Tanggal 11 Februari

Ibadah Pagi

Pukul 05:00 - 08:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

4 Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. 5 Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi. (Mazmur 67:4, 5)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

8 Di Listra ada seorang yang duduk saja, karena lemah kakinya dan lumpuh sejak ia dilahirkan dan belum pernah dapat berjalan. 9 Ia duduk mendengarkan, ketika Paulus berbicara. Dan Paulus menatap dia dan melihat, bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan. 10 Lalu kata Paulus dengan suara nyaring: "Berdirilah tegak di atas kakimu!" Dan orang itu melonjak berdiri, lalu berjalan kian ke mari. (Kisah Para Rasul 14:8-10)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Iman kepada Tuhan akan memerdekakan orang dari belenggu nasib yang mengurung kehidupannya. Nasib merupakan keadaan yang kita alami dan yang bukan merupakan pilihan kita. Sebagai contoh, siapakah orang tua yang melahirkan diri kita. Hal tersebut bukan merupakan pilihan kita. Kata orang hal itu merupakan nasib. Persoalan akan timbul apabila kita menyerahkan hidup kita kepada nasib. Sebab dengan demikian maka hidup kita akan ditentukan oleh nasib. Tetapi apabila kita di dalam iman menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, maka Ia yang akan memerdekakan hidup kita dari belenggu nasib sehingga kita dapat hidup secara maksimal.

 

Hal inilah yang dialami oleh seorang yang lumpuh sejak lahir di Listra sebagaimana yang dicatat di dalam Kisah Para Rasul 14. Kelumpuhan dirinya sejak lahir tersebut jelas bukanlah merupakan pilihan dirinya. Sehingga dapat dikatakan bahwa hal itu ia alami sebagai nasib dirinya. Namun berita Injil yang disampaikan oleh rasul Paulus menumbuhkan iman di dalam hatinya bahwa ia dapat disembuhkan. Iman tersebut ditanggapi oleh rasul Paulus dengan mengundang kuasa Allah agar bekerja di dalam hidup yang bersangkutan. Sebagai akibat orang tersebut dapat berdiri, bebas dari kelumpuhannya dan untuk pertama kali di dalam hidupnya ia dapat berjalan. Berarti iman kepada Tuhan akan memerdekakan orang dari belenggu nasib yang mengurung kehidupannya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Selama ini apakah Anda meratapi nasib Anda? Apakah yang perlu Anda lakukan untuk terbebas dari belenggu nasib tersebut?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Ya Tuhan, kasih dan kuasa-Mu tidak terbatas sehingga tidak dapat dihalangi oleh apapun juga yang merintangi hidupku. Sebesar apapun persoalan kehidupan yang aku hadapi Engkau sanggup untuk menolong dan membebaskan diriku. Oleh sebab itu aku percaya bahwa aku tidak perlu hidup menyerah kepada nasib ataupun membiarkan masa depanku ditentukan olehnya. Iman kepada-Mu akan menguak tabir nasib dan membuka jalan bagi diriku untuk menjangkau hari depan yang indah dan yang Engkau telah sediakan bagi diriku. Oleh sebab itu sebaliknya dari menyerah kepada keadaan, aku menyerahkan masa depanku ke dalam tangan-Mu.

 

Pada pagi hari ini aku mengangkat pujian syukurku kepada-Mu. Satu malam telah aku lewati di dalam perlindungan dan naungan kasih-Mu. Sekarang aku menghadapi hari yang baru yang terbentang di hadapanku. Walaupun aku tidak mengetahui hal apakah yang sedang menantikan diriku pada hari ini, namun satu hal yang aku ketahui dengan pasti yaitu bahwa Engkau tidak pernah meninggalkan diriku. Aku percaya di setiap waktu Engkau senantiasa bersedia menuntun dan menyertai hidupku. Ya Tuhan, tuntunlah aku di jalan-Mu yang benar. Sertailah diriku dengan Roh Kudus-Mu, dan limpahilah diriku dengan damai sejahtera-Mu. Berjalan bersama dengan-Mu aku akan meraih keberhasilan demi keberhasilan oleh karena pertolongan-Mu. Jauhkanlah aku dari pencobaan dan lindungilah aku dari yang jahat. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penolong hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Bapa Kami

 

9 Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. (Matius 6:9-13)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Kisah Para Rasul 14

Mazmur 42

Keluaran 33-34

 

 

 

 

Music: Jesu Redemptor

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

 

 


  

Tanggal 11 Februari

Ibadah Siang

Pukul 12:00 - 14:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi! (Mazmur 96:9)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

6 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! 12 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! (Mazmur 42:6, 12)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Allah yang mahabesar dan penuh anugerah, singkaplah mata hatiku sehingga aku dapat menyaksikan kebesaran dari kasih dan kuasa-Mu. Sebab hanya dengan demikian maka akan terhalaulah rasa gelisah dan tertekan di dalam hatiku. Sebaliknya dari rasa kuatir maka hatiku akan dipenuhi dengan ucapan syukur kepada-Mu. Karena sesungguhnya kasih dan kuasa-Mu jauh lebih besar dari semua persoalan dan tantangan yang aku hadapi di dalam hidup ini. Ya Allahku dan Penolongku, kepada-Mu aku menaruhkan harapanku.

 

Ya Sang Pencipta alam semesta yang senantiasa siap mengulurkan tangan-Nya untuk mengangkat umat-Mu dari dalam lembah kegelapan, dengarlah doaku. Engkau sungguh baik dan kebaikan-Mu tidak akan pernah berkesudahan untuk selama-lamanya. Tuntunlah diriku di jalan yang rata dan jadikanlah diriku saluran berkat-Mu bagi semua orang yang ada di sekitarku. Tolonglah diriku agar dapat hidup di dalam kehidupan yang penuh dengan makna dan berguna. Sehingga kehidupanku tidaklah sia-sia namun memuliakan nama-Mu. Kepada-Mu aku mengangkat permohonanku, dan di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamatku, aku berdoa. Amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Fiez Vous en Lui

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Tanggal 11 Februari

Ibadah Malam

Pukul 18:00 - 22:00

 

 

Pengantar Ibadah

 

2 Kiranya nama TUHAN dimasyhurkan, sekarang ini dan selama-lamanya. 3 Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari terpujilah nama TUHAN. (Mazmur 113:2, 3)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

15 Berkatalah Musa kepada-Nya: "Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini. 16 Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?" (Keluaran 33:15, 16)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tanda dari hidup sebagai umat Tuhan adalah berjalan di dalam anugerah, yaitu dalam bentuk tuntunan dan penyertaan-Nya. Sebab pada dasarnya hidup sebagai umat Tuhan adalah hidup di dalam pimpinan Tuhan dan memiliki relasi dengan diri-Nya. Oleh sebab itu apabila seseorang benar-benar hidup sebagai umat Tuhan maka Ia akan hidup di dalam tuntunan dan penyertaan-Nya. Kedua hal itu, yaitu tuntunan dan penyertaan Tuhan, merupakan suatu anugerah. Sebab sesungguhnya Tuhan adalah pribadi yang mahamulia, sedangkan manusia adalah makhluk yang hina dan terbatas. Oleh sebab itu apabila Ia bersedia menuntun dan menyertai manusia maka hal tersebut semata-mata hanyalah karena anugerah-Nya.

 

Prinsip tersebutlah yang dikemukakan oleh Musa kepada Tuhan di dalam doanya sebagaimana yang dicatat di dalam Keluaran 33. Sebelum ia dan bangsa Israel berjalan memasuki padang gurun, Musa berkata kepada Tuhan bahwa orang akan mengetahui kalau dirinya mendapat kasih karunia atau anugerah di hadapan Allah, yaitu karena mereka melihat Allah sendiri membimbing, menyertai dan berjalan bersama-sama dengan umat-Nya. Ia menegaskan: "sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini." Berarti tanda dari hidup sebagai umat Tuhan adalah berjalan di dalam anugerah, yaitu dalam bentuk tuntunan dan penyertaan-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Sudahkah Anda, di dalam kehidupan Anda sehari-hari, disertai dan dituntun oleh Tuhan? Apakah buktinya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, menghadapi perjalanan hidup yang harus kutempuh aku sadar betapa diriku sangat memerlukan diri-Mu. Tanpa penyertaan dan tuntunan-Mu aku tidak akan memiliki jaminan yang pasti akan hari depan yang gemilang. Sebaliknya apabila aku berjalan bersama dengan diri-Mu maka damai sejahtera akan berlimpah-limpah di dalam hidupku. Tuntunan-Mu tidak pernah keliru, karena Engkau tidak pernah tersesat maupun menyesatkan orang yang berharap kepada-Mu. Oleh sebab itu apapun yang akan kuhadapi di dalam hidup ini aku tidak merasa takut ataupun kuatir. Karena janji-Mu bahwa Engkau akan menyertai dan menuntun hidupku sungguhlah dapat kuandalkan.

 

Ya Allahku, aku menyerahkan hari-hari yang akan kulalui di hadapanku ke dalam kemurahan-Mu. Sinarilah hidupku dengan cahaya anugerah-Mu, dan tunjukkanlah kepadaku jalan-jalan-Mu yang benar. Melewati kegelapan dunia ini aku tidak takut bahaya sebab Engkau berjanji bahwa Engkau tidak akan pernah meninggalkan diriku. Menghadapi hari depanku aku memerlukan terang firman-Mu serta kehadiran Roh Kudus-Mu di dalam kehidupanku di setiap waktu. Kepada-Mu ya Tuhan aku mempercayakan hari esokku. Aku yakin Engkau adalah pribadi yang dapat kuandalkan dan orang yang berharap kepada-Mu tidak pernah Engkau kecewakan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penuntun hidupku, aku berdoa. Amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Aber Du Weißt de Weg Fur mich

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.