Tanggal 11 September

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu. (Mazmur 119:18)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah, 2 yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal. 3 Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya. (Ibrani 6:1-3)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kehidupan rohani yang sehat ditandai dengan bertumbuhnya pengenalan akan Kristus. Bagaikan tanaman yang sehat tidak akan berhenti hanya sampai pada bertunas, namun bertumbuh, bertambah besar dan berbuah, demikianlah kerohanian yang hidup alias tidak macet. Di dalam hal ini pertumbuhan tersebut antara lain menyangkut pengenalan akan Kristus. Seperti relasi yang sehat di antara suami-istri, demikianlah kesehatan rohani kita. Apabila sepatutnya suami-istri semakin hari semakin mengenal satu sama lain, demikianlah seiring dengan perjalanan waktu seyogianya pengenalan kita akan Kristus juga semakin bertambah mendalam.

 

Bahwasanya kita harus bertumbuh di dalam pengenalan akan Kristus tersebut dapat dilihat dalam Ibrani 6. Di situ ditulis bahwa kita harus meninggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus. Ajaran-ajaran dasar tersebut antara lain adalah “dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah.” Sebaliknya dari hanya berkutat pada pertobatan dan iman, dinasihatkan agar kita beralih kepada perkembangan dari ajaran tentang Kristus yang penuh. Yang dimaksudkan di sini adalah ajaran tentang siapakah Kristus yang semakin mendalam, sehingga pengenalan kita akan Kristus juga semakin penuh. Itulah tanda dari kerohanian yang sehat.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda semakin mengenal Kristus dengan lebih mendalam? Untuk itu apakah yang Anda lakukan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau mahamulia. Apabila aku diizinkan untuk mengenal diri-Mu, hal itu semata-mata karena anugerah-Mu yang besar bagi diriku. Karena sesungguhnya aku adalah manusia yang terbatas dan Engkau adalah pribadi yang tidak terbatas. Melalui pengenalan akan diri-Mu itulah kehidupan rohaniku akan bertumbuh semakin dewasa dan hidupku akan semakin mencerminkan sifat-sifat-Mu. Oleh karena itu tolonglah diriku agar melalui firman-Mu aku dapat semakin mengenal hati, pikiran, rencana dan karya-Mu. Terangilah pikiran dan hatiku dengan Roh-Mu agar mata hatiku dapat melihat kemuliaan-Mu.

 

Tuhan, kembali aku bersyukur untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepadaku. Aku menyerahkan diriku ke dalam anugerah-Mu. Berikan kepadaku kekuatan yang baru agar aku dapat menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawabku di sepanjang hari ini. Tuntunlah diriku dengan firman-Mu agar aku tidak menyimpang dari jalan-jalan-Mu. Berkatilah semua yang akan kukerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Jauhkanlah diriku dari kesombongan dan tipu daya dari si jahat. Jadikanlah diriku saluran dari kasih-Mu bagi lingkungan di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang telah menebus hidupku dan yang memberikan hari depan yang baru bagi diriku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Bapa Kami

 

9 Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. (Matius 6:9-13)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Ibrani 6

Mazmur 72

Zefanya 1-3

 

 

 

 

Music: Mon Ame Se Repose

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html


  

Tanggal 11 September

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh. (Mazmur 149:1)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; 13 ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin. (Mazmur 72:12, 13)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkaulah Raja alam semesta yang dapat diandalkan. Kepada-Mu aku memohon pertolongan dan menyerahkan beban hidupku. Engkaulah Pembela bagi orang-orang yang miskin dan tertindas. Sebagai penolong dalam kesesakan Engkau sangat terbukti. Kepada-Mu aku berharap. Dengarlah seruanku dan indahkanlah permohonanku. Engkau sanggup mengubah ratapanku menjadi sukacita karena kemenangan yang dari pada-Mu. Aku bersyukur untuk kebaikan dan kasih setia-Mu yang tidak kunjung habis itu.

 

Kembali aku menyerahkan semua yang kukerjakan hari ini ke dalam tangan-Mu. Tolonglah diriku agar aku mampu mengerjakan semua tugas dan tanggung jawabku secara maksimal. Berikan kepadaku hikmat dan tuntunan-Mu dalam setiap keputusan yang harus kuambil. Mampukan diriku untuk menimbang dengan bijak dan memilih dengan hati yang tulus supaya dengan demikian tindakan-tindakanku memuliakan nama-Mu. Kepada-Mu aku memohon dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: De Noche

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html


  

Tanggal 11 September

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! 2 Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya! (Mazmur 117:1, 2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai, 18 seperti pada hari pertemuan raya.” “Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.” (Zefanya 3:17, 18)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Berbeda dengan manusia, apabila Allah mengampuni maka Ia akan melupakan semua kesalahan kita. Memang tidak jarang orang yang walaupun berkata bahwa dirinya telah mengampuni namun di dalam kenyataan ia terus mengungkit-ungkit kesalahan yang dibuat orang terhadap dirinya. Artinya, ia tidak dapat melupakan perbuatan dari orang yang ia pandang telah merugikan dirinya tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa sesungguhnya ia belum benar-benar mengampuni orang tadi. Tetapi tidak demikian halnya dengan Allah. Apabila Ia mengampuni maka Ia tidak akan mengingat kesalahan dari orang yang telah diampuni-Nya tersebut.

 

Tindakan Allah di dalam mengampuni dan melupakan ini Ia utarakan melalui nabi Zefanya dan dicatat di dalam Zefanya 3. Kepada umat-Nya yang telah meninggalkan diri-Nya, sehingga mereka mengalami pembuangan ke Babel, Allah berjanji bahwa Ia akan mengampuni, memulihkan dan melupakan semua kesalahan mereka. Tentang hal tersebut Ia berkata: “Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.” Hal ini menunjukkan bahwa bila Allah mengampuni maka pengampunan-Nya tidaklah bersifat separuh-separuh. Ia akan menghapuskan masa lalu kita dan membentangkan hari depan yang baru bagi hidup kita.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Bagaimana dengan diri Anda, sudahkah Anda mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Bapa yang maha pengasih serta maha pengampun, aku bersyukur karena sungguh besar anugerah-Mu bagi diriku. Engkau mengampuni diriku dan menghapuskan masa laluku yang kelam dari ingatan-Mu. Tanpa anugerah-Mu itu maka hidupku masih akan terikat pada masa lampauku, sehingga tak mungkin aku hidup berkemenangan. Oleh sebab itu tolonglah diriku untuk dapat mengikuti teladan-Mu, yaitu dengan mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain terhadap diriku. Bersihkan hatiku dari dendam dan kepahitan, serta penuhilah jiwaku dengan kasih dan pengampunan seperti yang ada pada diri-Mu.

 

Aku bersyukur untuk penyertaan-Mu yang telah kualami sepanjang hari ini. Tangan-Mu yang kuat selalu melindungi diriku dari marabahaya. Dengan Roh-Mu Engkau menuntun diriku agar tidak terjerumus ke dalam pencobaan. Aku menyerahkan jerih lelahku di sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu. Sempurnakan semuanya itu dengan keberhasilan. Aku juga menyerahkan masa depanku ke dalam rancangan-Mu. Genapilah rencana-Mu dalam hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

­­Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Jesu Redemptor

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.