Tanggal 11 Maret

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Hai gembala Israel, pasanglah telinga, Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan domba! Ya Engkau, yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar. (Mazmur 80:2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

27 Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Kamu semua akan tergoncang imanmu. Sebab ada tertulis: Aku akan memukul gembala dan domba-domba itu akan tercerai-berai. 28 Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea." 29 Kata Petrus kepada-Nya: "Biarpun mereka semua tergoncang imannya, aku tidak." 30 Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada hari ini, malam ini juga, sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." 31 Tetapi dengan lebih bersungguh-sungguh Petrus berkata: "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." Semua yang lainpun berkata demikian juga. (Markus 14:27-31)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan akan meninggikan orang yang rendah hati, sedangkan orang yang congkak akan direndahkan-Nya. Hal ini tidak terlepas dari prinsip bahwa setiap pribadi akan cenderung menghargai pribadi lain yang memiliki sifat yang sama dengan dirinya. Karena Tuhan adalah pribadi yang rendah hati, maka sebagai akibat Iapun berkenan kepada orang yang rendah hati. Penghargaan yang Ia berikan kepada mereka yang memiliki sifat yang sama dengan diri-Nya itu adalah dengan meninggikan dan menopang mereka. Sebaliknya orang yang congkak akan ditentang-Nya. Mereka yang sombong dan suka membanggakan dirinya sendiri akan direndahkan-Nya. Itulah sebabnya bila orang yang rendah hati akan dipermuliakan, maka orang yang congkak akan dipermalukan-Nya.

 

Hal itulah yang dialami oleh Petrus dan para murid Yesus yang lain. Di dalam Markus 14 dicatat Yesus berkata bahwa sebagai akibat dari penangkapan-Nya nanti maka iman para murid-Nya itu akan tergoncang. Petrus menanggapi dengan berkata: "Biarpun mereka semua tergoncang imannya, aku tidak." Bahkan ia berkata lagi: "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." Para murid yang lain berkata demikian juga. Kata-kata congkak yang tidak mereka buktikan dalam perbuatan. Sebab ketika Yesus ditangkap di Getsemani semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri. Tindakan tersebut mempermalukan diri mereka sendiri. Memang orang yang rendah hati akan ditinggikan-Nya, sedangkan orang yang congkak akan direndahkan-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda hidup dengan sikap yang rendah hati? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau adalah pribadi yang rendah hati. Di dalam kerendahan hati-Mu Engkau telah rela mengosongkan diri-Mu sendiri, datang ke dunia menjadi sama dengan manusia, mengambil rupa seorang hamba, mengorbankan diri-Mu sampai mati di kayu salib bagi kami, manusia yang berdosa dan hina. Ampunilah aku akan kecongkakan diriku. Ajarlah diriku untuk hidup dengan pikiran dan perasaan yang sama seperti yang ada pada diri-Mu. Sebab hanya dengan demikian barulah aku dapat memuliakan nama-Mu dengan hidup sebagai saksi-Mu, baik melalui perkataan maupun perbuatanku sehari-hari.

 

Di pagi hari ini dengan merendahkan hati di hadapan-Mu aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Tolonglah aku agar dapat mengampuni orang yang meremehkan diriku, sebagaimana Engkau juga mengampuni mereka yang menganiaya diri-Mu. Ketika orang mengabaikan perbuatan baik yang kulakukan kepada mereka, tolonglah diriku untuk tidak berputus asa tetapi terus melakukan kebaikan kepada mereka. Sehingga dengan demikian aku hidup memenuhi kehendak-Mu, menyenangkan hati-Mu dan dapat menjadi berkat bagi sesamaku. Berkatilah semua yang kukerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan teladan hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Bapa Kami

 

9 Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. (Matius 6:9-13)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Markus 14

Mazmur 70

Bilangan 23-24

 

 

 

 

Music: Spiritus Jesu Christi

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

 


  

Tanggal 11 Maret

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

4 Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. 5 Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Sela 6 Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku bangun, sebab TUHAN menopang aku! (Mazmur 3:4-6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

2 Ya Allah, bersegeralah melepaskan aku, menolong aku, ya TUHAN! 3 Biarlah mendapat malu dan tersipu-sipu mereka yang ingin mencabut nyawaku; biarlah mundur dan kena noda mereka yang mengingini kecelakaanku; 4 biarlah berbalik karena malu mereka yang mengatakan: "Syukur, syukur!" 5 Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu selalu berkata: "Allah itu besar!" (Mazmur 70:2-5)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau selalu menolong diriku tepat pada waktunya. Engkau menolong dan membelaku terhadap semua orang yang merancangkan kecelakaan bagi diriku. Engkaulah perisai dan pelindungku yang teguh sehingga semua orang yang bermaksud buruk terhadap diriku akan mendapat malu. Sebaliknya orang yang berharap kepada-Mu akan bergirang sebab Engkau setia kepada janji-Mu. Tidak pernah Engkau mengabaikan orang yang berharap kepada-Mu dan berlindung di bawah naungan-Mu. Kepada-Mu ya Tuhan aku berseru.

 

Pada siang hari ini aku mengangkat doa dan permohonanku. Tuntunlah diriku agar senantiasa berjalan di dalam kehendak-Mu yang sempurna. Karena sesungguhnya tidak ada rancangan-Mu yang gagal sehingga semua orang yang berjalan di jalan-jalan-Mu akan mendapatkan keberhasilan pada waktunya. Walaupun hidup di dalam kehendak-Mu bukanlah berarti hidup bebas dari kesulitan tetapi aku tidak gentar sebab Engkau besertaku. Engkau menghibur dan meneguhkan hatiku melalui kehadiran Roh-Mu. Kepada-Mu ya Tuhan aku menyerahkan kehidupanku, dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku mengangkat doaku. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Christe Salvator

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 11 Maret

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

20 Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya. 21 Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya. 22 Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku! (Mazmur 103:20-22)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

16 Lalu TUHAN menemui Bileam dan menaruh perkataan ke dalam mulutnya, dan berfirman: "Kembalilah kepada Balak dan katakanlah demikian." 17 Ketika ia sampai kepadanya, Balak masih berdiri di samping korban bakarannya bersama-sama dengan pemuka-pemuka Moab. Berkatalah Balak kepadanya: "Apakah yang difirmankan TUHAN?" 18 Lalu diucapkannyalah sanjaknya, katanya: "Bangunlah, hai Balak, dan dengarlah; pasanglah telingamu mendengarkan aku, ya anak Zipor. 19 Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bilangan 23:16-19)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Kesanggupan dan kesetiaan Tuhanlah yang mengakibatkan diri-Nya berbeda dengan manusia dan membuat janji-janji-Nya dapat diandalkan. Bila manusia berjanji belum tentu ia sanggup untuk melaksanakan janjinya. Kalaupun sanggup, belum tentu ia akan bersikap setia terhadap janjinya tersebut. Oleh sebab itu janji manusia tidak selalu dapat diandalkan. Namun tidak demikian halnya dengan Allah. Karena kuasa-Nya tidak terbatas, itu sebabnya Ia senantiasa sanggup untuk mewujudkan janji-Nya. Bukan itu saja, karena Ia adalah pribadi yang setia maka Ia pasti akan menggenapi janji-Nya. Sebagai akibat maka janji-janji Tuhan selalu dapat kita andalkan.

 

Kesanggupan dan kesetiaan Tuhan ini dapat kita lihat di dalam Bilangan 23. Di situ dicatat kuasa-Nya yang tidak terbatas, sehingga Ia sanggup mengendalikan mulut Bileam yang bermaksud untuk mengutuki bangsa Israel. Sebagai akibat Bileam justru mengucapkan kata-kata berkat terhadap umat-Nya tersebut. Di dalam kata-kata yang diucapkannya Bileam menegaskan tentang kesetiaan Tuhan dengan berkata: "Allah bukanlah manusia, Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?" Memang Tuhan bukan manusia. Kesanggupan dan kesetiaan-Nya yang berbeda dengan manusia tersebut membuat janji-janji-Nya dapat diandalkan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah janji-janji yang Anda ucapkan dapat diandalkan? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, Engkaulah pembelaku, dan janji-Mu selalu dapat diandalkan. Kuasa-Mu tidak terbatas dan kesetiaan-Mu turun-temurun, itu sebabnya janji-Mu tak akan pernah Engkau ingkari. Walaupun orang merancangkan hal-hal yang jahat terhadap diriku, di dalam kuasa-Mu Engkau sanggup membalikkannya untuk mendatangkan kebaikan bagi diriku. Engkau mampu mengubah kutuk yang hendak diucapkan oleh mereka yang melawan umat-Mu menjadi berkat bagi orang-orang yang Engkau kasihi itu. Aku bersyukur karena Engkau tidak pernah berpangku tangan, namun senantiasa siap untuk menolong anak-anak-Mu.

 

Aku berterima kasih kepada-Mu untuk hari yang telah kulalui sampai kepada saat ini. Tuntunan dan penyertaan-Mu kurasakan dari waktu ke waktu dan tidak sekalipun Engkau meninggalkan diriku. Bagaikan bapa yang sayang kepada anak-anaknya demikianlah Engkau memelihara hidupku. Bagaikan seekor rajawali yang mendewasakan anak-anaknya demikianlah Engkau menolong diriku untuk bertumbuh di dalam iman kepada-Mu. Aku bersyukur untuk semua didikan dan pembentukan-Mu yang mengubah hidupku agar menjadi semakin serupa dengan diri-Mu. Aku menyerahkan hari esokku ke dalam anugerah-Mu dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembalaku, aku menyerahkan doaku. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Dona La Pace

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.