dicintai oleh Yakub, suaminya. Sedangkan adiknya, yaitu Rahel lebih dicintai oleh Yakub. Allah tidak membiarkan ketimpangan dalam kasih ini terjadi secara berlarut-larut. Diberkati-Nya Lea dengan keturunan. Sehingga dengan demikian Lea memperoleh anak terlebih dahulu daripada Rahel yang mandul, dan yang baru di kemudian hari juga memperoleh keturunan. Dengan memberi Lea keturunan lebih dahulu dibandingkan adiknya Allah menyeimbangkan kasih Yakub kepada Lea dan Rahel. Melalui cara itu Ia menegakkan keadilan sebab Ia adalah pribadi yang adil dan mencintai keadilan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan apabila Anda diperlakukan secara tidak adil oleh orang lain? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, Engkau adalah pribadi yang mahaadil. Engkau mengasihi semua orang dan berbuat baik terhadap setiap insan. Oleh sebab itu Engkau tidak akan membiarkan ketidakadilan merajalela di bumi dan Engkau akan menegakkan keadilan bagi mereka yang diperlakukan secara tidak adil oleh siapapun juga. Aku menyerahkan hidupku ke dalam keadilan-Mu. Belalah perkaraku bila aku diperlakukan secara tidak adil. Ampunilah diriku apabila aku juga bertindak tidak adil terhadap orang lain.

 

Allah yang maha pengasih, aku bersyukur untuk hari ini. Engkau telah menyertai dan menuntun diriku di sepanjang hari ini. Kemurahan-Mu sungguh berlimpah-limpah atas diriku. Engkau mencukupkan semua yang kuperlukan di dalam hidupku dan tidak ada satupun yang terlewatkan dari perhatian-Mu. Di dalam kasih dan keadilan-Mu aku merasakan damai sejahtera yang berlimpah-limpah. Di dalam iman dan pengharapan aku menyerahkan hidupku dan masa depanku kepada-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: The Kingdom of God

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html