Tanggal 15 April

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku hendak menyanyikan kasih setia dan hukum, aku hendak bermazmur bagi-Mu, ya TUHAN. (Mazmur 101:1)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

"Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan." (Lukas 17:10)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Melakukan kehendak Tuhan merupakan suatu kewajiban, itu sebabnya kita harus melaksanakannya dengan sikap rendah hati. Tidak jarang orang beranggapan bahwa dengan melakukan kehendak Tuhan maka yang bersangkutan telah berbuat jasa kepada-Nya. Sehingga dengan sikap takabur ia membanggakan dirinya di hadapan orang lain. Padahal sesungguhnya Tuhan adalah penguasa atas hidup kita. Sehingga menaati kehendak-Nya bukanlah suatu pilihan namun merupakan kewajiban. Oleh sebab itu orang yang menyadari kebenaran ini tidak akan menepuk dada dan menyombongkan dirinya karena ia telah melakukan kehendak Tuhan. Namun ia akan menundukkan diri di dalam kerendahan hati.

 

Bahwasanya melakukan kehendak Tuhan merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan dengan sikap rendah hati itulah yang diajarkan oleh Yesus kepada para pengikut-Nya. Di dalam Lukas 17 dicatat bahwa Ia menceritakan tentang seorang hamba yang wajib melakukan tugas yang diberikan oleh tuannya. Kemudian Ia mengajar bahwa bila para pengikut-Nya telah melakukan kehendak Allah maka mereka harus berkata: "Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan." Artinya melakukan kehendak Tuhan bukanlah suatu jasa, namun merupakan kewajiban karena Tuhanlah yang berkuasa atas hidup kita. Oleh karena itu sebaliknya dari menyombongkan diri maka kita harus melakukan kehendak Allah di dalam kerendahan hati.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Mengapa ada orang yang tidak bersedia menaati kehendak Allah di dalam hidup mereka? Bagaimana dengan diri Anda?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, Engkaulah Raja di atas segala raja dan yang empunya atas segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Di dalam kemurahan-Mu Engkau bersedia menebus hidupku dari kesia-siaan dengan darah-Mu yang mahal, sehingga dengan demikian hidupku menjadi milik-Mu. Engkau yang berhak atas hidupku dan Engkau pula yang berhak untuk memperoleh ketaatan yang sepenuhnya dari diriku. Oleh sebab itu, ya Tuhan, ampunilah diriku apabila aku mengingkari otoritas-Mu atas hidupku, sehingga aku tidak bersedia menaati kehendak-Mu. Baharuilah hatiku dan berikan roh yang taat kepadaku.

 

Dengan merendahkan diri di hadapan-Mu aku datang menghadap takhta anugerah-Mu. Tuntunlah diriku dengan Roh-Mu agar aku senantiasa berjalan menurut firman-Mu. Sertailah hidupku di sepanjang hari ini sebab hanya dekat dengan diri-Mu aku mengalami damai sejahtera yang berlimpah-limpah. Jangan biarkan diriku terjerumus ke dalam pencobaan dan lindungilah diriku daripada yang jahat. Berkatilah semua yang kukerjakan dengan keberhasilan supaya dengan demikian orang dapat melihat perbedaan antara pribadi yang mengandalkan Tuhan dengan mereka yang mengandalkan kemampuannya sendiri. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Rajaku, aku berdoa. Amin.

 

 

Pengakuan Iman Rasuli

 

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan tubuh; dan hidup yang kekal. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Lukas 17

Mazmur 105

Yosua 21-22

 

 

 

 

Music: Ad te Jesu Christe

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

 


  

Tanggal 15 April

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu selalu berkata: "Allah itu besar!" (Mazmur 70:5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

4 Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! 5 Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya, 6 hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya! (Mazmur 105:4-6)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, orang yang mencari wajah dan kekuatan-Mu tidak akan pernah Engkau kecewakan. Orang yang mencari kehendak-Mu akan Engkau puaskan dengan firman-Mu. Orang yang mencari pertolongan-Mu akan Engkau jawab dengan kuasa dan mujizat-Mu. Orang yang mengharapkan kemurahan-Mu tidak akan kembali dengan tangan yang hampa. Engkau senantiasa menjawab seruan umat-Mu dan tidak pernah mengabaikan permohonan mereka kepada-Mu. Bahkan Engkau menjawab kerinduan umat-Mu lebih dari yang mereka doakan.

 

Aku berterima kasih karena dengan kasih setia-Mu dan firman-Mu Engkau telah menuntun diriku supaya aku tidak tersesat di jalan-jalan hidupku. Di dalam kemurahan-Mu Engkau telah menolong diriku dari kesulitan-kesulitan yang kuhadapi supaya hatiku dapat beria-ria di dalam Engkau. Tuhan, aku menyerahkan hidupku dan masa depanku ke dalam tangan-Mu. Jadikanlah diriku saksi dari kebaikan dan kebesaran-Mu bagi orang-orang di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: L’ajuda em vindra del Senyor

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Tanggal 15 April

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

18 Terpujilah TUHAN, Allah Israel, yang melakukan perbuatan yang ajaib seorang diri! 19 Dan terpujilah kiranya nama-Nya yang mulia selama-lamanya, dan kiranya kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi. Amin, ya amin. (Mazmur 72:18, 19)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

44 Dan TUHAN mengaruniakan kepada mereka keamanan ke segala penjuru, tepat seperti yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka. Tidak ada seorang pun dari semua musuhnya yang tahan berdiri menghadapi mereka; semua musuhnya diserahkan TUHAN kepada mereka. 45 Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi. (Yosua 21:44, 45)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan adalah pribadi yang setia, itu sebabnya janji-janji-Nya selalu dapat diandalkan. Memang kesetiaan merupakan salah satu sifat utama di dalam diri-Nya. Artinya kesetiaan Allah tidak pernah berubah dan tidak akan terpengaruh oleh apapun juga. Sehingga kalaupun manusia berubah setia Tuhan tidak akan pernah menyangkali kesetiaan-Nya. Sifat Allah tersebut terlihat di dalam kesetiaan-Nya terhadap apa yang Ia janjikan. Bila tak jarang manusia mengingkari janjinya maka Allah senantiasa menepatinya. Apapun yang Ia katakan pasti akan digenapi-Nya. Oleh sebab itu janji-Nya selalu dapat diandalkan.

 

Kesetiaan Allah yang tak bersyarat ini terlihat di dalam tindakan-Nya untuk memenuhi janji-janji-Nya kepada umat-Nya seperti yang dicatat di dalam Yosua 21. Di situ ditulis bahwa Ia mengaruniakan kepada bangsa Israel keamanan ke seluruh penjuru negeri Kanaan, "tepat seperti yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka." Walaupun di dalam perjalanan dari Mesir menuju Kanaan berulang kali umat-Nya itu telah berubah setia kepada-Nya namun Allah tetap setia kepada janji-Nya. Ditulis bahwa "dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi." Hal ini menegaskan bahwa Tuhan adalah pribadi yang setia sehingga janji-janji-Nya selalu dapat diandalkan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Patutkah Anda meragukan janji-janji Tuhan kepada umat-Nya? Mengapa begitu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, Engkau adalah pribadi yang setia. Di dalam kesetiaan-Mu tidak satupun dari janji-Mu yang Engkau ingkari, dan tidak satupun dari firman-Mu yang Engkau lupakan. Namun Engkau selalu menggenapinya tepat pada waktunya. Engkau baik, dan semua yang Engkau rencanakan bagi hidupku adalah selalu baik adanya. Di dalam kebaikan-Mu Engkau menata hari depan umat-Mu, sehingga sesuai dengan janji-Mu Engkau akan mengaruniakan keamanan bagi mereka. Aku percaya bahwa segala yang baik yang Engkau rencanakan bagi anak-anak-Mu tidak ada yang tidak Engkau genapi. Semuanya Engkau wujudkan sesuai dengan janji-Mu.

 

Di dalam kasih setia-Mu itu pula Engkau bersedia menerima diriku untuk menjadi anak-Mu. Engkau mengorbankan diri-Mu sampai mati di kayu salib untuk melepaskan aku dari perbudakan dosa, menuntun hidupku dan membawa diriku ke masa depan yang indah seperti yang telah Engkau rencanakan bagi hidupku. Aku berterima kasih untuk semua kebaikan-Mu yang telah kualami pada hari ini. Engkau telah melimpahi diriku dengan damai sejahtera-Mu dan Engkau tidak lalai dalam memelihara hidupku. Aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku yang setia, aku mengangkat doaku. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: C’est Toi Ma Lampe

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.