Tanggal 12 Februari

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Aku rindu kepada keselamatan dari pada-Mu, ya TUHAN, dan Taurat-Mu menjadi kesukaanku. (Mazmur 119:174)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

28 Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban dari pada yang perlu ini: 29 kamu harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan. Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini, kamu berbuat baik. Sekianlah, selamat." (Kisah Para Rasul 15:28, 29)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Keputusan yang terbaik yang dapat dibuat oleh manusia adalah menyelaraskan keputusan dirinya dengan keputusan Tuhan. Patut disadari bahwa setiap hari, suka atau tidak suka, kita harus membuat berbagai macam keputusan. Keputusan yang benar akan mendatangkan kebahagiaan, dan keputusan yang keliru akan membuahkan penyesalan. Sedangkan keterbatasan kita akan mengakibatkan keputusan-keputusan yang kita ambil tidaklah selalu tepat. Namun tidak demikian halnya dengan Tuhan. Hikmat-Nya tidak terbatas. Oleh karena itu keputusan yang Ia buat selalu tepat. Sebagai akibat, apabila kita menyelaraskan keputusan kita dengan keputusan-keputusan-Nya maka keputusan yang kita ambil tidaklah akan keliru.

 

Sikap seperti inilah yang ditempuh oleh para rasul sebagaimana yang dicatat di dalam Kisah Para Rasul 15. Ketika itu mereka harus memutuskan apakah orang bukan Yahudi yang menjadi pengikut Kristus wajib disunat dan menaati hukum Taurat. Untuk itu para rasul memperhatikan kesaksian Petrus, Paulus dan Barnabas tentang bagaimana Tuhan melalui Roh Kudus telah menuntun mereka untuk memberitakan Injil kepada orang-orang bukan Yahudi. Alhasil para rasul memilih untuk menjadikan keputusan Roh Kudus sebagai acuan bagi keputusan mereka. Pilihan ini merupakan pilihan yang terbaik, sebab dengan demikian Injil mencapai seluruh muka bumi seperti hari ini. Singkat kata, untuk membuat keputusan yang tepat kita harus menyelaraskan keputusan kita dengan keputusan Tuhan.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang perlu Anda lakukan untuk mengenal keputusan Tuhan bagi hidup Anda? Mengapa begitu?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, aku bersyukur karena Engkau bersedia menuntun diriku di dalam kehendak-Mu. Aku menyadari bahwa pengetahuan dan hikmat yang ada pada diriku sangat terbatas. Sehingga acapkali keputusan-keputusan yang kubuat keliru. Sedangkan hikmat-Mu bersifat tidak terbatas dan kehendak-Mu adalah selalu yang terbaik. Oleh karena itu keputusan-keputusan yang Kaubuat tidak pernah salah. Tuhan, berikanlah kepadaku kepekaan agar aku dapat mengenali tuntunan-Mu. Bukalah mata dan telinga hatiku agar aku dapat mendengar suara-Mu. Berikan kepadaku hati yang taat agar aku melangkah sesuai dengan keputusan-keputusan-Mu.

 

Terima kasih ya Tuhan untuk hari yang baru yang Engkau berikan kepadaku. Aku percaya tak berkesudahan kasih setia-Mu kepada umat-Mu. Di dalam kasih Engkau memelihara umat-Mu sehingga mereka tidak pernah berkekurangan. Di dalam kesetiaan Engkau menepati semua janji-Mu sehingga tidak pernah mereka dikecewakan. Kepada kasih setia dan rahmat-Mu itu aku berharap. Sertailah dan bimbinglah hidupku di sepanjang hari ini, dan bawalah diriku di jalan-jalan yang limpah dengan berkat dan perlindungan-Mu. Jangan biarkan aku terjerumus ke dalam pencobaan dan lepaskanlah aku dari yang jahat. Jadikanlah diriku saluran berkat-Mu bagi orang-orang yang ada di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penuntun hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kisah Para Rasul 15

Mazmur 43

Keluaran 35-36

 

 

 

 

Music: Nada te Turbe

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 12 Februari

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. (Mazmur 84:5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

1 Berilah keadilan kepadaku, ya Allah, dan perjuangkanlah perkaraku terhadap kaum yang tidak saleh! Luputkanlah aku dari orang penipu dan orang curang! 5 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! (Mazmur 43:1, 5)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, Engkaulah sumber harapan yang tidak akan pernah mengecewakan. Engkau sanggup membuka pintu pertolongan bagiku tepat pada waktunya. Kuasa dan hikmat-Mu tidak terbatas. Itu sebabnya apabila hidupku berada di dalam tangan-Mu maka sesungguhnya aku tidak perlu berputus asa, karena Engkau yang menjamin masa depanku. Engkau melindungi diriku dan meluputkan aku dari orang yang bermaksud buruk terhadap hidupku. Engkau senantiasa membela diriku dan memberikan kepadaku keadilan ketika aku diperlakukan secara tidak adil. Di bawah naungan sayap-Mu aku berlindung.

 

Aku bersyukur karena Engkau senantiasa hadir di dalam hidupku. Tak pernah Engkau meninggalkan diriku berjalan menyusuri kehidupan ini seorang diri. Dengan tangan-Mu yang penuh dengan kasih dan kesabaran Engkau menuntun diriku. Dengan kesetiaan-Mu Engkau mengarahkan langkah-langkah kakiku agar senantiasa berjalan di jalan-jalan kehidupan. Engkau senantiasa memelihara hidupku dan melimpahi diriku dengan segala kebaikan-Mu. Ya Tuhan, kepada-Mu aku berharap, dan di dalam naungan-Mu aku merasakan damai sejahtera yang penuh. Ke dalam tangan-Mu aku menyerahkan kehidupanku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembalaku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Bonum Est Confidere

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 12 Februari

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Kami bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kami bersyukur, dan orang-orang yang menyerukan nama-Mu menceritakan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib. (Mazmur 75:2)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

21 Sesudah itu datanglah setiap orang yang tergerak hatinya, setiap orang yang terdorong jiwanya, membawa persembahan khusus kepada TUHAN untuk pekerjaan melengkapi Kemah Pertemuan dan untuk segala ibadah di dalamnya dan untuk pakaian kudus itu. 22 Maka datanglah mereka, baik laki-laki maupun perempuan, setiap orang yang terdorong hatinya, dengan membawa anting-anting hidung, anting-anting telinga, cincin meterai dan kerongsang, segala macam barang emas; demikian juga setiap orang yang mempersembahkan persembahan unjukan dari emas bagi TUHAN. (Keluaran 35:21, 22)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Memang tidak semua pemberian disebabkan oleh dorongan kasih, namun orang yang mengasihi pasti akan terdorong untuk memberi. Sebagai contoh, ketika ditodong oleh penjahat mungkin orang akan memberikan uang yang ia miliki kepada penjahat tersebut. Jelas pemberian ini ia lakukan bukan oleh karena dorongan kasih, namun karena rasa takut. Sebaliknya seorang ayah yang mengasihi anaknya akan dengan senang hati dan secara sukarela memberi uang kepada si anak untuk mencukupi keperluan yang bersangkutan. Dengan kata lain, orang yang mengasihi pasti akan terdorong untuk memberi kepada mereka yang ia kasihi.

 

Hal itulah yang terjadi ketika umat Tuhan, seperti yang dicatat di dalam Keluaran 35, mempersembahkan harta mereka kepada Tuhan untuk membangun Kemah Pertemuan. Persembahan tersebut mereka lakukan karena hati mereka tergerak. Artinya mereka lakukan secara sukarela, dan bukan karena terpaksa. Dengan kata lain, kasih kepada Tuhan telah mendorong mereka untuk memberikan yang mereka miliki kepada Tuhan. Hal ini menunjukkan bahwa orang yang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan tidak akan merasa berkeberatan untuk mempersembahkan apa yang ada pada diri mereka kepada-Nya. Sebab walaupun tidak semua pemberian adalah karena dorongan kasih, namun orang yang mengasihi pasti akan terdorong untuk memberi.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah yang telah Anda lakukan sebagai bukti dari kasih Anda kepada Tuhan?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Allah, Engkau telah terlebih dahulu mengasihi diriku sebelum aku mengasihi diri-Mu. Di dalam kasih-Mu yang besar Engkau telah mengaruniakan Yesus Kristus, Putra-Mu yang tunggal, untuk menyelamatkan diriku sebelum aku melakukan apapun juga bagi diri-Mu. Sungguh besar anugerah-Mu bagi hidupku. Oleh sebab itu sesungguhnya Engkau layak menerima kasihku. Bahkan sebenarnya semua yang ada padaku adalah milik-Mu karena Engkau yang empunya segala sesuatu dan Penguasa atas segala yang ada. Kepada-Mu ya Tuhan aku menyerahkan seluruh hidupku sebagai persembahan yang kudus dan berkenan kepada-Mu.

 

Aku bersyukur untuk kasih-Mu yang telah kualami di sepanjang hari ini. Di setiap waktu Engkau telah menyertai diriku dan melimpahi hidupku dengan berkat-berkat-Mu. Engkau memelihara diriku dan mencukupkan semua yang kuperlukan bagi kehidupanku. Dengan tangan-Mu yang kuat dan tidak pernah mengenal lelah Engkau telah melindungi diriku dari semua petaka dan marabahaya. Kepada-Mu ya Tuhan aku menyerahkan hari-hari yang akan kulalui dengan memohonkan tuntunan-Mu bagi hidupku di setiap waktu. Tunjukkanlah jalan-jalan yang harus kutempuh dan bukakanlah jalan bagiku untuk meraih janji-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan yang penuh dengan rahmat, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Bog Jest Miloscia

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.