Tanggal 13 Februari

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami. (Mazmur 90:14)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

23 Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh. 24 Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. 25 Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. 26 Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. 33 Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. (Kisah Para Rasul 16:23-26, 33)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Orang yang berhikmat tidak akan bertindak hanya berdasarkan kesempatan yang tersedia, namun berdasarkan rancangan Allah bagi hidupnya. Memang kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang terbuka di hadapan kita. Namun adakalanya Allah memiliki rancangan yang lebih mulia dibandingkan kesempatan yang terbuka tersebut. Di saat seperti itu kita harus memilih dengan hikmat, yaitu memilih untuk hidup sesuai dengan rancangan Allah dibandingkan memanfaatkan kesempatan yang ada di hadapan kita. Hanya dengan demikian barulah hidup kita akan menjadi lebih efektif, dan membawa dampak yang lebih besar serta mulia bagi orang-orang di sekitar kita.

 

Hidup menghadapi dua pilihan seperti itulah yang dialami oleh Paulus dan Silas sebagaimana yang dicatat di dalam Kisah Para Rasul 16. Di saat itu mereka berdua berada di dalam penjara di Filipi. Sementara mereka memuji Tuhan, terjadilah gempa dan semua belenggu serta pintu penjara terbuka. Kesempatan untuk melarikan diri dari dalam penjara terbuka di depan mereka. Namun mereka tidak menggunakan kesempatan itu dan tetap tinggal di dalam penjara. Hal ini menunjukkan bahwa mereka memahami rencana Allah yang lebih besar yang akan Ia kerjakan melalui keberadaan mereka di dalam penjara itu. Sebagai akibat dari pilihan tersebut maka pada jam itu juga kepala penjara Filipi dan seluruh keluarganya menjadi pengikut Kristus. Memang orang yang berhikmat tidak akan bertindak hanya berdasarkan kesempatan namun berdasarkan rancangan Allah bagi hidupnya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang akan Anda lakukan bila kesempatan terbuka di hadapan Anda seperti yang dialami oleh Paulus dan Silas tadi? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari bahwa melalui kesempatan-kesempatan yang Engkau buka di hadapanku Engkau menguji hatiku, yaitu antara menaati kehendak-Mu dengan mengutamakan kenyamanan hidupku. Tolonglah aku untuk lebih mendahulukan ketaatan kepada kehendak-Mu dan tidak menjadikan kepentingan diriku sendiri sebagai prioritas dalam hidupku. Sebab hanya dengan demikian barulah aku dapat hidup secara efektif dan menyenangkan hati-Mu. Oleh karena itu, berikanlah kepadaku hikmat agar aku dapat membedakan antara kesempatan yang harus kuambil dengan yang harus kuabaikan. Berdasarkan tuntunan hikmat-Mu itulah aku akan menyusun prioritas hidupku.

 

Pagi hari ini di dalam rasa syukur kepada-Mu aku menyerahkan kehidupanku ke dalam tangan-Mu. Aku bersyukur sebab Engkau telah melindungi dan menaungi hidupku di sepanjang malam yang telah lewat. Aku berterima kasih untuk hari yang baru dan anugerah-Mu yang selalu baru bagi hidupku. Aku menyerahkan waktu-waktu yang akan kulalui di sepanjang hari ini ke dalam tuntunan-Mu. Sertailah diriku di setiap langkah yang kuambil dan berkatilah semua yang kukerjakan dengan keberhasilan. Mampukanlah diriku untuk hidup sebagai terang di tengah kegelapan dan mewarnai kehambaran di sekitarku dengan kasih-Mu. Permuliakanlah nama-Mu melalui kehidupanku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Memohon Rahmat Tuhan

 

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, kasihanilah kami

Yesus, Anak Domba Allah, berilah kami damai-Mu

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kisah Para Rasul 16

Mazmur 44

Keluaran 37-38

 

 

 

 

Music: Behute mich, Gott

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 13 Februari

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

2 Ia berkata: "Aku mengasihi Engkau, ya TUHAN, kekuatanku! 3 Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku! (Mazmur 18:2, 3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

23 Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami dianggap sebagai domba-domba sembelihan. 24 Terjagalah! Mengapa Engkau tidur, ya Tuhan? Bangunlah! Janganlah membuang kami terus-menerus! 27 Bersiaplah menolong kami, bebaskanlah kami karena kasih setia-Mu! (Mazmur 44:23-24, 27)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku menyadari bahwa hidup menurut jalan-jalan-Mu tidak dengan sendirinya akan membuat diriku berjalan di jalan yang tanpa hambatan maupun rintangan. Sebab tidak semua orang akan bergembira melihat diriku berjalan menurut kehendak-Mu. Oleh sebab itu ya Tuhan, lindungilah aku dari semua orang yang berniat buruk terhadap diriku. Jangan Engkau biarkan mereka bergembira karena melihat bahwa rancangan jahat yang mereka rencanakan terhadap diriku mengalami keberhasilan. Oleh sebab itu gagalkanlah niat jahat yang mereka susun terhadap diriku.

 

Aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Luputkanlah aku dari kesesakan dan ulurkanlah tangan-Mu yang memberikan kelegaan itu untuk menolong hidupku. Tuntunlah diriku di jalan yang rata dan luruskanlah jalan yang harus kutempuh. Topanglah hidupku dengan kasih setia-Mu. Berkatilah semua yang kukerjakan dengan keberhasilan. Pakailah hidupku untuk memuliakan nama-Mu, sehingga orang-orang yang ada di sekitarku akan datang dan menyembah-Mu. Mampukanlah diriku untuk mengisi hari ini sebagai hari yang bermakna dan menyenangkan hati-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembalaku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: I Am Sure I Shall See

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 13 Februari

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

5 Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus! 6 Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai. (Mazmur 30:5, 6)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

21 Inilah daftar biaya untuk mendirikan Kemah Suci, yakni Kemah Suci, tempat hukum Allah, yang disusun atas perintah Musa, oleh orang Lewi di bawah pimpinan Itamar, anak imam Harun. 22 Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, membuat segala yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, 23 dan bersama-sama dengan dia turut Aholiab, anak Ahisamakh, dari suku Dan, seorang tukang dan ahli, seorang yang membuat tenunan yang berwarna-warna dari kain ungu tua, dari kain ungu muda, dari kain kirmizi dan dari lenan halus. 24 Segala emas yang dipakai untuk segala pekerjaan mendirikan tempat kudus itu, yakni emas dari persembahan unjukan, ada dua puluh sembilan talenta dan tujuh ratus tiga puluh syikal, ditimbang menurut syikal kudus. (Keluaran 38:21-24)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Sebagaimana Ia sendiri menghargai hukum-hukum-Nya demikianlah Allah menghendaki agar manusia menghargai firman-Nya. Penghargaan Allah terhadap hukum-hukum-Nya tersebut tidaklah terlepas dari sifat-Nya yang setia dan adil. Di dalam kesetiaan terhadap hukum-hukum-Nya tersebut Ia menjamin janji-janji-Nya kepada umat-Nya. Di dalam keadilan-Nya Ia membela mereka yang lemah dan tidak berdaya melalui ketetapan-ketetapan-Nya. Oleh sebab itu Ia juga menghendaki agar kita menghargai firman-Nya, yaitu dengan menaatinya. Hanya dengan demikian barulah kita layak disebut sebagai umat-Nya dan dapat hidup berkenan di hati-Nya.

 

Kehendak Allah agar umat-Nya menghargai hukum atau firman-Nya itu terlihat dari perintah yang Ia berikan kepada umat-Nya untuk membangun Kemah Suci, yaitu tempat untuk menyimpan hukum Allah. Sebagaimana yang dicatat di dalam Keluaran 38, Allah menghendaki agar dua loh batu yang bertuliskan sepuluh hukum-Nya disimpan di dalam Kemah Suci yang dibuat dari emas, kain dan bahan-bahan yang sangat mahal. Melalui indahnya Kemah Suci tersebut secara tidak langsung Allah menunjukkan kepada umat-Nya bahwa Ia menghargai hukum-hukum-Nya. Dengan demikian Ia mengajar agar mereka juga menghargai firman-Nya. Penghargaan yang akan mengundang kehadiran-Nya di tengah mereka. Singkat kata, sebagaimana Allah menghargai hukum-hukum-Nya demikianlah Ia menghendaki agar manusia menghargai firman-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda menghargai firman Tuhan dalam hidup Anda sehari-hari? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, Engkau adalah pribadi yang adil dan kesetiaan-Mu turun-temurun tidak pernah berkesudahan. Itu sebabnya firman-Mu abadi, tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. Apa yang Engkau janjikan tidak akan pernah Engkau ingkari. Apa yang Engkau tetapkan tidak akan pernah Engkau sangkali. Ajarlah diriku untuk menghargai firman-Mu itu dengan menaatinya di dalam kehidupanku. Mampukanlah diriku untuk menjunjungnya di dalam hidupku dan mempercayainya di dalam segala situasi. Aku percaya apa yang Engkau firmankan itu adalah benar dan rencana-Mu yang Engkau bentangkan melalui sabda-Mu tidak akan pernah gagal. Di dalam kebenaran firman-Mu aku bernaung.

 

Dari sejak pagi tadi sampai kepada saat ini Engkau telah melimpahkan kebaikan-kebaikan-Mu dalam hidupku. Engkau menuntun hidupku dan meluruskan jalanku sehingga aku tidak tersesat ke jalan yang salah. Dengan Roh Kudus-Mu Engkau membimbing diriku untuk berjalan di dalam kebenaran firman-Mu. Engkau menyertai hidupku dengan keberhasilan dan melindungi diriku dari semua yang jahat. Aku berterima kasih untuk semua kemurahan-Mu itu. Karena aku menyadari bahwa bila aku mengalami kebaikan-kebaikan-Mu semua itu hanyalah karena anugerah-Mu. Tuhan, sinarilah jalan hidupku dengan cahaya wajah-Mu, dan peganglah masa depanku dengan tangan-Mu. Kepada-Mu aku berserah, dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Saksi yang setia, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Cantate Domino Canticum Novum

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.