Segera update aplikasi IH anda agar dapat menggunakan fitur AUDIO


Tanggal 12 Januari

Ibadah Pagi

 

 

Pengantar Ibadah

 

Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! (Mazmur 105:4)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

34 Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati. 35 Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. 36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. (Matius 12:34-36)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Apabila hati yang keruh akan memancarkan perkataan yang sia-sia, maka hati yang bersih akan memancarkan perkataan yang menghidupkan. Pada dasarnya hati manusia adalah bagaikan sebuah mata air. Jikalau keadaan mata air itu bersih maka ia akan menghasilkan air yang bersih. Sebaliknya apabila mata air itu kotor maka air yang ia hasilkan juga akan keruh. Memang tidak semua orang yang berkata-kata dengan manis pastilah orang yang hatinya baik. Sebab bisa saja yang bersangkutan adalah seorang yang munafik. Sehingga walaupun niatan hatinya jahat namun kata-kata yang ia ucapkan terdengar sangat indah. Tetapi yang pasti apabila kata-kata yang diucapkan seseorang bersifat kotor maka hal itu mencerminkan keadaan hatinya yang mesum.

 

Prinsip inilah yang diutarakan oleh Tuhan Yesus di dalam Matius 12. Dengan sangat keras Ia menegur orang Farisi, para pemuka agama pada zaman itu, yang hidup di dalam kemunafikan. Kepada mereka Tuhan Yesus menegaskan bahwa yang terpenting adalah kemurnian hati manusia. Apabila hati mereka bersifat murni maka yang mereka ucapkan adalah kata-kata yang membangun, dan bukan kata-kata manis demi menutupi hati mereka yang jahat. Demikian juga mereka tidak akan mengucapkan perkataan yang sia-sia seperti fitnah atau kebohongan yang meruntuhkan kehidupan orang lain. Singkat kata, hidup yang berguna dan memuliakan nama Tuhan adalah kehidupan yang bersumber dari hati yang dipelihara agar tetap murni di hadapan-Nya.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Menurut Anda, apakah yang perlu Anda lakukan untuk menjaga kemurnian hati Anda? Sudahkah Anda melakukannya?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, periksalah hatiku dengan Roh-Mu. Tunjukkanlah niatan dan sifat di dalam diriku yang tidak berkenan kepada-Mu. Ampunilah aku atas semua kejahatanku serta perkataan sia-sia yang pernah keluar dari mulutku. Ampunilah diriku atas semua kebohongan, kesombongan dan fitnah yang pernah aku ucapkan. Murnikanlah hatiku dengan firman dan kasih-Mu. Jauhkanlah kemunafikan dari dalam hatiku sehingga hidupku menjadi persembahan yang harum di hadapan-Mu dan menyenangkan hati-Mu.

 

Memulai hari ini aku menaikkan ucapan syukurku kepada-Mu, khususnya untuk kemurahan-Mu yang telah aku alami di hari-hari yang lalu. Aku percaya Engkau belum selesai bekerja di dalam hidupku. Di dalam iman dan pengharapan kepada-Mu aku mempercayakan hidupku di sepanjang hari ini ke dalam tangan-Mu. Bentuklah diriku sesuai dengan kehendak-Mu. Jadikan diriku sebagai saksi-Mu yang memuliakan nama-Mu di manapun diriku berada. Tuntunlah aku di jalan-jalan-Mu yang benar dan jagalah langkah-langkah hidupku agar aku tidak menyimpang dari kehendak-Mu. Berkatilah semua yang kukerjakan pada hari ini dengan keberhasilan. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Sang Kebenaran yang sejati, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

Leksionari untuk Hari Ini

 

Matius 12

Mazmur 12

Kejadian 23-24

 

 

 

 

Music: Sanctum Nomen Domin

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Segera update aplikasi IH anda agar dapat menggunakan fitur AUDIO


Tanggal 12 Januari

Ibadah Siang

 

 

Pengantar Ibadah

 

Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya! (Mazmur 96:8)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Bacaan Alkitab

 

7 Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. 8 Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini. (Mazmur 12:7, 8)

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, janji-Mu dapat diandalkan. Engkau menjamin janji-Mu dengan kesetiaan dan kuasa-Mu. Karena Engkau setia, itu sebabnya Engkau tidak pernah mengingkari janji-janji-Mu. Sekalipun tak pernah Engkau melupakan ataupun lalai di dalam memenuhi firman-Mu. Engkau adalah pribadi yang mahakuasa, itu sebabnya Engkau sanggup melaksanakan apapun yang Engkau rencanakan dan firmankan. Tuhan, kepada janji-Mu aku menaruhkan masa depanku, dan aku percaya bahwa Engkau tidak akan pernah mengecewakan diriku.

 

Kepada kesetiaan-Mu yang turun-temurun serta tidak pernah berubah itu aku berharap. Tuntunlah diriku untuk hidup di dalam rencana-Mu yang tidak pernah gagal. Aku berharap agar tangan-Mu yang penuh kuasa itu membuka pintu-pintu yang masih tertutup dan membentangkan jalan bagi masa depanku. Tuhan, tuntunlah dan sertailah diriku sesuai dengan janji-Mu. Pakailah diriku untuk menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarku supaya dengan demikian nama-Mu dimuliakan melalui hidupku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhanku yang setia, aku berdoa, amin.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Wait for The Lord

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 


  

Segera update aplikasi IH anda agar dapat menggunakan fitur AUDIO


Tanggal 12 Januari

Ibadah Malam

 

 

Pengantar Ibadah

 

17 Tetapi aku berseru kepada Allah, dan TUHAN akan menyelamatkan aku. 18 --Di waktu petang, pagi dan tengah hari aku cemas dan menangis; dan Ia mendengar suaraku. 19 Ia membebaskan aku dengan aman 20 Allah akan mendengar dan merendahkan mereka, Dia yang bersemayam sejak purbakala. (Mazmur 55:17-20)

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).

 

 

Pujian kepada Tuhan

 

Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.

 

 

Bacaan Alkitab

 

12 Lalu berkatalah ia: "TUHAN, Allah tuanku Abraham, buatlah kiranya tercapai tujuanku pada hari ini, tunjukkanlah kasih setia-Mu kepada tuanku Abraham. 13 Di sini aku berdiri di dekat mata air, dan anak-anak perempuan penduduk kota ini datang keluar untuk menimba air. 14 Kiranya terjadilah begini: anak gadis, kepada siapa aku berkata: Tolong miringkan buyungmu itu, supaya aku minum, dan yang menjawab: Minumlah, dan unta-untamu juga akan kuberi minum--dialah kiranya yang Kautentukan bagi hamba-Mu, Ishak; maka dengan begitu akan kuketahui, bahwa Engkau telah menunjukkan kasih setia-Mu kepada tuanku itu." 15 Sebelum ia selesai berkata, maka datanglah Ribka, yang lahir bagi Betuel, anak laki-laki Milka, isteri Nahor, saudara Abraham; buyungnya dibawanya di atas bahunya. (Kejadian 24:12-15)

 

 

Pengantar untuk Renungan

 

Tuhan adalah gembala yang baik, oleh sebab itu Ia bersedia membimbing orang yang memohon tuntunan-Nya. Bimbingan Tuhan ini sangatlah kita perlukan, sebab hidup ini merupakan rangkaian keputusan. Apabila keputusan yang kita ambil bersifat tepat maka hidup kita akan berbahagia. Sebaliknya apabila keputusan itu keliru maka hidup kita akan porak-poranda. Sedangkan acapkali kita tidak tahu keputusan mana yang harus kita pilih. Inilah alasan mengapa kita perlu memohon tuntunan-Nya karena Tuhan adalah pribadi yang mahatahu dan hikmat-Nya tidak terbatas. Alasan yang tidak kalah pentingnya dari hal itu adalah bahwa Ia bersedia menuntun orang yang berharap kepada-Nya.

 

Bahwasanya mengharapkan tuntunan Tuhan tidak akan mengecewakan itulah yang dialami oleh hamba Abraham seperti yang dicatat di dalam Kejadian 24. Memperoleh tugas dari tuannya, Abraham, agar dirinya mencarikan jodoh bagi Ishak yang bersangkutan memohon tuntunan Tuhan. Ia menyadari terbatasnya kemampuan dirinya untuk memilih gadis mana yang tepat untuk menjadi istri bagi anak majikannya itu. Permohonannya tidak sia-sia. Sebab bukan saja Tuhan mampu menuntun dirinya, Ia juga mau membimbing hamba dari Abraham ini sesuai dengan doanya. Singkat kata, Tuhan tidak pernah mengecewakan orang yang berharap agar Ia menuntun yang bersangkutan di jalan yang benar. Ia mampu dan mau untuk melakukan hal tersebut.

 

 

Pertanyaan untuk Direnungkan

 

Apakah Anda memerlukan tuntunan Tuhan bagi hidup Anda? Mengapa demikian?

 

 

Doa Menanggapi Bacaan Alkitab

 

Tuhan, Engkau tidak pernah tersesat dan tidak akan pernah menyesatkan orang yang memohon tuntunan-Mu. Bawalah aku di jalan yang benar oleh karena nama-Mu. Berikan kepadaku telinga yang dapat mendengar suara-Mu dan mata yang dapat mengenali kehendak-Mu. Anugerahilah diriku dengan hati yang taat kepada kehendak-Mu dan rela menaklukkan diri kepada rencana-Mu. Aku percaya rencana-Mu senantiasa yang terbaik bagi diriku. Engkau tidak pernah merancangkan hal yang jahat, sebab hati-Mu tulus dan berlimpah-limpah kasih-Mu. Aku percaya orang yang berharap kepada-Mu dengan segenap hatinya tidak akan pernah Engkau kecewakan.

 

Aku mengucap syukur kepada-Mu ya Tuhan untuk kesempatan-kesempatan guna menikmati kebaikan-Mu yang Engkau bukakan bagi diriku pada hari ini. Engkau sungguh baik dan kemurahan-Mu tidak pernah berkesudahan. Bagaikan seorang bapa yang baik dan senantiasa merancangkan hal yang baik untuk anak-anaknya demikianlah Engkau merencanakan hal yang mulia bagi hari depanku. Bagaikan seorang gembala yang menuntun kawanan dombanya ke air yang tenang demikianlah Engkau menyegarkan jiwaku dengan kebaikan-Mu. Di dalam perlindungan-Mu aku merasa aman. Ke dalam anugerah-Mu aku mempercayakan masa depanku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Gembala yang baik, aku bersyukur dan berdoa, amin.

 

 

Doa Syafaat

 

Berdoalah untuk orang-orang yang sedang memerlukan dukungan doa Anda.

 

 

Waktu Teduh

 

Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).

 

 

 

 

Music: Bendigo Al Senor

Composer: Taizé

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 

 

Music: Jesus, Remember Me

Composer: Jacques Berthier

© Ateliers et Presses de Taizé, 71250 Taizé, France

Musik yang digunakan di audio IH dapat dibeli: www.exultet-solutions.com/shop/pages-main/partner_id-10/language-en/index.html

 


  

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Unsur-unsur di Dalam Ibadah Harian

Paling tidak ada lima unsur utama yang harus ada dalam setiap ibadah harian :


Mempersiapkan Hati

Pujian Penyembahan

Membaca ayat Alkitab

Merenungkan Firman Tuhan

Berdoa

Ibadah harian akan dilakukan sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:
Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Kalau begitu, berapa lama waktu yang diperlukan? Tergantung dari setiap kita. Kita dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 45 menit, bahkan bisa lebih dari itu.

PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN IBADAH HARIAN

Langkah 1: Pastikan Anda memperoleh materi Ibadah Harian . Materi tersebut dapat Anda peroleh melalui website: www.ibadahharian.net atau Apps: Ibadah Harian baik di dalam versi IOS maupun Android.

Langkah 2: Tentukan waktu dan lokasi bagi Anda untuk melakukan Ibadah Harian tanpa terganggu.

Langkah 3: Ikuti petunjuk seperti yang tertulis di dalam Materi Ibadah Harian

PANDUAN MENGGUNAKAN MATERI IBADAH HARIAN

Pengantar Ibadah: Di dalam bagian ini Anda diharapkan untuk membaca ayat sebagai pengantar untuk masuk di dalam Ibadah Harian.

Waktu Teduh Awal: Waktu teduh ini merupakan saat dimana Anda memfokuskan hati dan pikiran Anda kepada Tuhan dengan tuntunan dari ayat di dalam Pengantar Ibadah

Pujian: Pilihlah lagu pujian yang Anda ketahui yang dapat mendekatkan diri Anda kepada Tuhan

Pembacaan Ayat: Bacalah ayat yang tersedia dengan tidak terburu-buru sambil direnungkan. Jika diperlukan Anda dapat membacanya lebih dari satu kali sampai Anda menangkap pesan Firman Tuhan tersebut.

Pengantar Renungan: Bagian ini merupakan pengantar bagi Anda di dalam merenungkan Firman Tuhan yang telah Anda baca sebelumya

Pertanyaan untuk Direnungkan: Bagian ini bertujuan untuk menolong Anda di dalam merenungkan esensi dari Firman Tuhan yang telah Anda baca beserta penerapannya.

Doa menanggapi Bacaan Alkitab: Bacalah doa ini sebagai respon Anda terhadap renungan Firman Tuhan yang telah lakukan. Anda juga dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri selama doa yangAnda panjatkan sesuai dengan renungan yang telah Anda lakukan.

Doa Bapa Kami: Di dalam bagian ini Anda didorong mengucapkan doa Bapa Kami sebagai doa yang langsung diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Isi Doa Bapa Kami itu sendiri sangatlah kaya sehingga menolong kita untuk mengerti bagaimana berdoa yang benar.

Pengakuan Iman Rasuli: Bagian ini bertujuan untuk mengingatkan Anda tentang ringkasan pokok-pokok iman Kristen yang Anda percayai. Pengakuan Iman Rasuli juga akan menjadi pedoman bagi Anda agar Anda tidak diombang-ambingkan ajaran-ajaran yang menyesatkan.

Doa Syafaat: Di dalam bagian ini Anda didorong untuk berdoa bagi bangsa dan negara, orang-orang di dalam keluarga Anda dan juga orang-orang yang perlu Anda doakan.

Waktu Teduh Akhir: Anda menutup Ibadah Harian dengan berdiam diri di hadapan Tuhan

Leksionari: Bagian ini merupakan panduan bagi Anda untuk membaca seluruh Alkitab dalam satu tahun secara kronologis berdasarkan Victory Bible Reading Plan.

Ibadah Harian adalah rangkaian ibadah pribadi sepanjang hari yang dilakukan dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu. Di dalam ibadah Harian, setiap orang didorong untuk berhenti sejenak, melambatkan tempo dan berfokus kepada Tuhan Yesus. Inti dari Ibadah harian adalah memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan dan berada bersama Tuhan.

Tujuan Ibadah Harian adalah untuk menciptakan ritme atau irama yang memampukan Anda untuk menghentikan kegiatan pada waktu-waktu yang ditentukan sepanjang hari supaya dapat bersama-sama dengan Tuhan. Melalui Ibadah harian, Anda akan menyadari kehadiran Allah dan bersekutu dengan Dia sepanjang hari sehingga menciptakan suatu keakraban yang nyaman dan berkelanjutan dalam hadirat Allah. Intisari dari kekristenan adalah relasi yang akrab dengan Tuhan

Dengan melakukan Ibadah Harian secara teratur maka Anda sedang membangun relasi yang akrab dengan Tuhan dan semakin mengenal Tuhan. Hal inilah yang membuat Anda tetap kuat dan bertindak meskipun sedang mengalami masa-masa sulit (Daniel 11:32B). Dengan memiliki relasi yang akrab dengan Tuhan maka Anda memiliki Hidup yang produktif, Doa yang efektif dan Hidup yang mempermuliakan Tuhan

Untuk melakukan Ibadah Harian, Anda dapat menggunakan materi Ibadah Harian sebagai panduan Anda. Materi tersebut dapat Anda peroleh di website kami: www.ibadahharian.net atau Anda dapat menginstall aplikasi Ibadah Harian baik dalam IOS maupun Android.

Ibadah Harian ini terbuka bagi siapa saja yang rindu untuk membangun relasi yang akrab dengan Tuhan.

Anda dapat melakukan Ibadah harian sebanyak tiga kali di dalam satu hari dengan rentang waktu sebagai berikut:

Ibadah Pagi : Pukul 05.00 - 08.00
Ibadah Siang : Pukul 12.00 - 14.00
Ibadah Malam : Pukul 18.00 - 22.00

Rentang waktu tersebut merupakan batas waktu yang dapat kita gunakan untuk melakukan ibadah harian. Namun tidak berarti kita harus melakukan ibadah harian selama rentang waktu tersebut. Misalkan Ibadah pagi rentang waktunya adalah 3 jam yaitu dari pukul 5 sampai 8 pagi. Tidak berarti kita harus melakukan ibadah selama 3 jam. Kita dapat melakukan ibadah pagi di antara pukul 5 sampai 8 pagi.

Anda dapat melakukan setiap ibadah harian dari 5 menit sampai 30 menit. Tidak ada batasan berapa lama waktu yang Anda gunakan untuk melakukan Ibadah Harian baik itu Ibadah Pagi, Ibadah Siang maupun Ibadah Malam.

Ibadah Harian perlu dijadwalkan dalam jadwal yang tetap supaya bila Anda tidak melakukannya Anda teringat bahwa Anda belum melakukannya. Kalau tidak ada jadwal yang tetap, maka Anda melakukannya atau tidak melakukannya tidak ada bedanya. Sebab boleh dilakukan kapan-kapan saja.Sama seperti kalau Anda ke dokter karena batuk. Anda diberi resep dan Anda beli obatnya di apotik. Di botol obat ditulis: "Diminum kalau batuk." Artinya kalau batuk baru Anda ingat untuk meminumnya. Kalau tidak batuk, ya tidak minum, tidak merasa perlu untuk minum dan tidak ingat untuk minum! Lain halnya kalau di botol obat ditulis minum tiga kali sehari sesudah makan. Setiap kali makan, pagi, siang dan malam, Anda tahu bahwa Anda punya kewajiban untuk minum obat itu. Kalau Anda belum meminumnya Anda akan tahu bahwa Anda belum melakukan kewajiban Anda.

Jika Anda berhalangan maka Anda tetap boleh melakukan Ibadah Harian. Waktunya dapat saja bergeser sedikit, namun Anda tahu pagi, siang dan malam Anda harus wajib memberikan waktu Anda untuk mengingat Tuhan.

Materi Ibadah Harian untuk dicetak atau di-print dapat Anda download atau unduh di website: www.ibadahharian.net atau Apps Ibadah Harian.

Jika melihat dari definisi dan tujuan Ibadah Harian maka kita dapat menyimpulkan bahwa melakukan Ibadah harian tidaklah sama dengan melakukan devosi atau saat teduh. Ketika Anda melakukan saat teduh atau devosi, pada umumnya, penekanannya cenderung untuk “diisi hari itu” atau “memohon sesuatu bagi kebutuhan Anda”. Namun Ibadah harian lebih kepada mengingat kehadiran Tuhan di dalam hidup Anda. Selain itu Bedanya, kalau saat teduh, di pagi hari Anda membaca Alkitab, merenungkan ayat-ayat yang Anda baca, kemudian berdoa. Selesai. Sepanjang hari seringkali Anda lupa untuk bergantung kepada Tuhan. Lupa karena memang tidak merasa ada kewajiban dan jadwal yang tetap. Tidak demikian halnya dengan Ibadah Harian. Anda punya kewajiban dan punya jadwal yang tetap.

Materi Ibadah Harian dirancang untuk dilakukan sebagai Ibadah Pribadi bukan kelompok. Namun jika diperlukan dan dirasa bermanfaat, Anda diperbolehkan menggunakannya dalam ibadah keluarga dengan melakukan beberapa penyesuaian.

Anda dapat membagikan materi Ibadah Harian kepada teman-teman Anda. Anda dapat mengarahkan teman-teman Anda untuk memperoleh materi melalui website: www.ibadahharian.net dan Apps Ibadah Harian.