Tanggal 13 September

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun. 2 Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah. (Mazmur 90:1, 2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

8 Sebab Ia menegor mereka ketika Ia berkata: “Sesungguhnya, akan datang waktunya,” demikianlah firman Tuhan, “Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan dengan kaum Yehuda, 9 bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka, pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Sebab mereka tidak setia kepada perjanjian-Ku, dan Aku menolak mereka,” demikian firman Tuhan. 10 “Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah firman Tuhan. “Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. (Ibrani 8:8-10)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Allah adalah pribadi yang mahasetia, itu sebabnya ketidaksetiaan umat-Nya tidak akan mampu mengubah kesetiaan-Nya kepada mereka. Apabila manusia acapkali mengingkari janjinya maka tidak demikian halnya dengan Allah. Kalau kesetiaan manusia pada umumnya bersifat timbal balik, yaitu ia hanya akan bersikap setia kepada orang yang setia, dan akan bersikap tidak setia kepada orang yang tidak setia, maka kesetiaan Tuhan adalah tanpa syarat. Dia adalah pribadi yang mahasetia. Oleh karena itu Tuhan akan tetap bersikap setia kepada apa yang dijanjikan-Nya tanpa tergantung ataupun terpengaruh oleh sikap manusia kepada diri-Nya.

 

Kemahasetiaan Allah yang tidak bersyarat ini Ia kemukakan di dalam surat Ibrani 8. Di situ dikisahkan kembali tentang ketidaksetiaan umat Israel terhadap perjanjian yang Allah buat dengan mereka di gunung Sinai, yaitu dalam perjalanan umat-Nya dari Mesir menuju ke Kanaan. Setibanya di negeri Kanaan mereka mengkhianati Tuhan dengan menyembah berbagai berhala. Namun Allah di dalam kesetiaan-Nya tetap bersedia menerima mereka kembali menjadi umat-Nya dan membuat perjanjian yang baru dengan mereka. Tindakan Allah ini menunjukkan bahwa Dia adalah pribadi yang mahasetia, sehingga kesetiaan-Nya tidak akan tergantung kepada apapun juga.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Karena Allah adalah pribadi yang mahasetia, bolehkah kita mempermainkan kesetiaan-Nya? Mengapa begitu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu karena kasih setia-Mu tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. Engkau setia terhadap janji-Mu sehingga aku dapat berharap kepada-Mu dalam segala keadaan. Ampunilah diriku apabila acapkali aku meremehkan kesetiaan-Mu dengan berlaku tidak setia kepada perintah-perintah-Mu. Tolonglah diriku agar dapat meneladani dan mensyukuri kesetiaan-Mu dengan bersikap setia kepada-Mu. Sebab hanya dengan demikian barulah aku dapat menjadi saksi-Mu bagi lingkunganku.

 

Mengawali hari ini aku memohon penyertaan-Mu di dalam mengemban tugas dan tanggung jawabku sepanjang hari ini. Mampukan diriku agar sanggup mengerjakannya dengan sebaik mungkin sehingga aku tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang Engkau berikan kepadaku. Berkatilah usahaku tersebut dengan keberhasilan agar supaya orang-orang di sekitarku dapat melihat bahwa Engkau adalah Allah yang hidup serta dapat diandalkan. Lindungilah aku dari pencobaan dan lepaskanlah aku daripada yang jahat. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku yang setia, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Memohon Rahmat Tuhan

 

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Ibrani 8

Mazmur 74

2Tawarikh 35

 

 

 

 

Music: Nada te Turbe

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html


  

Tanggal 13 September

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

6 Allah telah naik dengan diiringi sorak-sorai, ya TUHAN itu, dengan diiringi bunyi sangkakala. 7 Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah, bermazmurlah bagi Raja kita, bermazmurlah! 8 Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan nyanyian pengajaran! 9 Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus. (Mazmur 47:6-9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

16 Punya-Mulah siang, punya-Mulah juga malam. Engkaulah yang menaruh benda penerang dan matahari. 17 Engkaulah yang menetapkan segala batas bumi, musim kemarau dan musim hujan Engkaulah yang membuat-Nya. (Mazmur 74:16, 17)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah Sang Penguasa alam semesta yang layak untuk disembah dan dipuji. Karena Engkau yang menjadikan semua yang ada dan yang mengaturnya dengan indah demi kebaikan seluruh ciptaan-Mu. Dengan kuasa dan hikmat-Mu yang tidak terbatas Engkau menetapkan setiap musim sehingga seluruh ciptaan-Mu terpelihara tanpa kekurangan apapun juga. Sesungguhnya orang yang hidup di bawah naungan-Mu akan berjalan dalam damai sejahtera dan sukacita.

 

Di tengah hari ini aku memanjatkan doa dan ucapan syukurku kepada-Mu. Kembali aku memohon pertolongan-Mu agar aku dapat mengerjakan tugas dan tanggung jawabku sebagaimana yang seharusnya. Tolonglah diriku dengan hikmat-Mu agar aku mampu mengambil keputusan-keputusan yang benar dan yang berkenan kepada-Mu. Berkatilah diriku dengan keberhasilan dalam semua hal yang kukerjakan. Jadikan diriku saluran berkat-Mu bagi orang-orang di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sang Raja alam semesta, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Laudate Omnes Gentes

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html


  

Tanggal 13 September

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

TUHANlah Allah, Dia menerangi kita. Ikatkanlah korban hari raya itu dengan tali, pada tanduk-tanduk mezbah. (Mazmur 118:27)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

22 Tetapi Yosia tidak berpaling dari padanya, melainkan menyamar untuk berperang melawan dia. Ia tidak mengindahkan kata-kata Nekho, yang merupakan pesan Allah, lalu berperang di lembah Megido. 23 Maka pemanah-pemanah menembaki raja Yosia, dan raja berseru kepada orang-orangnya: “Bawa aku dari sini, karena aku luka parah!” 24 Orang-orangnya mengangkatnya dari keretanya, lalu mengangkutnya dengan kereta cadangannya lalu membawanya ke Yerusalem. Kemudian matilah ia, lalu dikuburkan di pekuburan nenek moyangnya. Seluruh Yehuda dan Yerusalem berkabung karena Yosia. (2Tawarikh 35:22-24)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bukan hanya bagaimana kita mengawali perjalanan hidup ini saja yang penting, tidak kalah pentingnya yaitu bagaimana kita menyelesaikannya. Mengawali suatu perjalanan dengan tepat, seperti menyediakan bekal yang cukup, tentu adalah hal yang penting. Demikian juga menempuh perjalanan dengan benar, seperti menaati rambu-rambu lalu lintas, adalah sangat perlu. Sebab bila tidak demikian maka kita akan kehabisan bekal atau tersesat di jalan. Namun tidak kalah pentingnya adalah menyelesaikan perjalanan tersebut dengan baik, yaitu tiba di tempat tujuan dengan selamat. Dengan demikian barulah perjalanan itu merupakan suatu perjalanan yang tidak sia-sia.

 

Mengawali kehidupan dengan benar namun tidak mengakhirinya dengan baik itulah yang dilakukan oleh Yosia, raja Yehuda, seperti yang ditulis dalam 2Tawarikh 35. Banyak hal yang benar yang telah ia lakukan di awal masa pemerintahannya sehingga mendatangkan kesejahteraan bagi bangsa Yehuda. Namun sayang, ketika raja Mesir maju untuk memerangi raja Asyur maka Yosia berupaya mencegatnya tanpa menimbang apakah yang ia lakukan sesuai kehendak Allah. Bahkan ia mengabaikan pesan Allah melalui raja Mesir dan sebagai akibat ia tewas dalam pertempuran. Ia telah mengawali pemerintahannya dengan benar namun tidak mengakhirinya dengan baik, sehingga hidupnya berakhir secara tragis.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apa yang perlu Anda lakukan agar dapat menyelesaikan kehidupan Anda dengan baik? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau adalah pribadi yang bertanggung jawab. Apapun yang Engkau kerjakan tidak akan pernah terbengkalai di tengah jalan. Engkau yang telah memulai perkara yang baik di dalam hidupku, Engkau pula yang akan menuntaskannya dengan sempurna pada waktunya. Oleh sebab itu aku dapat memandang hari esok tanpa ragu, karena aku tahu bahwa hidupku berada di dalam tangan-Mu yang dapat diandalkan. Aku memohon, tolonglah diriku agar mampu meniru teladan-Mu. Yaitu menyelesaikan dengan baik semua yang telah kumulai dengan benar. Sehingga dengan demikian aku dapat hidup dalam kehidupan yang penuh makna dan memuliakan nama-Mu.

 

Aku menyerahkan semua yang telah kukerjakan pada hari ini ke dalam tangan-Mu. Berkatilah semuanya itu dengan keberhasilan. Jauhkanlah diriku dari hati yang sombong dan bebal yaitu dengan beranggapan bahwa semua yang kucapai dalam hidupku adalah semata-mata karena usahaku sendiri. Oleh karena itu tolonglah diriku untuk senantiasa menyadari bahwasanya hidupku ini adalah karena anugerah-Mu semata-mata. Berikan kepadaku hati yang peka kepada tuntunan-Mu dan yang taat kepada firman-Mu. Genapilah kehendak-Mu di dalam hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembalaku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Behute mich, Gott

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html