Tanggal 10 Juni

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

2 Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. 3 Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. (Mazmur 42:2, 3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

19 Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu! 20 Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. 21 Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu." (Yohanes 20:19-21)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Bagaikan mata air di padang gurun demikianlah kehadiran Kristus akan mengubah keputusasaan menjadi hidup yang penuh dengan pengharapan. Bagi orang yang berjalan di padang gurun yang luas dengan tanpa bekal air yang cukup maka masa depan akan terasa sangat gelap. Kekuatiran dan rasa takut dapat menguasai hati yang bersangkutan. Di dalam situasi seperti itu bila ia bertemu dengan oase maka mata air tersebut akan memulihkan pengharapan di dalam hidupnya. Hal yang sama akan dialami oleh orang yang sedang berputus asa. Kehadiran Kristus akan menghapuskan ketakutan di hati mereka dan menggantinya dengan kesanggupan untuk memandang masa depan dalam pengharapan.

 

Kehadiran Kristus yang membawa perubahan positif itulah yang dialami oleh para murid Yesus. Sebagaimana yang dicatat di dalam Yohanes 20 mereka sedang berada di dalam ketakutan terhadap orang-orang Yahudi yang telah menyerahkan Yesus ke tangan penguasa Romawi untuk disalibkan. Ketakutan itu berubah menjadi sukacita ketika Kristus yang telah bangkit dari kematian hadir di tengah-tengah mereka. Yesus menghamparkan masa depan yang baru bagi mereka dengan berkata: "Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu." Singkat kata, kehadiran Kristus akan menghapus keputusasaan dari di dalam hidup kita dan menggantinya dengan damai sejahtera.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan untuk mengalami kehadiran Kristus di dalam hidup Anda? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Engkau telah bangkit dari kematian dan hidup selama-lamanya. Engkaulah sumber damai sejahtera dan kemenanganku. Engkau selalu memperhatikan kehidupan anak-anak-Mu, dan tidak pernah membiarkan diriku menghadapi kehidupan ini dalam rasa takut, cemas, maupun kuatir. Melalui Roh Kudus-Mu Engkau menyertai diriku, menghibur, serta memenuhi hatiku dengan kekuatan dan damai sejahtera. Engkau menjamin masa depanku dan mengubah kehidupanku dari kesia-siaan menjadi hidup yang penuh dengan makna.

 

Aku bersyukur kepada-Mu karena dapat mengawali hari ini dengan beribadah kepada-Mu. Melaluinya aku merasakan kehadiran-Mu dan membaharui iman serta penyerahan diriku kepada-Mu. Firman-Mu meneguhkan imanku, dan Roh-Mu menghibur hatiku. Dengan demikian aku dapat menatap waktu-waktu yang akan kulalui pada hari ini tanpa keraguan. Aku yakin Engkau akan menyertai diriku dan menolong diriku dalam mengatasi setiap kesukaran. Di dalam anugerah-Mu Engkau memberkati dan memakai diriku untuk menjadi saksi-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Yohanes 20

Amsal 10

Kidung Agung 4-6

 

 

 

 

Music: Il Signore Ti Ristora

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 10 Juni

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

17 Biarlah bergembira dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu tetap berkata: "TUHAN itu besar!" 18 Aku ini sengsara dan miskin, tetapi Tuhan memperhatikan aku. Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku, ya Allahku, janganlah berlambat! (Mazmur 40:17, 18)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat. (Amsal 10:17)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau pribadi yang mahatahu dan tidak ada apapun yang tersembunyi di hadapan-Mu. Engkau selalu berkarya melalui Roh Kudus-Mu untuk membereskan hidupku dari segala dosa dan pelanggaran, supaya dengan demikian aku tidak usah mengalami keruntuhan dalam hidupku. Di dalam kasih setia-Mu Engkau menuntun diriku untuk senantiasa berjalan di jalan-jalan kehidupan dan menjaga diriku dari ketersesatan. Aku berterima kasih untuk didikan dan teguran yang Engkau sampaikan melalui firman-Mu. Semua itu merupakan bukti dari kasih-Mu kepadaku.

 

Tuhan, aku mengucap syukur karena Engkau bersedia menyertai diriku. Di dalam penyertaan-Mu aku merasakan damai sejahtera dan mengalami berkat-berkat-Mu. Di dalam anugerah-Mu Engkau memakai diriku untuk membawa dampak yang positif bagi lingkungan di sekitarku. Tuhan, tolonglah aku dengan Roh Kudus-Mu supaya perkataan dan perbuatanku menjadi berkat bagi semua orang yang kujumpai pada hari ini. Aku memanjatkan doaku ini di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Dominus Spiritus est

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 10 Juni

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

1 Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga. 2 Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita. (Mazmur 123:1, 2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem. (Kidung Agung 5:16)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tentu kata-kata bukanlah ukuran dari segalanya, namun dari budi bahasa yang ia gunakan kita dapat mengukur kualitas dari seseorang. Memang tidak jarang orang menyembunyikan niatan buruk yang ada di dalam hatinya dengan cara bicaranya yang halus, sopan dan tertata rapi. Sehingga bila tidak hati-hati kita akan terpedaya oleh tutur kata yang bersangkutan yang mempesona. Namun bukan berarti dengan demikian maka kita tidak perlu memperhatikan tutur kata kita. Sama seperti dengan adanya uang palsu bukan berarti maka kita tidak perlu lagi menghargai uang yang asli. Kita perlu bertutur kata dengan baik sebab hal tersebut mencerminkan kualitas dari diri kita.

 

Pentingnya budi bahasa ini dapat dilihat dari pernyataan pengantin perempuan di dalam Kidung Agung 5 tentang pengantin laki-lakinya. Pengantin perempuan tersebut adalah gadis dari Sulam. Sedangkan sang pengantin laki-laki yang ia sebutkan adalah raja Salomo, yang di dalam kitab Kidung Agung menggambarkan kasih Tuhan kepada umat-Nya. Ditulis bahwa sang pengantin perempuan berkata tentang kekasihnya sebagai berikut: "Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik." Memang firman yang Tuhan sampaikan kepada umat-Nya adalah manis dan bermutu. Hal yang sama pulalah yang harus mewarnai tutur kata kita, sebab hal itu merupakan salah satu ukuran dari orang yang mulia.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah tutur kata Anda mencerminkan bahwa Anda adalah orang yang mulia? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, firman-Mu indah, manis dan memberi kehidupan. Penuhilah pikiran, hati dan mulutku dengan firman-Mu itu sehingga kata-kata yang kuucapkan juga manis dan membawa pemulihan bagi orang yang mendengarnya. Ampunilah diriku apabila acapkali aku tidak menggunakan mulutku untuk membangun iman orang lain tetapi justru meruntuhkan pengharapan mereka. Tolonglah aku untuk dapat menjaga perkataanku sehingga semua yang kuucapkan menjadi berkat bagi sesamaku dan memuliakan nama-Mu.

 

Aku berterima kasih untuk hari yang indah yang telah Engkau berikan kepadaku pada hari ini. Aku merasakan tangan-Mu yang penuh dengan kasih telah menggandeng hidupku, dan membimbing langkah-langkah kehidupan yang harus kuambil. Dengan hikmat-Mu Engkau menolong diriku untuk mengatasi setiap kesukaran dan melewatinya di dalam kemenangan. Aku menyerahkan semua yang telah kukerjakan pada hari ini ke dalam tangan-Mu dan memohon agar Engkau memberkatinya dengan keberhasilan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penuntun hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit)

 

 

 

 

Music: Cantate Domino Canticum Novum

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.